Tue,16 June 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Nestapa Bekantan di Kaltim Ketika Habitat Terus Tergerus

Nestapa Bekantan di Kaltim Ketika Habitat Terus Tergerus

nestapa-bekantan-di-kaltim-ketika-habitat-terus-tergerus
Nestapa Bekantan di Kaltim Ketika Habitat Terus Tergerus
service

Darman terkejut melihat pesan WhatsApp dari seorang nelayan soal  video dan foto yang menunjukkan bekantan (Nasalis larvatus) tergeletak tak bernyawa. Bekantan dewasa itu di tepi jalan dengan mulut dan hidung berdarah. Sebelumnya, insiden itu tak pernah terjadi di sekitar rumah Darman yang berada di sekitar pesisir kampung Pantai Lango,  Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) itu. Lokasi kecelakaan itu tak jauh dari areal pembangunan Bandara Nusantara dan Jalan Tol penghubung Pulau Balang sebagai fasilitas penunjang Ibu Kota Nusantara (IKN). “Belum pernah ada kecelakaan seperti ini (melibatkan bekantan/satwa liar) di sekitar sini,” kata Darman ketika Mongabay temui di rumahnya. Akhir tahun lalu, dua bekantan dilaporkan berada di luar habitatnya. Salah satunya bahkan berada di tengah permukiman Kota Balikpapan. Sementara yang lain, terlihat melintasi Jalan Tol Balikpapan-Ibu Kota Nusantara (IKN). Gina, warga RT 29 Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan menyaksikan sendiri bagaimana bekantan itu berkeliaran di sekitar pekarangan rumahnya  di gang kecil. Kemunculan bekantan itu juga tak menentu. “Tapi, dia nggak ganggu (masyarakat), sih. Kan ada motor lalu-lalang. Takut dia itu. Kadang langsung kabur,” katanyha, Selasa (20/1/26). Sampai saat ini, belum ada evakuasi untuk bekantan yang tengah berkeliaran itu. Padahal, sejak kemunculan awalnya, sudah terhitung empat bulan lamanya. “Terakhir kelihatan itu tiga hari lalu, pas sepi dia (bekantan) itu keluar, seperti siang-siang begini kan orang pada di dalam rumah.” Akhir 2025, kata Gina, beberapa petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim sempat datang dengan membawa senapan bius dan kurungan.  Setelah menunggu hingga sore, satwa yang terancam punah itu tak…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.