Mon,15 June 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Legenda Indonesia terlibat langsung di Museum Bulu Tangkis Dunia

Legenda Indonesia terlibat langsung di Museum Bulu Tangkis Dunia

legenda-indonesia-terlibat-langsung-di-museum-bulu-tangkis-dunia
Legenda Indonesia terlibat langsung di Museum Bulu Tangkis Dunia
service

Jakarta (ANTARA) – Sejumlah juara dan legenda Indonesia memberikan kontribusi langsung dalam pembangunan Museum Bulu Tangkis Dunia yang digagas Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) di Qingdao, China, dengan membubuhkan tanda tangan pada foto-foto bersejarah serta handprint yang akan dipajang secara permanen.

Dalam keterangan resmi PP PBSI, Jumat, kontribusi tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan ide pendirian museum yang bertujuan melestarikan sejarah dan budaya bulu tangkis dunia.

Deretan legenda Indonesia yang terlibat antara lain Rudy Hartono, Imelda Wiguna, Ricky Soebagdja, Icuk Sugiarto, Hariyanto Arbi, Hendrawan, Susy Susanti, Alan Budikusuma, Sigit Budiarto hingga legenda era modern seperti Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, dan Tontowi Ahmad.

Tanda tangan dan handprint para legenda tersebut akan menjadi bagian dari area khusus yang menampilkan para juara dunia dan peraih medali emas Olimpiade sebagai tanda pencapaian tertinggi dalam olahraga tepok bulu.

Baca juga: Alwi jaga asa tunggal putra dalam Indonesia Masters 2026

Project Director BWF Stuart Borrie mengatakan keterlibatan para legenda dari berbagai negara, termasuk Indonesia, memberikan nilai historis yang kuat bagi museum tersebut.

“Kami ingin museum ini menjadi tempat di mana orang dapat belajar tentang sejarah bulutangkis dan mengenal para tokoh yang membentuk olahraga ini,” ujar Stuart dalam keterangan PBSI, Jumat.

Museum Bulu Tangkis Dunia BWF sendiri tengah dibangun di kawasan BWF Qingdao International Exchange Center dengan luas sekitar 4.200 meter persegi dan terdiri atas empat lantai, yang akan menampilkan perjalanan bulu tangkis dunia, turnamen-turnamen bergengsi, serta kontribusi para legenda lintas generasi.

“Kami berharap orang akan datang ke Qingdao bukan hanya untuk melihat sebuah kota yang indah tetapi juga untuk melihat museum dan belajar tentang sejarah bulu tangkis, belajar tentang pemenang dan belajar tentang orang dalam olahraga kita. Museum ini harus menjadi sebuah pusat yang menarik orang untuk pertukaran sejarah dan budaya,” ujar Stuart Borrie.

Baca juga: Raymond/Joaquin minta penggemar turunkan ekspektasi

Baca juga: Satu-satunya tunggal putri Indonesia kandas pada babak kedua

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.