Sat,13 June 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Bakar Sampah Sumber Cemaran Mikroplastik di Udara?

Bakar Sampah Sumber Cemaran Mikroplastik di Udara?

bakar-sampah-sumber-cemaran-mikroplastik-di-udara?
Bakar Sampah Sumber Cemaran Mikroplastik di Udara?
service

Kebiasaan membakar sampah ternyata mempercepat proses pengiriman partikel mikroplastik ke udara yang pada akhirnya mencemari air hujan. Sejalan dengan riset Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton) dengan Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia (SEIJ) mendapati ada unsur poliolefin yang mendominasi. Rafika Aprilianti, Kepala Laboratorium Ecoton mengatakan, dominasi komposisi poliolefin partikel mikroplastik di udara kuat dugaan berasal dari pembakaran sampah plastik, baik kantong maupun kemasan. Selain itu, ada juga unsur poliamida dan politetrafluoroetilena (PTFE). Dimana, keduanya biasanya berasal dari serat pakaian, komponen otomotif, dan pelapis tahan panas. Berdasarkan data hasil penelitian, kalau pembakaran sampah plastik mendominasi hingga 55% ketimbang aktivitas transportasi yang berkontribusi 33,3% saja. Fakta itu  menjelaskan kalau paparan mikroplastik adalah murni akibat aktivitas manusia karena buruknya sistem pengelolaan sampah. Merujuk hasil penelitian itu, lanjut Rafika, terdapat lima kota dengan kontaminasi tertinggi dari 18 kota yang jadi objek penelitian. Kelimanya adalah Jakarta Pusat (37 partikel /2jam/9 cm), Jakarta Selatan (30), Bandung (16), Semarang (13) dan Kupang (13). Dia bilang,  mikroplastik adalah potongan kecil plastik berukuran kurang dari lima milimeter. Ia jadi  persoalan karena mikroplastik mudah mengikat zat beracun, seperti logam berat dan bahan kimia berbahaya lain di sekitarnya. “Karena itu, mikroplastik bisa menjadi hingga 106 kali lebih beracun dibanding logam berat tunggal, sebab membawa campuran berbagai polutan sekaligus,” katanya. Yuk, segera followWhatsApp Channel Mongabay Indonesia dan dapatkan berita terbaru setiap harinya. Seekor burung merpati mencari makan di tumpukan sampah plastik yang mencemari pesisir Cilincing, Jakarta. Foto: Falahi Mubarok/Mongabay Indonesia Jakarta juaranya Sofi Azilan Aini, peneliti Ecoton menyebut, Jakarta secara umum…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.