Islami

Inilah Tanda-tanda Hamba yang Dicintai Allah

Menjadi seorang hamba yang dicintai Allah swt merupakan cita-cita yang sudah pasti diinginkan oleh setiap umat Islam. Pasalnya, ketika kita dicintai Allah swt, kehidupan kita akan menjadi berkah baik di dunia maupun di akhirat. Simbol cinta hakikatnya tak hanya terbatas pada limpahan kenikmatan yang diberikan Allah kepada kita. Terkadang, ujian serta cobaan bisa juga menjadi bentuk

Menjadi seorang hamba yang dicintai Allah swt merupakan cita-cita yang sudah pasti diinginkan oleh setiap umat Islam. Pasalnya, ketika kita dicintai Allah swt, kehidupan kita akan menjadi berkah baik di dunia maupun di akhirat.

Simbol cinta hakikatnya tak hanya terbatas pada limpahan kenikmatan yang diberikan Allah kepada kita. Terkadang, ujian serta cobaan bisa juga menjadi bentuk simbol kasih sayang Allah. Begitupun kebencian pada sesuatu bisa berwujud sebuah kenikmatan. 

Semisal kasih sayang orang tua kepada anaknya. Memukul ketika anak melakukan kesalahan bisa jadi itu adalah wujud kasih sayang. mungkin anak berpikir orang tuanya jahat dan tak menyayanginya. Namun sejatinya, pukulan itulah sebuah bentuk cinta kepada buah hatinya agar kelak ia tak merasa kecawa saat sudah beranjak dewasa.

Tuhan pun demikian. Cinta kepada hambaNya tak hanya berwujud limpahan kenikmatan. Kadang kala juga berwujud sebuah ujian dan cobaan. Lantas bagaimana kita tahu tanda seorang hamba dicintai Allah swt?

Dalam literatur Islam, ada banyak versi pendapat ulama terkait tanda Allah swt mencintai hambaNya. Syaikh Nawawi Al Bantani dalam kitabnya Muraqil Ubudiyyah Bi Syarhi Bidayah Al- Hidayah menjelaskan bahwa tanda Allah swt mencintai hambaNya bisa terlihat dari aktivitas yang ia lakukan.

Jika pada waktu waktu mulia seperti hari Jumat, bulan Ramadhan, bulan Muharram dan lain lain, hamba tersebut mengisinya dengan memperbanyak ibadah, maka hal tersebut bisa menjadi pertanda Allah swt mencintainya.

Namun sebaliknya jika pada waktu-waktu mulia hamba tersebut mengisinya dengan melakukan kemaksiatan, maka hal tersebut pertanda Allah swt tidak mencintainya.

فان الله تعالى اذا أحب عبدا استعمله في الأوقات الفاضلة بفواضل الأعمال واذا مقته استعمله في الأوقات الفاضلة . بسيئ الأعمال ليكون أوجع في عقابه وأشد لمقته لحرمنه بركة الوقت وانتهاكه حرمته

Artinya: “Jika Allah swt mencintai seorang hamba, Dia akan menggerakkannya di waktu yang mulia (Hari Jumat, Bulan Ramadhan dan lain lain) dengan perbuatan yang baik, dan jika Allah swt membencinya, Dia akan menggerakkannya di waktu yang mulia dengan perbuatan yang buruk, sehingga Allah swt akan lebih menyakitkan dalam menghukumnya dan lebih parah dalam membencinya. Karena merampas berkah waktu dan melanggar kesuciannya.”

Syaikh Shalih Al Munjid dalam kitab karangannya Durus Li As Syaikh Shalih Al Munjid, juga tak ketinggalan memberi penjelasan terkait tanda Allah swt mencintai hambaNya. Setidaknya ada 5 tanda Allah swt mencintai hambanya. Namun penulis hanya mengambil 2 tanda saja yakni:

1. Dilindungi dari fitnah dunia

Dalam kitabnya, beliau menyitir sebuah hadits yang diriwayatkan Qatadah Bin Nu’man, bahwa tanda Allah mencintai hambaNya adalah hamba tersebut dilindungi dari fitnah dunia:

اذا نظرت لبعض الآيات والأحاديث التي فيها علامات محبة الله للعبد نجد بعضًا منها على النحو التالي:- عن قتادة بن النعمان  قال: قال رسول الله ﷺ: (إذا أحب الله عبدًا حماه الدنيا كما يظل أحدُكم يحمي سقيمه الماء) أخرجه الترمذي، وحسنه الألباني

Artinya: “Ketika kamu melihat beberapa ayat Al-Qur’an dan hadits kamu akan menemukan bahwa Allah swt ketika mencintai hambaNya ia akan melindunginya dari fitnah dunia sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Qatadah Bin Nu’man. ”Rasulullah saw bersabda: ”ketika Allah swt mencintai hambaNya, maka dia akan melindunginya dari fitnah dunia. Sebagaimana salah seorang dari kalian melindungi penyakit kalian dari percikan air.” (HR. Imam Turmudzi)

Fitnah mempunyai makna yang banyak dalam Islam. Salah satunya memiliki makna terjerumus dari kemaksiatan sebagaimana penjelasan Imam Baghwai ketika menafsiri ayat Al-Qur’an surat Al Hadid ayat 14:

يُنَادُوْنَهُمْ اَلَمْ نَكُنْ مَّعَكُمْۗ قَالُوْا بَلٰى وَلٰكِنَّكُمْ فَتَنْتُمْ اَنْفُسَكُمْ وَتَرَبَّصْتُمْ وَارْتَبْتُمْ وَغَرَّتْكُمُ الْاَمَانِيُّ حَتّٰى جَاۤءَ اَمْرُ اللّٰهِ وَغَرَّكُمْ بِاللّٰهِ الْغَرُوْرُ 

Artinya: “Orang-orang (munafik) memanggil mereka (orang-orang beriman), “Bukankah kami dahulu bersama kamu?” Mereka menjawab, “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri (dengan kemunafikan), menunggu-nunggu (kebinasaan kami), meragukan (ajaran Islam), dan ditipu oleh angan-angan kosong sampai datang ketetapan Allah. (Setan) penipu memperdayakanmu (sehingga kamu lalai) terhadap Allah.”

أي أوقعتموها في النفاق وأهلكتموها باستعمال المعاصي والشهوات

Artinya: “Maksudnya kalian menjerumuskan diri kalian sendiri ke dalam nifak dan kalian binasakan diri kalian dengan melakukan kemaksiatan dan (mengikuti) syahwat.”

2. Diberi ujian dan cobaan

Cobaan yang terkadang kita alami merupakan salah satu tanda kecintaan Allah terhadap hambanya. Cobaan tersebut akan diganti dengan pahala-pahala dan kenikmatan yang akan diterima seorang hamba kelak di akhirat. Semua itu sesuai dengan kadar besar kecilnya cobaan dan musibah yang dia terima di dunia dan dia bersabar atasnya. Sebagaimana pernah Rasulullah saw sabdakan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Anas Bin Malik berikut:

فعن أنس عن النبي ﷺ قال: (إن عِظَم الجزاء مع عِظَم البلاء، وإن الله إذا أحب قومًا ابتلاهم، فمن رضي فله الرضا، ومن سَخِطَ فله السُّخْط)

Artinya: “Diriwayatkan dari Anas ibn Malik ra dari Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya besarnya pahala itu sesuai dengan besarnya cobaan. Dan sesungguhnya apabila Allah mencintai sebuah kaum niscaya Allah akan memberikan cobaan kepada mereka. Maka barangsiapa yang ridha (dengan ketetapan Allah), maka Allah akan ridha kepadanya. Dan barangsiapa yang tidak ridha, maka Allahpun tidak akan ridha kepadanya.

Demikian penjelasan terkait tanda Allah swt mencinta hambaNya. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bissawab. 

Pengepul kebahagiaan dari temuan abad modern, berupa listrik, internet dan komputer. Hidup harmonis bersama barisan code dan segelas kopi kenangan.

Sign up for a newsletter today!

Want the best of KWFeeds Posts in your inbox?

You can unsubscribe at any time

What's your reaction?


    Warning: Undefined array key "nonce" in /home/kabarwar/public_html/wp-content/plugins/newsy-reaction/class.newsy-reaction.php on line 342
  • 226
    Awesome
    Awesome

  • Warning: Undefined array key "nonce" in /home/kabarwar/public_html/wp-content/plugins/newsy-reaction/class.newsy-reaction.php on line 342
  • 15
    EW
    Ew!

  • Warning: Undefined array key "nonce" in /home/kabarwar/public_html/wp-content/plugins/newsy-reaction/class.newsy-reaction.php on line 342
  • 12
    FUNNY
    Funny

  • Warning: Undefined array key "nonce" in /home/kabarwar/public_html/wp-content/plugins/newsy-reaction/class.newsy-reaction.php on line 342
  • 9
    LOL
    Lol

  • Warning: Undefined array key "nonce" in /home/kabarwar/public_html/wp-content/plugins/newsy-reaction/class.newsy-reaction.php on line 342
  • 98
    Loved
    Loved

  • Warning: Undefined array key "nonce" in /home/kabarwar/public_html/wp-content/plugins/newsy-reaction/class.newsy-reaction.php on line 342
  • 53
    OMG
    Omg!
Leave Comment

Related Posts

Celebrity Philantrophy Amazing Stories About Stories