Sat,13 June 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Apriyani/Lanny lulus ujian mental untuk ke semifinal Indonesia Masters

Apriyani/Lanny lulus ujian mental untuk ke semifinal Indonesia Masters

apriyani/lanny-lulus-ujian-mental-untuk-ke-semifinal-indonesia-masters
Apriyani/Lanny lulus ujian mental untuk ke semifinal Indonesia Masters
service

Jakarta (ANTARA) – Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari berhasil melewati ujian mental di hadapan publik Istora untuk melangkah ke semifinal BWF World Tour Super 500 Daihatsu Indonesia Masters 2026.

Bermain di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, Apriyani/Lanny menyingkirkan unggulan keempat asal Taiwan, Hsu Ya Ching/Sung Yu Hsuan, lewat pertandingan tiga gim ketat dengan skor 21-23, 21-18, 21-19.

“Dari gim pertama sampai kedua, pola permainan kami sudah ditebak. Di interval set kedua kami coba komunikasi dengan pelatih untuk ganti pola, jangan terus kasih sambungan dan jangan terburu-buru,” ujar Apriyani seusai laga.

Sejak gim pertama, laga berlangsung sengit dengan reli dan selisih poin tipis. Apriyani/Lanny sempat unggul di fase akhir, namun harus kehilangan gim pembuka setelah kalah adu setting 21-23.

Tekanan makin terasa pada gim kedua dan ketiga ketika pola permainan Apriyani/Lanny mulai terbaca oleh lawan. Apriyani mengakui situasi tersebut memaksa mereka untuk beradaptasi dan mengambil keputusan penting di tengah pertandingan.

Baca juga: PBSI kembali rombak ganda putri

Atmosfer Istora yang penuh euforia juga menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi Lanny yang menjalani laga krusial di depan ribuan penonton.

“Saya tahu Lanny cukup tegang, tapi dia berani keluar dari tekanan itu. Itu yang saya apresiasi. Pertandingan hari ini benar-benar menegangkan dan penuh pressure,” kata Apriyani.

Pada gim penentuan, kedua pasangan kembali saling kejar angka hingga kedudukan imbang 18-18. Apriyani/Lanny akhirnya memastikan kemenangan setelah tampil lebih tenang pada poin-poin krusial.

Lanny mengakui ketegangan sempat memengaruhi permainannya, terutama saat tertinggal di momen penting.

“Tadi cukup tegang. Pas mau servis saya cuma bilang ke diri sendiri, ‘sabar, jangan nafsu’. Alhamdulillah bisa lewat dan menang,” ujar Lanny.

Meski melaju ke semifinal, Lanny mengatakan penampilannya belum maksimal dan masih perlu perbaikan, terutama dari sisi mental.

Baca juga: Apri/Lanny mulai nyetel

“Saya pribadi belum puas. Yang perlu ditingkatkan itu ketenangan dan keberanian supaya bisa main lebih lepas,” katanya.

Kemenangan tersebut mengantar Apriyani/Lanny menghadapi unggulan pertama asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, pada babak empat besar.

Menghadapi Pearly/Thinaah, Apriyani mengatakan kesiapan non-teknis akan menjadi faktor penting, mengingat lawan dikenal memiliki mental kuat pada situasi genting.

“Mereka bisa tetap tenang meski tertinggal di poin-poin akhir. Fokus kami tidak boleh turun, harus satu poin demi satu poin,” ujar Apriyani.

Sementara itu, wakil Indonesia lainnya Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus tersingkir di perempat final. Tiwi/Fadia takluk dari pasangan Jepang Arisa Igarashi/Miyu Takahashi lewat pertandingan tiga gim 21-16, 11-21, 14-21.

Baca juga: Alwi Farhan ke semifinal Indonesia Masters lewat laga penuh cerita

Baca juga: Jafar/Felisha untuk kali pertama ke semifinal Indonesia Masters

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.