Sun,24 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Dua Kali Pesawat Tempur China Bidik Pesawat Jepang di Perairan Dekat Okinawa

Dua Kali Pesawat Tempur China Bidik Pesawat Jepang di Perairan Dekat Okinawa

dua-kali-pesawat-tempur-china-bidik-pesawat-jepang-di-perairan-dekat-okinawa
Dua Kali Pesawat Tempur China Bidik Pesawat Jepang di Perairan Dekat Okinawa
service

Arina.id – Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi menuduh jet tempur China telah bermanuver mengarahkan radar pengendali api mereka pada pesawat Jepang. Insiden ini terjadi dua kali di perairan internasional dekat Pulau Okinawa.

Koizumi mengatakan, Tokyo telah mengajukan protes keras terkait dua insiden tersebut dan meminta langkah-langkah tergas agar insiden tersebut tidak terulang, Minggu 07 Desember 2025.

Kementerian pertahanan Jepang mencatat, insiden pertama terjadi Sabtu kemarin, 06 Desember 2025, pukul 16.32 dan 16.35 waktu setempat (14:32 dan 14:35 WIB). Saat itu pesawat tempur China, J-15 yang lepas landas dari kapal induk Liaoning mengarahkan radarnya ke F-15 yang sedang berupaya mencegah pesawat itu mendekati wilayah udaranya.

Insiden kedua terjadi di hari yang sama, tercatat antara pukul 18.37 dan 19.08 waktu setempat (16:37 dan 17:08 WIB), ketika J-15 kembali mengunci radar pada F-15 lain di area yang sama. “Pengarahan radar…, sebuah tindakan berbahaya yang mengganggu jangkauan aman menerbangkan pesawat, “tambahnya.

Penguncian radar pengendali api merupakan salah satu tindakan paling berbahaya yang dapat dilakukan pesawat militer, karena sinyalnya akan memaksa pesawat yang ditargetkan mengambil tindakan mengelak secara mendadak.

Juru bicara angkatan laut China membela diri. Dikutip dari Aljazeera, pejabat militer yang menolak disebut namanya itu mengatakan bahwa sebuah pesawat pasukan pertahanan diri Jepang berkali-kali mendekat dan mengganggu angkatan laut China saat latihan. Ia balik menuduh klaim Jepang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Konfrontasi militer di atas pulau-pulau yang dekat dengan wilayah yang disengketakan antara Jepang dan Cina, merupakan konfrontasi paling serius antara dua militer selama bertahun-tahun.

Kedatangan kedua militer di wilayah itu akibat dari ketegangan antara Tokyo dan Beijing yang dimulai dari pernyataan PM Jepang Sanae Takaichi pada November 2025 lalu. Takaichi menyatakan bahwa Tokyo dapat menanggapi aksi militer China terhadap Taiwan jika langkah-langkah tersebut juga mengancam keamanan Jepang.

Pemerintah demokratis Taiwan sendiri diklaim oleh Beijing menjadi wilayah mereka. Sementara posisi pulau tersebut juga terletak 110km (68,4 mil) dari Yonaguni, sebuah pulau kecil paling ujung barat wilayah Jepang.

Pulau Yonaguni juga menjadi tempat konsentrasi markas militer terbesar Jepang dan Amerika di luar negeri. Di sana ada kapal perang, pesawat dan pasukan, dengan sejumlah besar, termasuk ribuan Marinir AS, yang berbasis di Okinawa.

Tidak ada komentar langsung dari AS tentang tuduhan Jepang mengenai penggunaan radar China. Menurut Koizumi, pesawat jet J-15 China yang terlibat dalam dua insiden itu diluncurkan dari kapal induk Liaoning Cina, yang bermanuver ke selatan pulau-pulau Okinawan yang membawa tiga rudal perusak.

“Sangat disesalkan insiden semacam itu terjadi,” kata Koizumi sambil menambahkan tidak ada kerusakan atau cedera yang dilaporkan dari insiden pada hari Sabtu di dekat Okinawa.

Agen berita Reuters, mengutip sumber dan laporan intelijen Jepang, mengatakan kalau China menempatkan sejumlah besar kapal angkatan laut dan penjaga pantai di perairan Asia Timur pada hari Kamis, 04 Desember 2025. Kapal-kapal tersebut pada suatu titik berjumlah lebih dari 100.

Pemerintah Taiwan menggambarkan penumpukan tersebut sebagai ancaman bagi kawasan Asia Pasifik. Penjaga pantai Taiwan memantau latihan tiga kapal keselamatan maritim China di sisi barat garis tengah Selat Taiwan, namun menyebut situasi di perairan sekitar Taiwan saat ini normal.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.