Islami

Info Harian Laduni.ID: 2 April 2024

Laduni.ID, Jakarta – Hari ini Selasa, 2 April 2024 bertepatan dengan hari lahir H. M. Fajrul Falaakh S.H, M.A, M.Sc., dan hari wafat KH. Mufid Mas'ud. H. M. Fajrul Falaakh S.H, M.A, M.Sc Mohammad Fajrul Falaakh atau yang kerap disapa dengan panggilan Fajrul lahir pada tanggal 2 April 1959 di Gresik, Jawa Timur. Mohammad Fajrul

Laduni.ID, Jakarta – Hari ini Selasa, 2 April 2024 bertepatan dengan hari lahir H. M. Fajrul Falaakh S.H, M.A, M.Sc., dan hari wafat KH. Mufid Mas’ud.

H. M. Fajrul Falaakh S.H, M.A, M.Sc
Mohammad Fajrul Falaakh atau yang kerap disapa dengan panggilan Fajrul lahir pada tanggal 2 April 1959 di Gresik, Jawa Timur.

Mohammad Fajrul Falaakh wafat pada tanggal 12 Februari 2014 di Jakarta. 

Fajrul menyelesaikan Sarjana Muda Hukum (1981) dan Sarjana Hukum di Fakultas Hukum UGM Yogyakarta pada tahun 1983, beliau kemudian melanjutkan kuliahnya di Near and Middle-Eastren Studies di London School of Oriental and African Studies (1990), dan MSc in Comparative Government/Politics di London School of Economics and Political Science (1997).

Selain terkenal dalam dunia Hukum Tata Negara sosok Fajrul juga mempunyai pengaruh yang besar terhadap PMII, karena Fajrul adalah salah satu perumus Nilai Dasar Pergerakan (NDP).

Tidak hanya dalam kalangan PMII, Fajrul juga memberikan kontribusi dan pengaruhnya pada bidang Hukum Tata Negara. Ide-idenya banyak diterapkan dalam sistem ketatanegaraan di Indonesia. 

Dedikasinya sebagai pengajar hukum tata negara membuat dirinya diberikan gelar kehormatan oleh Presiden berupa Satya Lencana pada tahun 2004. 

Simak biografi lengkapnya di: H. M. Fajrul Falaakh S.H, M.A, M.Sc

KH. Mufid Mas’ud
KH. Mufid Mas’ud merupakan keturunan ke-12 dari Sunan Pandanaran yang lahir pada tanggal 26 Januari 1927 di Kampung Sondakan, Kotamadya Surakarta (Solo), Jawa Tengah.

KH. Mufid menikah dengan Nyai Hj. Jauharoh, putri KH. M. Munawwir (pengasuh Pesantren Krapyak). Sejak saat itu, KH. Mufid termasuk salah satu pengasuh Pesantren Al-Munawwir, Krapyak, Yogyakarta.

pada Selasa Kliwon 2 April 2007 (17 rabiul awal 1428), dengan dituntun membaca kalimat tayyibah oleh KH. Mu’tashim Billah dan beberapa anggota keluarganya, beliau menghembuskan nafas terakhir.

KH. Mufid Mas’ud memulai pendidikan dasarnya dengan belajar di Madrasah Ibtidaiyah Manbaul ‘Ulum, cabang Solo. Lembaga pendidikan Islam ini didirikan oleh Paku Buwono X dan ketika KH. Mufid menempah pendidikan di sana, madrasah tersebut diasuh oleh KH. Sofwan. KH. Mufid mengenyam pendidikan dasar di Manbaul ‘Ulum selama lima tahun, yaitu mulai tahun 1937 hingga 1942.

Dengan modal Al-Qur’an, pengetahuan keislaman, dan jalinan silaturahmi yang erat dengan tokoh-tokoh Islam itu, KH. Mufid berketetapan hati mendirikan pesantren yang hingga kini dikenal dengan Pondok Pesantren Sunan Pandananaran (PPSPA). Mula-mula, pesantren ini berdiri di atas tanah wakaf seluas 2000 meter persegi, dengan satu rumah dan mushalla di atasnya. Secara resmi PPSPA berdiri pada 17 Dzulhijjah 1395 H, bertepatan dengan tanggal 20 Desember 1975 M.

Sebagai seorang ulama, tentunya banyak perbuatan dan perkataan KH. Mufid yang pantas ditiru dan dijadikan pegangan hidup bagi siapa saja yang ingin menjadikan hidupnya mulia, baik di dunia maupun di akhirat. Diantara sekian banyak jejak, ajaran, dan petuah KH. Mufid, pada tulisan kali ini hanya penulis cantumkan beberapa saja.

Simak biografi lengkapnya di: KH. Mufid Mas’ud
Simak chart silsilah sanad ilmu KH. Mufid Mas’ud

Mari kita sejenak mendoakan beliau, semoga apa yang beliau kerjakan menjadi amal baik yang tak akan pernah terputus dan Allah senantiasa mencurahkan Rahmat-Nya kepada beliau.

Semoga kita sebagai murid, santri, dan muhibbin beliau mendapat keberkahan dari semua yang beliau tinggalkan.

Sign up for a newsletter today!

Want the best of KWFeeds Posts in your inbox?

You can unsubscribe at any time

What's your reaction?

Leave Comment

Related Posts

Celebrity Philantrophy Amazing Stories About Stories