Darman terkejut melihat pesan WhatsApp dari seorang nelayan soal video dan foto yang menunjukkan bekantan (Nasalis larvatus) tergeletak tak bernyawa. Bekantan dewasa itu di tepi jalan dengan mulut dan hidung berdarah. Sebelumnya, insiden itu tak pernah terjadi di sekitar rumah Darman yang berada di sekitar pesisir kampung Pantai Lango, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) itu. Lokasi kecelakaan itu tak jauh dari areal pembangunan Bandara Nusantara dan Jalan Tol penghubung Pulau Balang sebagai fasilitas penunjang Ibu Kota Nusantara (IKN). “Belum pernah ada kecelakaan seperti ini (melibatkan bekantan/satwa liar) di sekitar sini,” kata Darman ketika Mongabay temui di rumahnya. Akhir tahun lalu, dua bekantan dilaporkan berada di luar habitatnya. Salah satunya bahkan berada di tengah permukiman Kota Balikpapan. Sementara yang lain, terlihat melintasi Jalan Tol Balikpapan-Ibu Kota Nusantara (IKN). Gina, warga RT 29 Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan menyaksikan sendiri bagaimana bekantan itu berkeliaran di sekitar pekarangan rumahnya di gang kecil. Kemunculan bekantan itu juga tak menentu. “Tapi, dia nggak ganggu (masyarakat), sih. Kan ada motor lalu-lalang. Takut dia itu. Kadang langsung kabur,” katanyha, Selasa (20/1/26). Sampai saat ini, belum ada evakuasi untuk bekantan yang tengah berkeliaran itu. Padahal, sejak kemunculan awalnya, sudah terhitung empat bulan lamanya. “Terakhir kelihatan itu tiga hari lalu, pas sepi dia (bekantan) itu keluar, seperti siang-siang begini kan orang pada di dalam rumah.” Akhir 2025, kata Gina, beberapa petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim sempat datang dengan membawa senapan bius dan kurungan. Setelah menunggu hingga sore, satwa yang terancam punah itu tak…This article was originally published on Mongabay
Nestapa Bekantan di Kaltim Ketika Habitat Terus Tergerus
Nestapa Bekantan di Kaltim Ketika Habitat Terus Tergerus





Comments are closed.