Islami

Di Balik Penamaan Surat Al-An’am dalam Al-Qur’an

Surat Al-An’am menjadi surat keenam dalam penulisan Al-Qur’an. Surat ini terdiri dari 165 ayat dan masuk kategori surat Makkiyah kecuali ayat 20, 23, 91, 93, 114, 141, 151, 152, dan 153. Menurut catatan Al-Maraghi banyak para pakar yang meriwayatkan dari para sahabat dan tabi’in bahwa surat ini turun satu surat sekaligus. (Ahmad Musthafa al-Maraghi, Tafsir

Surat Al-An’am menjadi surat keenam dalam penulisan Al-Qur’an. Surat ini terdiri dari 165 ayat dan masuk kategori surat Makkiyah kecuali ayat 20, 23, 91, 93, 114, 141, 151, 152, dan 153. Menurut catatan Al-Maraghi banyak para pakar yang meriwayatkan dari para sahabat dan tabi’in bahwa surat ini turun satu surat sekaligus. (Ahmad Musthafa al-Maraghi, Tafsir al-Maraghi, [Mesir, Mustofa al-Halabi, 1946], juz VII, hal. 69.).

Terkesan kontradiktif mengingat bahwa surat ini diklaim turun sekaligus di Makkah akan tetapi terdapat beberapa surat yang terkecualikan dari kategori Makkiyah bahkan lebih dari satu ayat. Meskipun hal seperti ini juga sering ditemukan dalam beberapa surat dalam Al-Qur’an namun biasanya hanya satu atau dua ayat saja.

Wahbah bin Musthafa al-Zuhaili mencatat kutipan Ibnu Abbas bahwa surat ini diturunkan malam hari di Kota Makkah dengan keseluruhan surat. Namun menurut al-Zuhaili klaim jenis surat ini sebagai Makkiyah tidak menutup kemungkinan sebagian ayatnya justru turun di Madinah dan Nabi memerintahkan untuk meletakkan penulisan beberapa ayat itu dalam surat ini. (Wahbah  bin Musthafa al-Zuhaili, Tafsir al-Munir, [Beirut: Darul Fikr, 2009], hal. Juz IV, 130.).

Catatan Tahir bin Asyur mengatakan bahwa kronologi turunnya ayat (Asbabun Nuzul) tidak harus selalu bersama dengan turunnya ayat yang menjustifikasinya, bahkan terkadang kronologinya sudah terjadi akan tetapi pensyariatan hukumnya terjadi lebih akhir, sebagai berikut:

وَإِنْ كَانَ بَعْدَ الِهجْرَةِ جَازَ أَنْ تَكُوْنَ تِلْكَ الآيَاتُ مَدَنِيَّةً أُلْحِقَتْ بِسُوْرَةِ الأَنْعَاِم لِمُنَاسَبَتِهَا, عَلَى أَنَّ اَسْبَابَ النُّزُوْلِ لَاتَلْزَمُ أَنْ تَكُوْنَ مُقَارَنَةً لِنُزُوْلِ آيَةِ اَحْكَامِهَا فَقَدْ يَقَعُ السَّبَبُ وَيَتَأَخَّرُ تَشْرِيْعُ حُكْمِهِ 

Artinya: “Jika ayat-ayat itu turun setelah hijrah, maka boleh jadi ayat itu termasuk jenis Madaniyah yang dikumpulkan dengan surat Al-An’am karena hubungan dan keterkaitannya, atas dasar asbabun nuzul tidak harus bersama dengan turunnya ayat yang menjustifikasinya, bahkan terkadang asbabun nuzul telah terjadi namun pensyariatan hukumnya terjadi belakangan.” (Muhammad Tahir bin Asyur, al-Tahrir wa al-Tanwir, [Tunisia, Maktabah Dar Tunisia, 1984], juz VII, hal. 123.).

Korelasi surat ini dengan surat sebelumnya adalah sebagaimana disebutkan oleh Musthafa al-Maraghi sebagai berikut: 

Pertama, point besar surat Al-Maidah adalah untuk berargumentasi kepada Ahli Kitab, sedangkan surat ini untuk berargumentasi kepada kaum musyrikin. 

Kedua, surat Al-An’am menyebutkan hukum makanan dan sembelihan secara umum, kemudian disebutkan juga dalam Al-Ma’idah dengan terperinci dan Al-Ma’idah sendiri diturunkan lebih akhir.

Ketiga, surat Al-An’am dimulai dengan hamdalah sedangkan Al-Maidah diakhiri dengan fashlul qadha’  (permohonan untuk segera diadili).  (Ahmad Musthafa al-Maraghi, Tafsir al-Maraghi, [Mesir, Mustofa al-Halabi, 1946], juz VII, hal. 69.).

Kronologi namaan”>penamaan surat ini dengan Al-An’am menurut Ibnu Asyur adalah karena dalam surat ini disebutkan berulang kali lafadz اَلْأَنْعَامُ dari ayat 136 sampai 144. Tahir bin Asyur mencatat bahwa tidak ada nama lain untuk surat ini selain Al-An’am sejak era Rasulullah.

Ibnu Asyur juga menyebutkan beberapa sahabat Nabi yang menyebut surat ini dengan nama Al-An’am yaitu Umar bin Khathab, Ibnu Abbas, Ibnu Mas’ud, Abas bin Malik, Jabir bin Abdullah, Asma binti Yazid. Ibnu Asyur mengutip hadits riwayat al-Thabarani dari Ibnu Umar sebagai berikut:

نُزِلَتْ عَلَيَّ سُوْرَةُ الأَنْعَامِ جُمْلَةً وَاحِدَةً وَشَيَّعَهَا سَبْعُوْنَ أَلْفًا مِنْ الْمَلَائِكَةِ لَهُمْ زَجْلٌ بِالتَّسْبِيْحِ وَالتَّحْمِيْدِ

Artinya: “Surat al-An’am diturunkan kepadaku dengan jumlah keseluruhan dan, diantarkan oleh 70 ribu malaikat yang mengiringi dengan suara tasbih dan tahmid”. (Muhammad Tahir bin Asyur, al-Tahrir wa al-Tanwir, [Tunisia, Maktabah Dar Tunisia, 1984], juz VII, hal. 121.).

Tahir bin Asyur mengatakan bahwa surat ini memuat ensiklopedi kesesatan masyarakat Arab pra-Islam atau era jahiliyah, terlebih ketika tentang perdebatan dengan mereka. Ada juga bantahan atas kesesatan prilaku mereka dalam ayat ke-136, tentang rizki yang telah diberikan Allah kepada mereka akan tetapi mereka haramkan untuk mereka nikmati dan dipersembahkan kepada sesembahan mereka yakni para berhala.

Bahkan Ibnu Abbas mengatakan sebagaimana diriwayatkan oleh al-Bukhari dalam Sahihnya sebagai berikut:

إِذَا سَرَّكَ أَنْ تَعْلَمَ جَهْلَ العَرَبِ فَاقْرَأْ مَا فَوْقَ الثَّلَاثِيْنَ وَمِائَةٍ مِنْ سُوْرَةِ الأَنْعَامِ

Artinya: “Jika kamu ingin berbahagian dengan mengetahui kebodohan masyarakat Arab maka bacalah surat al-An’am ayat di atas 130”. (Muhammad Tahir bin Asyur, al-Tahrir wa al-Tanwir, [Tunisia, Maktabah Dar Tunisia, 1984], juz VII, hal. 125.). wallahu a’lam bisshawab

Pengepul kebahagiaan dari temuan abad modern, berupa listrik, internet dan komputer. Hidup harmonis bersama barisan code dan segelas kopi kenangan.

Sign up for a newsletter today!

Want the best of KWFeeds Posts in your inbox?

You can unsubscribe at any time

What's your reaction?


    Warning: Undefined array key "nonce" in /home/kabarwar/public_html/wp-content/plugins/newsy-reaction/class.newsy-reaction.php on line 342
  • 226
    Awesome
    Awesome

  • Warning: Undefined array key "nonce" in /home/kabarwar/public_html/wp-content/plugins/newsy-reaction/class.newsy-reaction.php on line 342
  • 15
    EW
    Ew!

  • Warning: Undefined array key "nonce" in /home/kabarwar/public_html/wp-content/plugins/newsy-reaction/class.newsy-reaction.php on line 342
  • 12
    FUNNY
    Funny

  • Warning: Undefined array key "nonce" in /home/kabarwar/public_html/wp-content/plugins/newsy-reaction/class.newsy-reaction.php on line 342
  • 9
    LOL
    Lol

  • Warning: Undefined array key "nonce" in /home/kabarwar/public_html/wp-content/plugins/newsy-reaction/class.newsy-reaction.php on line 342
  • 98
    Loved
    Loved

  • Warning: Undefined array key "nonce" in /home/kabarwar/public_html/wp-content/plugins/newsy-reaction/class.newsy-reaction.php on line 342
  • 53
    OMG
    Omg!
Leave Comment

Related Posts

Celebrity Philantrophy Amazing Stories About Stories