Home | Opini Warga | Ekonomi | Be Smart, Healty and Wealthy

Tips Investasi

Be Smart, Healty and Wealthy

image
Healthy or Not wealthy?itu pertanyaan penting di dunia kesehatan.Deteksi dini terhadap penyakit sebelum penyakit tersebut berada pada stadium yang parah,memungkinkan penanganan yang lebih efektif dan efisien.Tak heran bila para dokter menganjurkan pemeriksaan secara rutin.
Pertanyaan serupa juga penting untuk dipertanyakan bagi investasi anda.Investasi bisa di umpamakan seperti tubuh manusia.Kondisi kesehatan dan kinerjanya bisa berubah dari waktu ke waktu.Seperti tubuh manusia yang memerlukan pemeriksaan kesehatan secara rutin ,investasi juga memerlukannya.


Pemeriksaan kesehatan investasi bisa berupa pemeriksaan khusus atau terbatas,bisa juga pemeriksaan menyeluruh.Pemeriksaan kesehatan investasi secara terbatas mengacu pada pemeriksaan kinerja atau performance investasi.Indikator utama dari kinerja adalah return (imbal hasil) dan risk(resiko).return diukur dengan presebtase peningkatan kemakmuran investor yang bnerasal Dari hasil investasinya (bunga,deviden,pendapatan sewa,dan kenaikan harga atau capital gain)

Ada banyak cara untuk mengukur resiko. Cara yang paling sering digunakan dalam dunia investasi adalah mengukur gejolak atau Volatilitas return dari investasi.Makin besar investasi ,makin tinggi pula resikonya.Menggunakan pendekatan Volatilitas,ada tiga istilah penting dalam resiko:resiko total,resiko sistematis,dan resiko non sistematis

Resiko non sistematis adalah bagian dari resiko yang bisa di kurangi atau dihilangkan dengan cara di verisifikasi. "DO NOT PUT ALL EGGS IN JUST ONE BASKET !" itu filosofi dari Diversifikasi. Diversifikasi artinya menyebar alokasi dana investasi ke dalam beberapa kelompok asset (saham,obligasi,surat berharga jangka pendek,dll) dan kedalam banyak instrument dalam masing-masing kelompok asset tersebut. Gejolak portofolio yang di bentuk secara terdiversifikasi akan lebih rendah (lebih kecil resikonya) dibanding dengan portofolio yang hanya berisi satu atau sedikit asset saja.

Sebaliknya, resiko sistematis adalah bagian dari resiko yang tidak bisa hilang meski investor telah melakukan diversifikasi.Resiko ini terkait dengan resiko portofolio pasar, yaitu gejolak pasar secara menyeluruh.

Sehat atau tidak nya suatu investasi tergantung profil return dibandingkan dengan portofolio atau model yang menjadi tolak ukur (benchmark). Logika intinya adalah investor menginginkan resiko yang rendah dan retuirn yang tinggi (Low Risk High Return) . Semakin tinggi resiko yang harus di tanggung, semakin tinggi pula return yang di harapkan untuk menutupi resiko tersebut.

Siapa saja yang merating artikel ini:

admin admin:
Inspiratif

Komentar terkini (1 komentar):

admin KW pada 02/02/2010 10:49:14
avatar
nice info..thanks
Jika anda akan memberikan komentar dan memberikan rating pada artikel ini, silahkan login atau klik disini untuk pendaftaran baru
  • email Kirim kepada teman
  • print Cetak berita ini