Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan Presiden Prabowo Subianto menyiapkan calon pemimpin badan usaha milik negara (BUMN) melalui Presidential Future Leaders Program (PFLP) 2026.
Teddy mengatakan saat memberikan taklimat kepada para peserta PFLP di Hambalang, Jawa Barat, Minggu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kedaulatan bangsa ditentukan oleh kualitas pemimpin masa depan yang dimiliki Indonesia.
“Program yang dirancang langsung oleh Presiden tersebut dipersiapkan untuk membentuk calon-calon pemimpin perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) di masa mendatang,” ujar Teddy dalam keterangan di Jakarta.
Sebanyak 400 peserta mengikuti batch pertama program ini. PFLP dirancang untuk mendukung visi Presiden Prabowo dalam menciptakan tata kelola BUMN yang baik melalui penguatan sumber daya manusia yang memiliki hati terbaik dan pikiran terbaik.
Teddy menjelaskan program pendidikan tersebut akan berlangsung selama sembilan bulan dan dibagi dalam tiga tahapan utama.
Tahap pertama berupa pembentukan karakter dan disiplin selama tiga bulan. Selanjutnya, peserta akan mengikuti penguatan kapasitas manajerial serta pengambilan keputusan di Danantara Corporate University selama empat bulan.
Pada tahap akhir, para peserta akan menjalani magang selama dua bulan di kementerian, lembaga, maupun lingkungan BUMN agar memiliki pengalaman langsung dalam tata kelola pemerintahan dan korporasi.
Teddy menambahkan langkah tersebut merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk menyiapkan generasi pemimpin BUMN yang mampu menjawab tantangan masa depan Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang.
“Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menyiapkan generasi pemimpin BUMN yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan masa depan Indonesia,” imbuh Teddy.
Baca juga: BP BUMN siapkan 400 talenta unggul kawal transformasi lewat PFLP
Baca juga: 400 karyawan BUMN dididik pengajar taraf internasional selama PFLP
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.