Tue,25 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Tersembunyi di Lumpur dan Dahan Bakau, Ular Ini Berbisa dan Tidak Segan Memangsa Ular Lain

Tersembunyi di Lumpur dan Dahan Bakau, Ular Ini Berbisa dan Tidak Segan Memangsa Ular Lain

tersembunyi-di-lumpur-dan-dahan-bakau,-ular-ini-berbisa-dan-tidak-segan-memangsa-ular-lain
Tersembunyi di Lumpur dan Dahan Bakau, Ular Ini Berbisa dan Tidak Segan Memangsa Ular Lain
service

Di hutan mangrove Asia Tenggara, ada ular yang tersembunyi sempurna di dua dunia sekaligus: di dahan rendah di antara dedaunan, dan di permukaan lumpur gelap di bawahnya. Warnanya bervariasi dari hitam legam, hijau gelap, abu-abu, hingga cokelat keunguan, menyatu sempurna dengan akar bakau, lumpur, dan bayangan kontras hutan pesisir. Siang hari ia hampir tidak bergerak, melingkar satu hingga dua meter dari permukaan, menunggu dengan kesabaran yang hampir tidak terlihat.

Namanya ular viper bakau (Trimeresurus purpureomaculatus), atau Mangrove Viper. Dan ia lebih berbahaya dari yang penampilannya sugestikan.

Ular ini termasuk kelompok pit viper dari famili Viperidae, dengan panjang maksimum sekitar 100 sentimeter. Di antara mata dan hidungnya terdapat organ lubang yang sangat sensitif terhadap panas inframerah, memungkinkannya mendeteksi bayangan panas mangsa berdarah panas dalam kegelapan total. Saat malam, ia menjadi pemburu aktif. Saat siang, kamuflasenya adalah senjata utama.

Bisanya bersifat hemotoksik, merusak jaringan sel, pembuluh darah, dan mengganggu sistem pembekuan darah. Selama ini gigitan ular pohon dianggap hanya menyebabkan efek lokal yang ringan. Bukti klinis menunjukkan sebaliknya. Sebuah laporan kasus dari Singapura mendokumentasikan seorang pria berusia 40 tahun yang digigit di tangan kanan oleh ular bakau. “Gigitannya berbisa parah, dapat menyebabkan efek lokal signifikan, seperti pembengkakan luas dan nekrosis jaringan,” tulis Mong dan Tan dalam publikasi mereka di jurnal Wilderness & Environmental Medicine (2016). Pasien akhirnya membaik setelah mendapat enam vial antivenom polivalen India, meski antivenom spesifik untuk ular bakau sendiri tidak tersedia secara lokal.

Persebarannya luas: Myanmar, Thailand, Kamboja, Vietnam, Singapura, Semenanjung Malaysia, dan Indonesia. Hutan mangrove adalah habitatnya yang ideal. Akar-akar bakau yang kompleks menyediakan tempat persembunyian sempurna, sementara ekosistem mangrove yang kaya menyediakan melimpahnya mangsa.

Tapi ada satu perilaku yang lama luput dari perhatian peneliti. Ular bakau dikenal sebagai ular arboreal yang jarang turun ke tanah. Sebuah observasi yang dipublikasikan di jurnal Herpetology Notes oleh Figueroa dan McCleary (2021) mengubah gambaran itu. Di hutan mangrove Pasir Ris Park, Singapura, seekor ular bakau juvenil turun ke lumpur dan memangsa seekor ular lumpur (Fordonia leucobalia). Peristiwa itu mendokumentasikan perilaku ofiofagi, memangsa ular lain, sekaligus membuktikan bahwa viper bakau adalah pemburu oportunis yang jauh lebih fleksibel dari yang diperkirakan. Ketika ada kesempatan, ia tidak ragu meninggalkan pohon dan mengejar mangsa di atas lumpur.

Viper bakau bukan ular yang agresif tanpa alasan. Ia menyerang cepat ketika merasa terancam, dan itulah yang membuatnya berbahaya bagi manusia yang tidak sengaja mendekat di habitat mangrove. Tapi di ekosistem tempat ia hidup, ia adalah predator puncak yang membantu menjaga keseimbangan populasi di salah satu habitat pesisir paling penting di dunia. Tersembunyi di lumpur dan dahan bakau, jarang terlihat, jarang diteliti, tapi selalu ada.

Kredit

Topik

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.