Fri,17 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Biaya Mobilitas Jadi Beban, Pengamat: Guru Butuh Transportasi Layak

Biaya Mobilitas Jadi Beban, Pengamat: Guru Butuh Transportasi Layak

biaya-mobilitas-jadi-beban,-pengamat:-guru-butuh-transportasi-layak
Biaya Mobilitas Jadi Beban, Pengamat: Guru Butuh Transportasi Layak
service

Jakarta, NU Online

Pengamat Transportasi Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata, Djoko Setijowarno, mengatakan sejumlah guru honorer harus mengalokasikan sekitar 20-40 persen dari pendapatan bulanan mereka, atau sekitar Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta, untuk biaya transportasi dari rumah ke sekolah.

Menurutnya, guru di daerah seperti Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadapi beban yang lebih besar. Mereka harus mengeluarkan biaya transportasi mingguan atau bulanan menggunakan speedboat maupun menyewa kendaraan darat, yang nilainya dapat mencapai lebih dari 50 persen dari tunjangan daerah terpencil yang diterima.

Djoko menilai persoalan tersebut perlu segera mendapat perhatian pemerintah, mengingat para guru juga masih terbebani oleh tingginya harga bahan bakar nonsubsidi, seperti Pertamax, Dexlite, dan Pertamina Dex, dalam beberapa bulan terakhir.

“Guru butuh transportasi yang layak. Menjadi guru di Indonesia berarti bertarung dengan ruang dan jarak. Dari kepungan kemacetan di perkotaan hingga jalur pedalaman yang ekstrem, dimensi mobilitas harian ini perlahan ikut menentukan kesejahteraan nyata seorang pendidik,” katanya kepada NU Online, Senin (29/6/2026).

Ia menegaskan bahwa kesejahteraan guru memiliki keterkaitan erat dengan layanan transportasi, baik secara langsung melalui aspek finansial dan fisik, maupun secara tidak langsung terhadap kondisi psikologis dan profesional.

Djoko menilai buruknya layanan transportasi, seperti kemacetan parah di perkotaan maupun rute ekstrem di pedesaan, menyerap waktu dan energi yang besar bahkan sebelum guru memasuki ruang kelas.

“Perjalanan melelahkan selama berjam-jam dengan kondisi transportasi yang tidak kondusif membuat tenaga pendidik rentan tiba di sekolah dalam keadaan lelah, baik secara fisik maupun mental,” katanya.

Menurut Djoko, ketika energi fisik telah terkuras di perjalanan, kualitas mengajar, kesabaran dalam mendampingi siswa, hingga kreativitas dalam menyusun materi pembelajaran ikut menurun.

“Di sinilah pentingnya transportasi yang andal sebagai jaminan agar guru dapat tiba di sekolah dalam kondisi prima dan siap memberikan energi terbaiknya kepada peserta didik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Djoko meminta agar upaya meningkatkan kesejahteraan guru tidak hanya berhenti pada besaran gaji pokok, tetapi juga memperhatikan kualitas ekosistem pendukung yang memengaruhi kehidupan sehari-hari mereka.

“Pemberian subsidi transportasi publik di perkotaan melalui tarif khusus bagi guru, serta perluasan jaringan angkutan perintis di wilayah kepulauan dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), merupakan langkah konkret negara dalam meningkatkan kesejahteraan para pendidik,” terangnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.