Islami

Nuzulul Qur’an menurut Prof Qurasih Shihab

Ramadhan merupakan bulan mulia dalam kalender Hijriah. Salah satu kemuliaan Ramadhan adalah karena di bulan penuh berkah ini, Allah menurunkan kitab suci umat Islam, Al-Qur’an. Peristiwa turunnya Al-Qur'an ini dikenal dengan istilah Nuzulul Qur’an yang selalu diperingati di setiap tanggal 17 Ramadhan. Cendekiawan Muslim Prof Qurasih Shihab menyoroti Nuzulul Qur’an dari sisi bahasa. Menurutnya, nuzul

Ramadhan merupakan bulan mulia dalam kalender Hijriah. Salah satu kemuliaan Ramadhan adalah karena di bulan penuh berkah ini, Allah menurunkan kitab suci umat Islam, Al-Qur’an. Peristiwa turunnya Al-Qur’an ini dikenal dengan istilah Nuzulul Qur’an yang selalu diperingati di setiap tanggal 17 Ramadhan.

Cendekiawan Muslim Prof Qurasih Shihab menyoroti Nuzulul Qur’an dari sisi bahasa. Menurutnya, nuzul berasal dari kata “nazala” yang artinya turun. Definisi turun adalah berpindah dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah, baik secara material maupun immaterial.

Para ulama salaf yang hidup sebelum tahun 3 Hijriah, enggan mengaitkan Al-Qur’an dengan istilah turun. Alasannya adalah karena “turun” selalu identik dengan waktu dan tempat. Sedangkan Al-Qur’an adalah qadim yang sudah ada sebelum adanya waktu dan tempat.

“Mereka (ulama salaf) berpendapat bahwa Al-Qur’an adalah sifat Allah yang qadim dan tentunya bila demikian itu halnya, maka sifat tersebut tidak membutuhkan waktu atau tempat. Mereka juga enggan menggunakan pengertian majdzi dan karena itu mereka berkata: Allahu A’lam (hanya Allah yang lebih mengetahui maknanya).” (M. Quraish Shihab, Tafsir Al-Mishbah; Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an [Jakarta, Lentera Hati: 2005], juz XV, halaman 423).

Sementara itu, ulama-ulama khalaf yang hidup sesudah masa salaf tetap meyakini bahwa Al-Qur’an adalah qadim yang sudah ada sebelum adanya waktu dan tempat. Namun demikian, mereka mendefinisikan istilah “turun” dengan dinampakkan atau diperkenalkannya Al-Qur’an ke pentas bumi pada waktu dan tempat tertentu.

Sebelum diturunkan, wujud Al-Qur’an belum diketahui atau hadir di muka bumi. Ketika ayat Al-Qur’an diterima Nabi Muhammad maka Al-Qur’an menjadi tampak dan hadir. Menurut Prof Qurasih Shihab, penjelasan ini masih relevan dengan definisi turun yang sudah dijelaskan sebelumnya.

“Bukankah al-Qur’an dari Allah Yang Maha Tinggi, kemudian diberikan kepada manusia? Tidakkah pemberian itu dapat diartikan sebagai “diturunkan” dari sisi Allah kepada manusia dan ini adalah perpindahan kedudukan dan derajatnya?” jelas Prof Quraish Shihab.

Proses Turunnya Al-Qur’an

Selain itu, Prof Qurasih Shihab juga menafsirkan lafadz “inna” dalam Surat Al-Qadr ayat 1. Jika diterjemahkan, “inna” artinya “sesunggunya kami” yang di dalamnya melibatkan lebih dari satu pihak, yaitu Allah dan Malaikat Jibril. Dengan demikian, Al-Qur’an turun kepada Nabi Muhammad melalui perantara Malaikat Jibril.

Dalam Al-Qur’an, setidaknya ada 2 kata yang berhubungan dengan turunnya Al-Qur’an, yaitu kata “anzala” dan “nazzala”. Kedua kata yang berasal dari kata dasar “nazala” ini mempunyai arti yang berbeda.

Kata “anzala” umumnya digunakan untuk menunjukkan turunnya secara utuh sekaligus dari Lauh Mahfudz ke langit dunia. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Surat Al-Qadr ayat 1:

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatulqadar.”

Sedangkan kata “nazzala” didefinisikan dengan turunnya Al-Qur’an secara bertahap selama 22 tahun, 2 bulan dan 22 hari. Hal ini sebagaimana tercantum dalam Surat Al-Isra ayat 106:

وَقُرْاٰنًا فَرَقْنٰهُ لِتَقْرَاَهٗ عَلَى النَّاسِ عَلٰى مُكْثٍ وَّنَزَّلْنٰهُ تَنْزِيْلًا

Artinya: “Al-Qur’an Kami turunkan berangsur-angsur agar engkau (Nabi Muhammad) membacakannya kepada manusia secara perlahan-lahan dan Kami benar-benar menurunkannya secara bertahap.”

Simak penjelasan mengenai keterkaitan Lailatul Qadar dengan turunnya Kitab Suci Al-Qur’an pada bulan Ramadhan

Keterkaitan Lailatul Qadar dengan Turunnya Al-Qur'an

Kapan akan terjadi malam Lailatul Qadar? Berikut prediksi jatuhnya malam Lailatul Qadar menurut Imam Ghazali

Berikut ini dipaparkan rahasia malam Lailatul Qadar serta hikmahnya yang mampu memotivasi umat Islam untuk meraih keutamaannya

Kapankan waktu turunnya Al-Qur’an yang biasa disebut Nuzulul Qur’an? 17 Ramadhan ataukan 10 hari terakhir?

Ini adalah sebuah kisah seorang raja yang membatalkan penerapan pajak karena ia merasa kebijakan tersebut merugikan rakyatnya

Artikel ini memberi hikmah dari kisah kecemburuan Aisyah kepada Shafiyah yang dua-duanya adalah istri Nabi Muhammad

KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menjelaskan tentang perbedaan Nuzulul, Inzalul, dan Tanzilul dalam turunnya Al-Qur’an

Pengepul kebahagiaan dari temuan abad modern, berupa listrik, internet dan komputer. Hidup harmonis bersama barisan code dan segelas kopi kenangan.

Sign up for a newsletter today!

Want the best of KWFeeds Posts in your inbox?

You can unsubscribe at any time

What's your reaction?

Leave Comment

Related Posts

Celebrity Philantrophy Amazing Stories About Stories