Wed,10 June 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Dudung usul ke DPR supaya anggaran KSP dipisah dari Kemensetneg

Dudung usul ke DPR supaya anggaran KSP dipisah dari Kemensetneg

dudung-usul-ke-dpr-supaya-anggaran-ksp-dipisah-dari-kemensetneg
Dudung usul ke DPR supaya anggaran KSP dipisah dari Kemensetneg
service

Jakarta (ANTARA) – Kepala Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman mengusulkan kepada Komisi XIII DPR RI supaya anggaran KSP bisa berdiri sendiri secara terpisah dan tidak lagi berada di bawah Kementerian Sekretariat Negara.

Dudung mengatakan bahwa KSP memiliki tugas untuk mengawasi seluruh program prioritas nasional serta menjembatani permasalahan koordinasi yang dialami kementerian-kementerian. Dengan tugas yang begitu besar, KSP saat ini memiliki keterbatasan anggaran.

“KSP itu anggarannya harus tersendiri sehingga tidak lagi di bawah Sesneg (Sekretaris Negara). Mudah-mudahan Pak Ketua (Komisi XIII DPR) nanti bisa menjembatani kami. Pokoknya, kami KSP demi bangsa dan negara,” kata Dudung saat rapat kerja bersama Komisi XIII DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan bahwa KSP mendapatkan anggaran sekitar Rp108 miliar untuk satu tahun, tetapi 90 persennya dialokasikan untuk gaji pegawai.

Sedangkan anggaran untuk kunjungan kerja dalam tugas pengawasan hanya sebesar Rp3 miliar dalam satu tahun, itu pun dibagi untuk empat deputi.

Beberapa waktu lalu, Dudung mengaku sempat hendak berangkat ke Palembang, Sumatera Selatan, untuk menyelesaikan permasalahan pembangunan kampung nelayan.

Namun, karena keterbatasan anggaran, dia harus menggunakan anggaran pribadi untuk berangkat.

Baca juga: KSP gelar 81 verifikasi lapangan guna awasi program prioritas

Dudung juga memastikan bahwa dirinya tidak memiliki beban apa pun untuk bisa mengawal program prioritas yang kini dijalankan pemerintahan.

Namun, pengawasan itu memerlukan anggaran. “Saya harus ke sana kan pakai pesawat misalnya, betul,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa arah kerja KSP, yakni memonitor program-program berbasis data, percepatan penyelesaian hambatan pelaksanaan program, pengelolaan isu-isu strategis nasional, serta penyusunan rekomendasi kepada Presiden sebagai dasar pengambilan keputusan.

Dalam pelaksanaannya, KSP memastikan setiap hambatan yang muncul dapat terdeteksi lebih awal, dikoordinasikan dengan kementerian lembaga terkait, dan ditindaklanjuti hingga memperoleh solusi yang dapat dieksekusi.

“KSP juga meyakini bahwa sinergi antara pemerintah dan DPR RI merupakan faktor penting dalam memperkuat pelaksanaan program prioritas nasional, baik melalui dukungan regulasi, penganggaran maupun fungsi pengawasan,” katanya.

Baca juga: KSP ingatkan pentingnya kesadaran perlindungan data pribadi

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.