Pemerintah proses pemulangan kembali (repatriasi ) empat bayi Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) dan 3 Orangutan Sumatera (Pongo abelii) korban perdagangan ilegal satwa liar di Thailand, 23 Desember 2025. Natural Resources and Environmental Crime Suspension Thailand membongkar kasus penyelundupan itu dalam dua kali penindakan, 22 Januari dan 15 Mei 2025, di dua lokasi berbeda. Organisasi masyarakat sipil menilai, peristiwa ini bentuk kegagalan pemerintah menjaga kekayaan biodiversitas dalam negeri. Satyawan Pudyatmoko, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan, bilang, keempat individu itu masih berusia kurang dari satu bulan saat diselamatkan. Dengan berat badan sekitar 10-12 kg per individu. Selama hampir satu tahun menjalani rehabilitasi dan perawatan di Negeri Gajah Putih itu, spesies kera besar itu tinggal di kandang luas beralaskan beton. Dengan tempat tidur ayunan besar berbahan pipa pemadam kebakaran “Kondisi secara umum berperilaku lincah dan aktif dan sehat. Dilakukan monitoring oleh perawat satwa yang terbiasa merawat orangutan pada kegiatan repatriasi sebelumnya,” katanya, 24 Desember. Karena merupakan barang bukti kasus penyelundupan satwa, repatriasi pun baru bisa terlaksana setelah proses hukum dan administrasinya selesai. Meski sudah kembali, tetapi proses pengembangan hukumnya masih berlangsung di Thailand. Menhut Raja Juli Anthony saat meninjau bayi orangutan yang direpatriasi dari Thailand. Foto: Kemhut. Novita Kusuma Wardani, Kepala BBKSDA Sumatera Utara (Sumut), mengatakan, Pemerintah Thailand menyerahkan keempat orangutan kepada Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok di Bandara Internasional Suvarnabhumi, Bangkok. Selama penerbangan, satwa arboreal ini berada dalam kandang khusus sesuai standar International Air Transport Association (IATA) dan dengan dampingan dokter hewan…This article was originally published on Mongabay
Menyoal Kinerja Pemerintah Pasca Pemulangan 4 Bayi Orangutan
Menyoal Kinerja Pemerintah Pasca Pemulangan 4 Bayi Orangutan





Comments are closed.