EURO/USD1,17
%-0.02
Oil61,12
%-0.26
BTC0,000000
%0
ETH0,000000
%0
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Technology
  3. Ask.com Resmi Tutup Setelah 30 Tahun! Pionir Mesin Pencari Mirip Chatbot AI Pamit

Ask.com Resmi Tutup Setelah 30 Tahun! Pionir Mesin Pencari Mirip Chatbot AI Pamit

ask.com-resmi-tutup-setelah-30-tahun!-pionir-mesin-pencari-mirip-chatbot-ai-pamit
Ask.com Resmi Tutup Setelah 30 Tahun! Pionir Mesin Pencari Mirip Chatbot AI Pamit
0
Share

Share This Post

or copy the link

Foto: gresiksatu.com

Teknologi.id – Salah satu ikon sejarah internet dunia kini telah resmi mengakhiri perjalanannya. Situs mesin pencari populer, Ask.com, resmi ditutup pada 1 Mei 2026 setelah beroperasi selama kurang lebih tiga dekade. Layanan yang dahulu sangat dikenal dengan nama Ask Jeeves ini harus berpamitan kepada jutaan penggunanya sebagai bagian dari strategi penajaman fokus bisnis oleh perusahaan induknya, IAC.

Ask.com bukan sekadar mesin pencari biasa; ia merupakan pionir yang memperkenalkan konsep pencarian berbasis bahasa sehari-hari (natural language) jauh sebelum era kecerdasan buatan (AI) modern. Penutupan ini menandai berakhirnya era salah satu saksi bisu dinamika dunia digital sejak tahun 1990-an.

Cikal Bakal Teknologi Chatbot Modern

Foto: tekno.kompas.com

Diluncurkan pertama kali pada tahun 1996 oleh Garrett Gruener dan David Warthen, keunikan utama Ask Jeeves adalah kemampuannya menjawab pertanyaan lengkap yang diketikkan pengguna. Berbeda dengan mesin pencari lain di masanya yang hanya mengandalkan kata kunci, Ask Jeeves memungkinkan interaksi yang lebih manusiawi. Pendekatan inilah yang kini dianggap sebagai cikal bakal teknologi chatbot dan mesin pencari berbasis AI yang kita gunakan saat ini.

Layanan ini juga sangat ikonik berkat maskotnya, Jeeves, seorang kepala pelayan yang terinspirasi dari karakter karya P. G. Wodehouse. Sosok Jeeves yang siap menjawab segala masalah pengguna menjadi ikon internet legendaris pada era 90-anMeskipun sempat melakukan rebranding menjadi Ask.com pada tahun 2005 setelah diakuisisi oleh IAC, semangat interaksi tanya jawab tetap menjadi inti dari layanannya.

Baca juga: Google Translate Ultah ke-20: Rilis Fitur Latihan Pelafalan AI untuk Pengguna Android

Kalah Saing dan Pergeseran Fokus Bisnis

Seiring berkembangnya ekosistem internet, popularitas Ask mulai meredup akibat dominasi algoritma PageRank milik Google yang menawarkan hasil lebih cepat dan relevan. Pada tahun 2010, Ask akhirnya menghentikan pengembangan mesin pencarinya sendiri dan beralih fokus sepenuhnya ke layanan tanya jawab (Q&A). Meskipun model ini sempat membuatnya bertahan selama bertahun-tahun, Ask tidak pernah benar-benar kembali menjadi pemain utama di industri pencarian global.

Keputusan IAC untuk memensiunkan layanan ini diambil karena Ask.com dinilai tidak lagi kompetitif dan kurang berkontribusi terhadap pendapatan perusahaan. Penutupan ini merupakan bagian dari langkah efisiensi dan strategi IAC untuk lebih fokus pada lini bisnis pencarian yang lebih menguntungkan dan relevan dengan tren masa kini.

Baca juga: Google Meet Perluas Fitur Take Notes AI, Kini Bisa Catat Rapat Online dan Offline

Warisan Ask Jeeves di Era AI Modern

Meskipun layanannya telah tiada, Ask Jeeves meninggalkan jejak penting dalam evolusi cara manusia berinteraksi dengan informasi. Konsep pencarian berbasis bahasa alami yang mereka perkenalkan hampir tiga dekade lalu kini kembali relevan dan menjadi standar utama dalam interaksi chatbot AI masa kini. Pengguna sekarang semakin terbiasa mengajukan pertanyaan langsung ke sistem, persis seperti visi yang dibawa oleh Ask Jeeves sejak awal.

Penutupan Ask.com menjadi pengingat bahwa dalam industri teknologi, adaptasi dan inovasi yang berkelanjutan adalah kunci untuk bertahan hidup. Namun, sejarah akan selalu mencatat Ask.com sebagai salah satu pionir yang berani menawarkan cara baru dalam menjelajahi internet. Mari kita jadikan perjalanan panjang ini sebagai inspirasi bagi kemajuan teknologi di Indonesia untuk terus melahirkan inovasi yang mampu menjawab tantangan zaman secara berkelanjutan.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News

(AA/ZA)

0
mutlu
Mutlu
0
_zg_n
Üzgün
0
sinirli
Sinirli
0
_a_rm_
Şaşırmış
0
vir_sl_
Virüslü
Ask.com Resmi Tutup Setelah 30 Tahun! Pionir Mesin Pencari Mirip Chatbot AI Pamit
+ - 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.