Home | Suara Warga | Pendidikan | Mega Proyek UI, Wow..

Mega Proyek UI, Wow..

image

Dekade 80an sekitar kampus UI Depok mungkin masih hamparan semak belukar dan kebun liar, namun kini Kalau anda sering jalan-jalan ke kampus UI, tentu anda melihat pemandangan aneka tiang pancang dan alat berat yang sedang bekerja siang dan malam. Maklum UI memang sedang giat-giatnya membangun, visinya menjadi Word Class University (Top Asia University) sebelum 2012. Tentu saja ini hal yang membanggakan kita sebagai orang Indonesia, jika kelak proyek-proyek besar itu terealisir mungkin kita bisa menyebut kampus UI sebagai "Dubai-nya Kampus Indonesia" yang penuh dengan bangunan fenomenal.

Salah satu yang terlihat sedang dibangun siang dan malam adalah perpustakaan yang katanya terbesar di asia--bahkan di dunia. Perpustakaan yang merupakan pengembangan dari perpustakaan pusat pada 1986-1987 itu dibangun di atas area seluas 2,5 hektar dengan luas bangunan sekitar 30 ribu m2 dan terdiri atas delapan lantai. Nantinya, perpustakaan ini akan mampu menampung 20 ribu pengunjung dengan kapasitas 3-5 juta judul buku. Perpustakaan ini juga akan dilengkapi slide room bagi dosen dan mahasiswa yang sedang menulis laporan penelitian atau karya ilmiah.

Wow..tentu ini sebuah prestasi dan mahakarya untuk kemajuan kampus UI. Dan tentu yang lebih membahagiakan lagi, kabarnya perpustakaan itu akan buka 24 jam, 7 hari seminggu dan masyarakat umum boleh mengakses perpustakaan itu? Namun saya masih ragu mungkinkah itu terjadi, mengingat motor saja difilter untuk masuk areal UI. Tapi apapun itu biarlah waktu yang akan menguji komitmen itu, benarkah UI akan menerapkan aturan main itu...Hanya Tuhan yang tahu!?

Namun terlepas dari itu semua, tahunakah anda berapa dana yang dihabiskan untuk mega proyek prestisius itu ? dari beberapa info yang saya dapat dari kolega dan teman-teman di UI serta dari informasi yang tersebar di internet, perpustakaan itu menghabiskan dana sebesar 110 milyar. Sebesar 77 milyar dari dana tersebut didapatkan dari pemerintah, sedangkan sisanya diperoleh dari industri, donasi, dan sumber pendapatan lainnya. Sebuah harga yang mahal tentu untuk sebuah prestisius menuju world class university, apalagi jika dana yang besar itu didapat dari pemerintah, disaat Indonesia dilanda bencana, krisis dan lainnya.

Selain gedung perpustakaan, yang nampak sedang dikerjakan siang dan malam adalah areal rumah sakit UI yang dibangun di dekat fakultas Ilmu Keperawatan (FIK UI). Puluhan mobil pengangkut tanah, alat berat dan pekerja bahu, membahu membongkar areal "hutan" menjadi "hutan beton" rumah sakit. Rumah sakit ini rencananya akan dijadikan seperti di RSCM, sebagai tempat praktik dokter dan mahasiswa kedokteran, keprawatan dan ahli-ahli terbaik dari UI dibidang kedokteran mengembangkan kretivitasnya di dunia tersebut. Tentu ide ini sangat baik, apalagi jika ditunjang dengan layanan yang murah dan berkwalitas bagi masyarakat.

Ada lagi yang lain yang juga masuk dalam agenda mega proyek Ui yakni Kampus UI Akan membangun gedung Departemen Perkapalan UI di Tanjung Priok, akses jalan tol ke kampus UI Depok, Stasiun KRL Modern, Stadion UI yang lebih luas dan berstandar internasional (sedang dalam pengerjaan). Hal ini tentu bukan hal yang mustahil, mengingat sekarang UI sudah mempunyai holding company yang akan mengelola aset keuangan UI untuk diinvestasikan ke dalam aneka bisnis komersial di beberapa bidang seperti, SPBU, Manajemen Building, Rumah sakit, Perusahaan Media Massa (Tv, Radio, News Paper), Industri IT (Information Technology), dan Lembaga Konsultasi si bidang Kesehatan, Teknik, Hukum, Sosial dan Bisnis dibawah bendera PT Makara Mas.

Kita tunggu saja, gebrakan-gebrakan dari UI tersebut, semoga ratusan milyar dana pemerintah yang diambil dari pajak rakyat itu ---khususnya dana untuk pembangunan perpustakaan, tidak berakhir dengan kesia-siaan, mengingat masyarakat sangat membutuhkan gebrakan-gebrakan dan perubahan yang lahir dari para akademisi.

Komentar terkini (0 komentar):

Jika anda akan memberikan komentar dan memberikan rating pada artikel ini, silahkan login atau klik disini untuk pendaftaran baru
  • email Kirim kepada teman
  • print Cetak berita ini