Mon,27 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Manan Sahmin, Kue Tradisional Khas Palembang yang Banyak Dijumpai saat Momen Spesial

Manan Sahmin, Kue Tradisional Khas Palembang yang Banyak Dijumpai saat Momen Spesial

manan-sahmin,-kue-tradisional-khas-palembang-yang-banyak-dijumpai-saat-momen-spesial
Manan Sahmin, Kue Tradisional Khas Palembang yang Banyak Dijumpai saat Momen Spesial
service

Manan Sahmin, Kue Tradisional Khas Palembang yang Banyak Dijumpai saat Momen Spesial | Wikimedia Commons/Eryantii


Manan Sahmin adalah salah satu kue tradisional yang berasal dari daerah Palembang, Sumatra Selatan. Bagi Kawan yang tinggal di daerah Palembang dan sekitarnya, apakah pernah mencicipi kuliner tradisional yang satu ini sebelumnya?

Jika Kawan berkunjung ke Palembang, maka manan sahmin bisa menjadi salah satu opsi pilihan kuliner yang patut untuk dicicipi. Walaupun demikian, tidak mudah untuk menemui penjual yang menyediakan kue tradisional tersebut.

Keberadaan kue manan sahmin sudah tidak semasif dulunya lagi. Biasanya kue tradisional ini dapat Kawan jumpai pada momen spesial yang ada di tengah masyarakat.

Lantas bagaimana ulasan lebih lanjut seputar kue manan sahmin tersebut? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

Mengenal Manan Sahmin, Kue Tradisional Khas Palembang

Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian awal artikel, kue manan sahmin adalah salah satu kudapan tradisional yang dapat dijumpai di daerah Palembang, Sumatra Selatan. Selain itu, kue tradisional yang dikenal dengan nama lain manan samin ini juga menjadi salah satu kudapan khas yang ada di Jambi.

Dikutip dari buku Dwi Setiati yang berjudul Makanan Tradisional Masyarakat Jambi, nama kudapan tradisional ini diambil dari dua kata, yakni “Manan” dan “Sahmin” atau “Samin.”

Kata “Saman” memiliki arti sebagai makanan. Sementara itu, kata “Sahmin” atau “Samin” merujuk pada sejenis lemak atau mentega yang dipakai dalam adonan pembuatannya.

Pada dasarnya, manan sahmin adalah kudapan yang terbuat dari bahan dasar ubi jalar. Dalam proses pembuatannya, ubi jalar akan dihaluskan dan dicampurkan dengan beberapa bahan lainnya, sebelum dimasak dengan cara dipanggang.

Cita rasa kue manan sahmin sendiri cenderung pada manis. Selain itu, aroma dari kue tradisional ini juga khas yang berasal dari perpaduan ubi jalar dan pandan.

Makanan Para Bangsawan

Sebagai salah satu kudapan tradisional yang ada di Palembang, manan sahmin ternyata sudah berkembang di tengah masyarakat sejak lama. Bahkan kue tradisional ini diketahui sudah ada sejak masa kerajaan dulunya.

Menurut cerita yang beredar, kue manan sahmin diketahui sudah ada sejak masa Kesultanan Palembang Darussalam dulunya. Tidak semua orang dapat mengonsumsi kudapan tradisional tersebut pada waktu itu.

Kue manan sahmin hanya bisa dinikmati oleh kalangan bangsawan saja. Seiring berjalannya waktu, kue tradisional ini bisa dinikmati oleh siapa saja.

Keberadaan kue manan sahmin pada saat ini hanya bisa dijumpai dalam momen khusus saja. Misalnya, kudapan tradisional ini menjadi salah satu hidangan dalam pernikahan adat di Palembang.

Selain itu, kue manan sahmin biasanya juga ada saat momen Ramadan tiba.

Cara Membuat Manan Sahmin

Jika Kawan tertarik untuk mencoba kuliner tradisional ini, maka bisa membuatnya di rumah masing-masing. Dilihat dari laman Wikibuku, berikut resep dan cara membuat kue manan sahmin.

Bahan

  • Ubi jalar kuning (500gr)
  • Gula pasir (200 gr)
  • Telur (4 butir)
  • Santan kental (300 ml)
  • Margarin (60 gr)
  • Tepung protein sedang (160 gr)

Cara Membuat

  • Potong ubi jalar menjadi kecil. Setelah itu rebus hingga matang.
  • Haluskan ubi jalar dan campurkan dengan margarin yang sudah dilelehkan.
  • Aduk telur dengan gula. Setelah itu masukkan bahan lain beserta ubi yang sudah dihaluskan.
  • Jika adonan sudah kalis, masukkan ke dalam loyang yang sudah disediakan.
  • Panggang kue di suhu 160 derajat selama lebih kurang 60 menit.
  • Jika sudah masak, kue manan sahmin sudah bisa dihidangkan dan dinikmati bersama.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.