SBY Nasehati Insan Pers di Acara HPN di Palembang

image

Ada kebiasaan yang baik dalam merayakan Hari Pers Nasional (HPN). Pada tahun 2010 ini HPN diperingati secara nasional dengan menghadirkan para jawara dan punggawa insan pers seluruh Indonesia di Palembang. Acaranya pun dikemas sedemikian rupa dan meriah sebagaimana yang tampak bisa dinikmati dalam acara live-nya TV One, Selasa (9/2/2010).

Acara HPN yang dilangsungkan di Convention Centre Hotel Aryaduta Palembang ini mengambil tema "Kemerdekaan Pers dari dan untuk Rakyat". Beberapa Memorandum Of Understanding (MoU) yang ditandatangani dalam acara ini.

Acara HPN kali ini terasa sangat istimewa dan wah karena bisa menghadirkan para jawara media dari Jakarta menjadi tumplek blek di Palembang. Hadir dalam acara ini Presiden SBY dan para menteri KIB II. Dalam acara tersebut, SBY berpidato panjang lebar soal kebebasan pers dan demokrasi. SBY tampak sangat menikmati pidatonya dihadapan para punggawa pers nasional.

Sebagaimana yang dikutip dari www.detik.com, dalam acara ini Presiden SBY membagikan Kartu Pers Nomor Satu kepada para tokoh pers dan wartawan senior. Pada kesempatan itu, SBY menyerahkan secara simbolis Kartu Pers Nomor Satu kepada 20 perwakilan tokoh pers, wartawan senior, dan pemimpin redaksi media massa. Beberapa tokoh pers yang menerima kartu pers secara simbolis ini antara lain Rosihan Anwar, Jakob Oetama, Herawaty Diah, dan Goenawan Mohamad.

Pemberi kartu pers ini adalah Masyarakat Pers Indonesia yang tergabung dalam Panitia HPN 2010, yang terdiri dari unsur antara lain Dewan Pers, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Serikat Penerbit Suratkabat (SPS), PPRSNI, dan P3I. Ada sekitar 90 tokoh pers dan wartawan yang mendapatkan Kartu Pers Nomor Satu ini.

Nama-nama yang mendapat kartu pers ini ditentukan oleh Panitia Kecil dalam rapat tanggal 7 Januari 2010 yang dihadiri oleh Abdullah Alamudi, Hendry Ch Bangun, Leo S Batubara, Priyambodo RH, Ridho Eisy, dan Sidki Wahab. Para penerima kartu pers ini terdiri dari orang-orang pers, media, dan pengurus organisasi pers yang sudah menunjukkan kinerja profesional, konsisten, dan keteladanan dalam bidangnya.

Kriteria penerima sebagai berikut:
1. Menghasilkan karya jurnalistik yang diakui di tingkat nasional dan internasional
2. Menghasilkan karya jurnalistik secara konsisten minimal 25 tahun (tajuk, tulisan, berita, foto)
3. Menjadi pelopor pengembangan genre jurnalistik di tanah air seperti investigasi, sastrawi, presisi, entertainment, olahraga, remaja, televisi, radio, digital, dan lain-lain
4. Secara konsisten berkontribusi memajukan jurnalistik Indonesia melalui gagasan dalam tulisan, artikel, atau buku jurnalistik
5. Secara konsisten berkontribusi membela kemerdekaan pers lewat gagasan karya dan kiprahnya
6. Secara konsisten berkontribusi memajukan SDM pers Indonesia melalui keterlibatan pribadi, lembaga, dan pelatihan.


Berikut daftar penerima Kartu Pers Nomor Satu sebagaimana data yang didapatkan detikcom dari PWI:

1. Rosihan Anwar
2. Jakob Oetama
3. Herawaty Diah
4. Goenawan Mohamad
5. Dahlan Iskan
6. Tribuana Said
7. Sabam Siagian
8. DH Assegaf
9. Atmakusumah
10. Ishadi SK
11. Hendro Subroto
12. Masmimar Mangiang
13. Ismid Hadad
14. Pia Alisyahbana
15. Remy Silado
16. Maria Hartiningsih
17. Andy Noya
18. Ilham Bintang
19. Karni Ilyas
20. Parni Hadi
21. Leo Batubara
22. Sofyan Lubis
23. Tarman Azzam
24. Aristides Katoppo
25. Noorca M Massardi
26. Rosiana Silalahi
27. Uni Lubis
28. Desi Anwar
29. Mustapha Abdul Rahman
30. Arswendo Atmowiloto
31. Sumohadi Marsis
32. Trias Kuncahyono
33. Wina Armada
34. Bambang Harymurti
35. Abdullah Alamudi
36. Toeti Adhitama
37. Widarti Goenawan
38. Sumita Tobing
39. Parakitri T Simbolon
40. Sinansari Ecip
41. Fahri Mohamad
42. Fikri Djufri
43. August Parengkuan
47. Azkarmin Zaini
48. Bondan Winarno
49. Ed Zoelverdi
50. Julius Pour
51. Raymond Toruan
52. Budiono Darsono
53. Saur Hutabarat
54. Elman Saragih
55. Sjamsul Basri
56. MS Kamah
57. AJ Muaya
58. Irawati
59. Noeh Hatumena
60. Lukman Setiawan
61. Sindhunata

Daerah

1. Rahman Arge
2. Alwi Hamu
3. Ismail Kadir
4. Sjamsul Kahar
5. Terusa Jasa Said
6. Syafik Umar
7. Budi Santoso
8. HAM Ruslan
9. Damyan Godho
10. Hers Suganda
11. Soleh Thamrin
12. Errol Jonathan
13. Basril Djabar
14. M Yazid
15. Amak Syarifudin
16. Bambang Eka Wijaya
17. Ashadi Siregar
18. Soffyan
19. Satria Naradha
20. Gusti Rusdi Effendi AR