βš–οΈ Politik
AK
Ahmad Kosasih Marzuki

Warga Β· 16 Sep Β· 3 mnt baca

Opini

Nusron Wahid "Tiarap"?

Nusron Wahid "Tiarap"?

Nusron Wahid, Menteri ATR/BPN, masih tiarap. WA (Whatsapp) tak dibalas, telepon tak diangkat. Tapi, detak jantungnya, bisa jadi lebih cepat dari biasanya. Nada HP-nya mungkin silent tanpa notifikasi. Tapi, kebisingan bukan lagi di telinga, tapi di dalam dada.

Kalau saya, bukan 4 dari 8 tersangka yang diumumkan KPK semalam yang merupakan orang kepercayaan Menteri Nusron, melainkan ke-8-nya. Tidak hanya Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, legenda koruptor di Indonesia, Arif Sugiono, Erwin, dan Muhammad Fakhry.

Tapi juga, Lampri, yang merupakan Dirjen di Kementerian ATR/BPN. Dirjen mustahil bukan orang kepercayaan menteri. Lalu, Sontang Coin Manurung, Adrianto Pitojo Adi, dan Rizal Pahlevi. Semuanya adalah orang kepercayaan Menteri Nusron. Minimal, orang kepercayaan dari orang kepercayaan Menteri Nusron.

Jadi, wajar, Menteri Nusron masih tiarap. Bayangkan, semua unsur lengkap. Pejabat negara, pihak swasta, dan termasuk parpol. Dari parpol, Fahd Arafiq, memang satu partai pula dengan Menteri Nusron. Boleh dibilang, semua bidak-bidak yang "dimainkan" oleh sang mentari.

Entahlah, pembelaan seperti apa yang sedang dipersiapkan Menteri Nusron pada saat nanti muncul di hadapan publik? Tidak tahukah? Mainan anak-anak di bawahkah? Ditipu anak buah? Dikadalin bawahan? Atau apa? Kiranya, semuanya, belum ada yang pas sebagai kata-kata mujarab, alibi, atau alasan.

KPK belum menetapkan Menteri Nusron sebagai tersangka, baru bisa mengatakan bahwa 4 dari 8 tersangka adalah kepercayaan menteri, berarti masih terputus benang merah ke arah itu. Artinya, belum ada yang berani dari para tersangka atau orang yang dianggap kepercayaan menteri itu yang mau bicara. Masih bungkam. Masih melenan bulat-bulat sendiri.

Apalagi, ada si lejen Fahd Arafiq di dalamnya. Orang yang sudah tiga kali (hattrick) ditangkap KPK, dan terbukti tidak bisa lolos dari hukuman. Artinya, dia sudah berpengalaman. Kalau tertangkap, maka tanggung jawab sendiri-sendiri. Di kalangan mafia,  hukum seperti itu sudah menjadi semacam tradisi.

Gunakan Jasa Hukum

Memang, sulit korupsi dihapus dari negeri ini. Jangankan dalam kenyataan, dalam mimpi pun mungkin tidak akan pernah terjadi korupsi hilang di negeri ini. (ERIZAL)

#Nusron Wahid#Menteri ATR

0 Jawaban & Komentar

WK

Jadilah yang pertama menjawab.