Thu,11 June 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Menyoal Kinerja Pemerintah Pasca Pemulangan 4 Bayi Orangutan

Menyoal Kinerja Pemerintah Pasca Pemulangan 4 Bayi Orangutan

menyoal-kinerja-pemerintah-pasca-pemulangan-4-bayi-orangutan
Menyoal Kinerja Pemerintah Pasca Pemulangan 4 Bayi Orangutan
service

Pemerintah proses pemulangan kembali  (repatriasi ) empat bayi Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) dan 3 Orangutan Sumatera (Pongo abelii) korban perdagangan ilegal satwa liar di Thailand, 23 Desember 2025. Natural  Resources and Environmental Crime Suspension Thailand membongkar kasus penyelundupan itu dalam dua kali penindakan, 22 Januari dan 15 Mei 2025, di dua lokasi berbeda. Organisasi  masyarakat sipil menilai,  peristiwa ini bentuk kegagalan pemerintah menjaga kekayaan biodiversitas dalam negeri. Satyawan Pudyatmoko, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan, bilang, keempat individu itu  masih berusia kurang dari satu bulan saat diselamatkan. Dengan berat badan sekitar 10-12 kg per individu. Selama hampir satu tahun menjalani rehabilitasi dan perawatan di Negeri Gajah Putih itu, spesies kera besar itu tinggal di kandang luas beralaskan beton. Dengan tempat tidur ayunan besar berbahan pipa pemadam kebakaran “Kondisi secara umum berperilaku lincah dan aktif dan sehat. Dilakukan monitoring oleh perawat satwa yang terbiasa merawat orangutan pada kegiatan repatriasi sebelumnya,” katanya, 24 Desember. Karena merupakan barang bukti kasus penyelundupan satwa, repatriasi pun baru bisa terlaksana setelah proses hukum dan administrasinya selesai. Meski sudah kembali, tetapi proses pengembangan hukumnya masih berlangsung di Thailand. Menhut Raja Juli Anthony saat meninjau bayi orangutan yang direpatriasi dari Thailand. Foto: Kemhut. Novita Kusuma Wardani, Kepala BBKSDA Sumatera Utara (Sumut), mengatakan, Pemerintah Thailand menyerahkan keempat orangutan kepada Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok di Bandara Internasional Suvarnabhumi, Bangkok. Selama penerbangan, satwa arboreal ini berada dalam kandang khusus sesuai standar International Air Transport Association (IATA) dan dengan dampingan dokter hewan…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.