Tokoh

Soemantri Praptokoesoemo

Haji Raden Mas Soemantri Praptokoesoemo (1912-1992) adalah pemikir visioner dan pelopor dalam pengembangan kesejahteraan sosial di Indonesia, dengan jejak yang mendalam sebagai Sekretaris Jenderal Departemen Sosial RI, akademisi di beberapa universitas terkemuka dan pendiri sejumlah yayasan. Dia menginspirasi pembaruan di bidang kesejahteraan sosial melalui karya inovatif seperti pendirian Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan

Haji Raden Mas Soemantri Praptokoesoemo (1912-1992) adalah pemikir visioner dan pelopor dalam pengembangan kesejahteraan sosial di Indonesia, dengan jejak yang mendalam sebagai Sekretaris Jenderal Departemen Sosial RI, akademisi di beberapa universitas terkemuka dan pendiri sejumlah yayasan. Dia menginspirasi pembaruan di bidang kesejahteraan sosial melalui karya inovatif seperti pendirian Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS) serta menciptakan simbol ikonik kesejahteraan sosial (Lambang Pembangunan Sosial) yang menjadi dasar peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) dan pernah menjadi logo Departemen Sosial.

Nama:
Prof. Mr. H. R.M. Soemantri Praptokoesoemo

Lahir:
Kranggan, Temanggung, 12 Juni 1912

Meninggal:
Jakarta, 13 Maret 1992

Makam:
Tempat pemakaman bukan umum Yayasan Wredatama “Giri Tama” Tonjong, Bogor, Jawa Barat, Block A Taman Anyelir

Istri Pertama:
R.A. Oerip Yuliani Martohadinegoro

Anak:

  1. Hadiyanti Soemantri Praptokoesoemo
    Cucu:
    • Rachmahniah Yulianti Surachman
    • Ilham Yulianto Surachman
    • Mira Damiyanti Surachman
    • Melati Rachinahsari Surachman
  2. Dianiati Soemantri Praptokoesoemo
    Cucu:
    • Nadia Siregar
    • Adik Siregar
    • Tatat Satya Siregar
  3. Hanani Soemantri Praptokoesoemo
    Cucu:
    • RA Syanny Warhamny Tanoedjiwa
    • R Muhammad Robbiq Verly Tanoedjiwa
    • RA Indry Susilawati Wirdiyani Tanoedjiwa
    • RA Noersyamsiah Tanoedjiwa

Istri kedua:
Soerti Oetami (tidak memiliki keturunan). Menikah setelah isteri pertama meninggal.

Pendidikan:

  • Inlandsche School (1 tahun)
  • Hollandsch-Inlandsche School (HIS), Blora (1926)
  • Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO), Surabaya (1926-1930)
  • Algemeene Middelbare School (AMS), Bandung (1930-1934)
  • Rechtshoogeschool te Batavia, Sociologisch Economisch, Batavia (1934-1942)
  • Course of Instruction in Social Welfare, London, UK (1957-1958)

Karier:

  1. Naimubu – Santoo Gizyutukan – Naimubu Zuki (1942-1945)
  2. Kementerian Sosial, Bagian Masjarakat (1945-1947)
  3. Kepala Balai Penyelidikan dan Penyanderaan Sosial (BPPS), Yogyakarta (1952-1966)
  4. Wakil Sekretaris-Djendral (1953)
  5. Sekretaris Jenderal Departemen Sosial RI (1953-1963)
  6. Menteri Sosial Ad Interim RI (1963)
  7. Pembantu Menteri Sosial Bidang Tehnis, Departemen Sosial RI (1963-1968)
  8. Pegawai Tinggi Departemen Sosial RI (1969)
  9. Pengurus Yayasan Guna Dharma (1952)
  10. Dosen Luar Biasa / Lektor Kepala Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (1952-1958)
  11. Guru Besar/ Dekan Universitas Muhammadiyah Jakarta (1961-1973, 1973-1977, 1977-1982, 1982-1985)
  12. Guru Besar Luar Biasa IKIP/Universitas Pendidikan Indonesia Bandung (1965-1975)
  13. Guru Besar PTK/STIK-PTIK Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Jakarta (1963-1978)
  14. Guru Besar Etika Sosial Universitas Padjadjaran Bandung (1976)
  15. Dewan Redaksi Penerbitan Buku Ilmu Administrasi Negara Lembaga Administrasi Negara – Anggota (1964)
  16. Guru Besar Sekolah Tinggi Ilmu Sosial / Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung (1975-1980)
  17. Guru Besar Sekolah Tinggi Akutansi / Politeknik Keuangan Negara STAN Jakarta (1981-1984)
  18. Guru Besar Luar Biasa Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Institut Pemerintahan Dalam Negeri Jakarta / IPDN Jakarta (1982-1986)
  19. Guru Besar Politeknik STIA LAN Jakarta (1978)
  20. Guru Besar FIPK Universitas Atma Jaya Jakarta (1973)
  21. Agences of International of Social Service In Indonesia (1967)
  22. Ketua I, Komite Nasional untuk Kesejahteraan Sosial (KNKS) (1967)
  23. Sekjen, Dewan Nasional Indonesia dan Kesejahteraan Sosial (DNIKS) (1970)
  24. Ketua Yayasan ‘Bunga Kemboja’, Jakarta Selatan (1976-1992)
  25. Ketua Yayasan Dana Bantuan, Jakarta Selatan (1976-1992)

Kunjungan Luar Negeri:

  • Madras, India (1952)
  • Washington, Amerika Serikat (1964)
  • Helsinki, Finlandia (1966)
  • International Conference in Social Assistance, Tokyo, Jepang (1966)
  • The Interregional Expert Meeting on Social Welfare Organization and Administration, Jenewa, Swiss (1967)

Organisasi:

  • Indonesische MULO Vereeniging (IMV) Perhimpunan Indonesia
    • Wakil Ketua, Surabaya
  • Jong Java
    • Anggota, Surabaya dan Bandung
  • Indonesia Moeda
    • Anggota Pengurus, Bandung
  • Unitas Studiosorum Indonesiesis (USI)
    • Anggota, Batavia
  • Perhimpoenan Peladjar-Peladjar Indonesia (PPPI)
    • Anggota, Batavia
  • Dewan Nasional Indonesia dan Kesejahteraan Sosial (DNIKS)
    • Sekjen, Jakarta

Karya:

  1. Organisasi Departemen Sosial: Salah seorang penyusun.
  2. Bimbingan Sosial: Cara-cara bimbingan sosial untuk mengalihkan anak-anak menjadi kurir-kurir yang membantu pejuang kemerdekaan.
  3. Lambang Pembangunan Kesejahteraan Sosial: Diciptakan pada 20 Desember 1949.
  4. Balai Persiapan Pekerjaan Sosial/Balai Penyelidikan dan Penyanderaan Sosial/Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (BPPS/BPKS/B2P3KS): Didirikan di Yogyakarta pada 1952.
  5. Moto “Tat Twam Asi (Kau adalah Aku): Diciptakan pada tahun 1958.
  6. Lembaga Sosial Desa (LSD): Pelopor pada 5 Mei 1952.
  7. Panti Rehabilitasi Penderita Cacat Netra “Wisma Tan Miyat”: Diresmikan pada 20 Desember 1959.
  8. Karang Taruna: Pencetus ide, pelaksanaan pada 26 September 1960.
  9. Dewan Nasional Indonesia dan Kesejahteraan Sosial (DNIKS): Salah satu pendiri.
  10. Fakultas Kesejahteraan Sosial di Universitas Muhammadiyah Jakarta: Pendiri pada 18 November 1961.
  11. Jurusan Penmas – Fakultas Ilmu Pendidikan IKIP/Universitas Pendidikan Indonesia: Pelopor.
  12. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta: Perintis.
  13. Sekolah Taman Kanak-Kanak “An Nur”: Berdasarkan Akta Notaris No.33, Tahun 1987, khusus untuk anak-anak terlantar.
  14. Yayasan Guna Dharma: Pengurus, didirikan oleh Sri Paduka Sultan Hamengkubuwana IX.

Penghargaan:

  1. Satyalantjana Peringatan Perjuangan Kemerdekaan (Keppres RI Nomor 454 TAHUN 1961).
  2. Satyalancana Dwidya Sistha
  3. Satyalancana Kebaktian Sosial
  4. Penghargaan sebagai pencetus/pencipta lambang pembangunan kesejahteraan sosial (Adicita Pekerjaan Sosial), 20 Desember 1949
  5. Award Perintis Pendidikan Pekerjaan/Kesejahteraan Sosial Indonesia Tahun 2002

Pusat Data Tokoh Indonesia

Sign up for a newsletter today!

Want the best of KWFeeds Posts in your inbox?

You can unsubscribe at any time

What's your reaction?


    Warning: Undefined array key "nonce" in /home/kabarwar/public_html/wp-content/plugins/newsy-reaction/class.newsy-reaction.php on line 342
  • 225
    Awesome
    Awesome

  • Warning: Undefined array key "nonce" in /home/kabarwar/public_html/wp-content/plugins/newsy-reaction/class.newsy-reaction.php on line 342
  • 15
    EW
    Ew!

  • Warning: Undefined array key "nonce" in /home/kabarwar/public_html/wp-content/plugins/newsy-reaction/class.newsy-reaction.php on line 342
  • 12
    FUNNY
    Funny

  • Warning: Undefined array key "nonce" in /home/kabarwar/public_html/wp-content/plugins/newsy-reaction/class.newsy-reaction.php on line 342
  • 9
    LOL
    Lol

  • Warning: Undefined array key "nonce" in /home/kabarwar/public_html/wp-content/plugins/newsy-reaction/class.newsy-reaction.php on line 342
  • 98
    Loved
    Loved

  • Warning: Undefined array key "nonce" in /home/kabarwar/public_html/wp-content/plugins/newsy-reaction/class.newsy-reaction.php on line 342
  • 53
    OMG
    Omg!
Leave Comment

Related Posts

Celebrity Philantrophy Amazing Stories About Stories