Sun,24 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Komisi VII: Pelibatan warga lokal wujudkan pariwisata berkelanjutan

Komisi VII: Pelibatan warga lokal wujudkan pariwisata berkelanjutan

komisi-vii:-pelibatan-warga-lokal-wujudkan-pariwisata-berkelanjutan
Komisi VII: Pelibatan warga lokal wujudkan pariwisata berkelanjutan
service

Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia menyatakan untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan yang mengedepankan pengelolaan destinasi yang menyeimbangkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan untuk jangka panjang perlu melibatkan warga lokal.

“Dengan melibatkan warga lokal pengembangan pariwisata bergerak menuju konsep sustainable tourism (pariwisata berkelanjutan) yang menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan secara berkelanjutan,” kata Chusnunia dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, partisipasi warga lokal di sekitar destinasi wisata memiliki peran vital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, serta memperkuat pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, sekaligus menjaga kelestarian budaya bangsa.

Dia menyebut banyak destinasi wisata dunia yang melibatkan warga lokal secara aktif termasuk di Indonesia, seperti Desa Penglipuran di Bali, Hakuba di Jepang dan Trang An di Vietnam.

“Konsep ini memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan desa wisata atau ekowisata, di mana warga lokal berperan langsung sebagai penyedia layanan, pemandu dan pelestarian budaya,” ujarnya.

Baca juga: Anggota DPR: Pengembangan destinasi wisata harus berkeadilan

Dengan demikian, menurut dia, sustinable tourism and community-based social enterprises (CBSEs) dapat menghubungkan semangat kewirausahaan dan prinsip pariwisata berkelanjutan.

“Di sinilah letak pentingnya pemberdayaan komunitas lokal, di mana mereka tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi juga subjek perubahan,” katanya.

Dia mengatakan bahwa lewat keunikan, partisipasi warga dan konsep pariwisata berkelanjutan dapat merespons pergeseran perilaku wisatawan yang kini lebih mengutamakan sustinable quality tourism.

Chusnunia menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola wisata, komunitas, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan.

“Sinergitas semua pihak menjadi kunci dalam mendorong pengembangan destinasi wisata lokal maupun heritage yang berkualitas serta berdaya saing global,” katanya.

Baca juga: Anggota Komisi VII DPR RI usulkan Kemenpar promosi wisata lewat film

Baca juga: Anggota DPR soroti kebijakan buka destinasi wisata bagi warga lokal

Baca juga: Kemenpar: Izin syuting film di destinasi wisata libatkan banyak pihak

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.