Sun,19 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Technology
  3. Rumor 90 Persen Karyawan Tokopedia Kena PHK, Ini Penjelasan Resmi dari TikTok

Rumor 90 Persen Karyawan Tokopedia Kena PHK, Ini Penjelasan Resmi dari TikTok

rumor-90-persen-karyawan-tokopedia-kena-phk,-ini-penjelasan-resmi-dari-tiktok
Rumor 90 Persen Karyawan Tokopedia Kena PHK, Ini Penjelasan Resmi dari TikTok
service
Foto: Generated by AI

Teknologi.id – Kabar mengenai 90 persen karyawan Tokopedia disebut terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) ramai menjadi perbincangan di media sosial. Informasi tersebut memicu berbagai spekulasi terkait kondisi internal Tokopedia setelah bergabung dengan TikTok Shop.

Namun, hingga saat ini belum ada bukti atau pernyataan resmi yang mengonfirmasi bahwa 90 persen karyawan Tokopedia benar-benar terkena PHK.

Di sisi lain, TikTok Indonesia membenarkan bahwa perusahaan memang sedang melakukan penyesuaian organisasi. Meski begitu, perusahaan tidak mengungkapkan jumlah karyawan maupun divisi yang terdampak.

Baca juga: Bukan Aplikasi Hemat Kuota! TikTok Go Ternyata Fitur Cari Diskon & Cuan

TikTok Akui Sedang Lakukan Penyesuaian Organisasi

Menanggapi kabar yang beredar, juru bicara TikTok Indonesia menjelaskan bahwa perusahaan tengah melakukan penyesuaian pada organisasi, khususnya di bidang riset dan pengembangan (Research & Development/R&D).

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang, sekaligus meningkatkan layanan bagi pengguna, kreator, dan penjual di platform.

TikTok juga mengakui bahwa proses tersebut bukan keputusan yang mudah.

“Ini bukan keputusan yang mudah, dan kami fokus untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekan kami yang terdampak selama masa transisi ini,” ujar juru bicara TikTok.

Benarkah 90 Persen Karyawan Tokopedia Kena PHK?

Meski isu ini ramai beredar di media sosial, TikTok tidak membenarkan angka 90 persen yang disebut-sebut dalam berbagai unggahan.

Hingga artikel ini ditulis, perusahaan belum memberikan rincian mengenai:

  • Jumlah karyawan yang terdampak.
  • Divisi selain R&D yang ikut terkena restrukturisasi.
  • Jadwal pelaksanaan penyesuaian organisasi.

Dengan demikian, klaim bahwa 90 persen karyawan Tokopedia terkena PHK masih belum dapat dipastikan kebenarannya.

TikTok Pastikan Tetap Berinvestasi di Indonesia

Di tengah proses restrukturisasi, TikTok menegaskan komitmennya untuk tetap mengembangkan bisnis di Indonesia.

Perusahaan menyatakan akan terus berinvestasi dalam pengembangan Tokopedia agar menjadi platform yang lebih baik bagi pengguna maupun penjual.

Selain itu, TikTok juga menegaskan komitmennya untuk mendukung pelaku usaha lokal melalui ekosistem e-commerce yang lebih berkelanjutan.

Baca juga: Jangan Sampai Keduluan! Begini Cara Reserve Username WhatsApp

Diduga Berkaitan dengan Integrasi TikTok Shop dan Tokopedia

Penyesuaian organisasi yang dilakukan perusahaan diduga masih berkaitan dengan proses integrasi bisnis setelah TikTok Shop resmi bergabung dengan Tokopedia pada awal 2024.

Sejak ByteDance menjadi pemegang saham mayoritas PT Tokopedia, kedua platform terus menyatukan berbagai fungsi operasional dan bisnis.

Meski demikian, TikTok belum memastikan apakah restrukturisasi terbaru ini merupakan bagian langsung dari proses integrasi tersebut.

Belum Ada Informasi Resmi Soal Divisi yang Terdampak

Hingga kini, perusahaan juga belum mengungkapkan unit kerja mana saja yang terdampak selain tim R&D.

Karena itu, berbagai informasi yang beredar di media sosial mengenai jumlah korban PHK maupun divisi tertentu masih sebatas spekulasi dan belum memperoleh konfirmasi resmi dari pihak TikTok.

Masyarakat pun diimbau untuk menunggu informasi resmi dari perusahaan sebelum mempercayai kabar yang beredar luas di media sosial.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(dwk)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.