Fri,15 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. News
  3. Dianggap Dorong Wasit, Sumardji Dihukum FIFA

Dianggap Dorong Wasit, Sumardji Dihukum FIFA

dianggap-dorong-wasit,-sumardji-dihukum-fifa
Dianggap Dorong Wasit, Sumardji Dihukum FIFA
service

GenPI.co – FIFA menjatuhkan hukuman kepada anggota Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji yang dianggap mendorong wasit.

Hukuman yang diberikan FIFA kepada Sumardji berupa larangan mendampingi tim selama 20 pertandingan serta denda sebesar Franc Swiss 15 ribu (sekitar Rp 324 juta).

Sanksi tersebut diputuskan dalam sidang Komite Disiplin (Komdis) FIFA yang digelar pada 18 November 2025.

Sidang dipimpin Jorge Palacio, Alejandro Jose Piera, dan Paola Lopez Barraza.

Putusan hukuman FIFA kepada Sumardji tertuang dalam dokumen bernomor FFD-25650 dan disampaikan kepada pihak terkait sehari setelahnya.

Berdasarkan hasil sidang, Sumardji dinyatakan terbukti melanggar Pasal 14 ayat 1 Kode Disiplin FIFA terkait perilaku kekerasan terhadap perangkat pertandingan.

Pelanggaran itu terjadi seusai laga Irak vs Indonesia pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, 11 Oktober 2025.

FIFA menyebut keputusan diambil setelah melakukan kajian menyeluruh berdasarkan laporan resmi wasit, komisioner pertandingan, serta bukti video dan foto yang diserahkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Dalam laporan tersebut, Sumardji yang saat itu masih berstatus manajer Timnas Indonesia dinilai melakukan intimidasi berlebihan terhadap wasit setelah pertandingan berakhir.

Tidak sendirian, Sumardji kala itu bersama Thom Haye dan Shayne Pattynama diganjar kartu merah oleh wasit asal China Na Ming.

Protes ketiganya dianggap telah melampaui batas dan mengarah pada tindakan kekerasan.

Khusus Sumardji, FIFA menyebut adanya dorongan keras dari belakang yang membuat wasit terpental, sebelum akhirnya dihalangi petugas lain.

Empat hari setelah insiden, Sekretaris Komdis FIFA membuka proses disipliner terhadap Sumardji.

Namun, selama masa klarifikasi enam hari, tidak ada penjelasan maupun pembelaan yang disampaikan kepada AFC, sehingga FIFA menilai tuduhan tersebut diakui.

Di sisi lain, Sumardji sebelumnya mengaku telah mengajukan banding keputusan Komdis FIFA. Namun, ditolak.(*)

Heboh..! Coba simak video ini:

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.