Fri,28 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Polres Bangkalan Rilis 23 Tersangka Kasus Narkoba

Polres Bangkalan Rilis 23 Tersangka Kasus Narkoba

polres-bangkalan-rilis-23-tersangka-kasus-narkoba
Polres Bangkalan Rilis 23 Tersangka Kasus Narkoba
service

Bangkalan (beritajatim.com) – Peredaran narkoba di Kabupaten Bangkalan kembali terbongkar. Dalam Operasi Tumpas Semeru 2026, Polres berhasil mengungkap 20 kasus tindak pidana narkotika dan mengamankan 23 tersangka.

Jumlah tersebut terdiri dari 22 laki-laki dan satu perempuan. Polisi juga menyita barang bukti narkotika dengan total berat mencapai 98,64 gram.

Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo mengatakan, puluhan tersangka tersebut diamankan dari berbagai wilayah selama operasi berlangsung.

“Sebanyak 20 kasus kami ungkap dengan 23 tersangka. Barang bukti yang diamankan 98,64 gram,” kata Wibowo saat konferensi pers di Mapolres Bangkalan, Jumat (28/08/2026).

Dari 23 tersangka, mayoritas diduga terlibat sebagai pengedar. Polisi mencatat 19 tersangka berperan sebagai pengedar, sedangkan empat lainnya merupakan pengguna.

Pengungkapan kasus narkoba tersebut tidak hanya terjadi di satu wilayah. Bangkalan Kota menjadi wilayah dengan jumlah kasus terbanyak, yakni lima kasus.

Sejumlah wilayah lain yang turut menjadi lokasi pengungkapan antara lain Kecamatan Kamal, Socah, Blega, Tanah Merah, Konang, Kwanyar, Tragah, Klampis dan Arosbaya.

Lima wilayah, yakni Bangkalan Kota, Kamal, Socah, Blega dan Tanah Merah, menjadi perhatian khusus kepolisian karena dinilai rawan terhadap peredaran narkotika.

“Dua perkara yang masuk target operasi berhasil diungkap, sedangkan target non-operasi mencapai 20 perkara,” ungkap Wibowo.

Menurutnya, hasil operasi tersebut menjadi gambaran bahwa peredaran narkotika masih menjadi persoalan serius di Bangkalan. Karena itu, kepolisian tidak akan berhenti pada penangkapan para tersangka, tetapi terus mengembangkan setiap perkara untuk membongkar jaringan di atasnya.

Penyidik juga masih mendalami asal-usul barang bukti narkotika yang disita dari para tersangka. Pengembangan dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam rantai peredaran narkoba tersebut.

“Perang terhadap narkoba harus terus kita tingkatkan. Kami berharap dukungan masyarakat terus diperkuat agar upaya pemberantasan serta pencegahan peredaran narkoba dapat dilakukan secara maksimal,” tegas Wibowo. [sar/but]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.