Fri,10 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Soroti Kasus Andrie Yunus, GNB Angkat Kembali Nilai Kemanusiaan ala Gus Dur

Soroti Kasus Andrie Yunus, GNB Angkat Kembali Nilai Kemanusiaan ala Gus Dur

soroti-kasus-andrie-yunus,-gnb-angkat-kembali-nilai-kemanusiaan-ala-gus-dur
Soroti Kasus Andrie Yunus, GNB Angkat Kembali Nilai Kemanusiaan ala Gus Dur
service

Jakarta, NU Online

Tokoh Gerakan Nurani Bangsa (GNB), Lukman Hakim Saifuddin menyoroti kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. 

Lukman kembali mengangkat nilai-nilai kemanusiaan yang telah diajarkan dari Presiden Keempat RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Ia menyiratkan bahwa Gus Dur pernah berpesan bahwa kekuasaan yang anti kritik dan koreksi akan selalu mengorbankan manusia.

“Pesan Gus Dur atas kejadian Andrie Yunus padahal Gus Dur pernah menyerukan “yang utama dari politik adalah kemanusiaan”,” katanya saat jumpa pers di Kantor KontraS, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Selain akan mengorbankan manusia, kata Lukman, pemerintah yang anti kritik pada akhirnya akan kehilangan basis legitimasi moral atas makna berbangsa dan bernegara. 

“Dalam konteks kekerasan yang dihadapi Andrie dan KontraS hari ini, terlihat indikasi adanya upaya kuat, sistematis dan terorganisasi bahwa Andrie menjadi target percobaan pembunuhan berencana,” kata Menteri Agama RI periode 2014-2019.

Bahkan, Lukman juga menerangkan bahwa kasus Andrie Yunus adalah salah satu bukti sejarah yang paling ironi dan vulgas pasca peristiwa pada 1998.

“Negara tidak berhasil melindungi orang-orang muda yang justru gigih menjaga nurani bangsa. Serangan ini tampaknya dimaksudkan untuk menimbulkan efek gentar,” katanya.

Lebih lanjut, ia menilai determinasi kaum muda yang dibalut dengan kekecewaan, dapat berkembang menjadi konsekuensi yang harus diterima oleh pemerintah.

Keadaan terkini Andrie Yunus 

Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Zumrotin Susilo, memaparkan bahwa Andrie Yunus saat ini masih menjalani perawatan usai terkena air keras sehingga menyebabkan luka bakar sekitar 20 persen, trauma kimia pada mata kanan dengan tingkat tiga pada fase akut.

“Kondisi tersebut menyebabkan penurunan tajam penglihatan serta kerusakan pada permukaan kornea,” katanya.

Serangan terhadap Andrie Yunus, katanya, adalah serangan kekerasan yang ditargetkan untuk generasi muda Indonesia yang kerap hanya dikategorikan sebagai bonus demografi belaka.

“Andrie Yunus, 27 Tahun, adalah figur dari Generasi Z Republik Indonesia. Usianya saat ini sama dengan negara saat menurunkan otoritarianisme Orde Baru,” katanya.

Mengutip keterangan yang diterima NU Online, GNB meminta agar pemerintah perlu menjawab situasi hari ini dengan tanggung jawab moral dan politik yang nyata. Mereka juga melampirkan tuntutan, diantaranya;

Pertama, membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta yang bekerja transparan, akuntabel, dan bebas intervensi; melibatkan profesional dari unsur pemerintah dan masyarakat sipil.

Kedua, ketentuan transisional seperti Pasal 74 UU TNI dicabut, agar asas kesetaraan di hadapan hukum sungguh-sungguh berlaku bagi semua warga, termasuk ketika anggota militer diduga terlibat dalam serangan terhadap warga sipil.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.