EURO/USD1,17
%-0.02
Oil61,12
%-0.26
BTC0,000000
%0
ETH0,000000
%0
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Raymond/Joaquin akui kurang maksimal saat bersua ganda Thailand

Raymond/Joaquin akui kurang maksimal saat bersua ganda Thailand

raymond/joaquin-akui-kurang-maksimal-saat-bersua-ganda-thailand
Raymond/Joaquin akui kurang maksimal saat bersua ganda Thailand
0
Share

Share This Post

or copy the link

Jakarta (ANTARA) – Pebulu tangkis Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mengaku kurang tampil maksimal saat bersua ganda Thailand Pharanyu Kaosamaang/Worrapol Thongsa-Nga.

Dalam perempat final Badminton Asia Team Championships 2026 di Qingdao Qonson Arena, China, Jumat, Raymond/Joaquin kandas dari Pharanyu/Worrapol dua gim langsung 18-21, 19-21.

Kekalahan ini membawa Indonesia untuk sementara diimbangi Thailand 2-2.

Sebelumnya Moh Zaki Ubaidillah mengalahkan Panitchapon Teeraratsakul dua gim langsung 21-13, 22-20.

Lalu Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana harus mengakui ketangguhan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul 21-14, 15-21, 17-21.

Kemudian Prahdiska memetik kemenangan atas Purirat dengan rubber gim 21-7, 17-21, 21-18.

Baca juga: Ubed bawa Indonesia unggul atas Thailand 1-0

“Permainan kami kurang maksimal. Memang fokus dan konsentrasi di lapangannya menurun. Ganda Thailand bisa lebih tampil maksimal sementara kami tidak bisa memanfaatkan keadaan,” ujar Indra dikutip dari keterangan PBSI.

Senada dengan Indra, Joaquin mengatakan bahwa permainannya kurang lepas. Meski sempat mengejar di gim pertama namun masih kerap kehilangan intensitas permainannya.

“Di gim kedua kita kejar-kejaran poin, sudah sempat memimpin tapi kurang tahan. Terlalu banyak mengangkat bola dan itu menjadi senjata untuk lawan yang keduanya bertipe pemain belakang,” ungkap Joaquin.

Baca juga: Sempat alami masalah kaki, Prahdiska sumbang poin bagi Indonesia

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
mutlu
Mutlu
0
_zg_n
Üzgün
0
sinirli
Sinirli
0
_a_rm_
Şaşırmış
0
vir_sl_
Virüslü
Raymond/Joaquin akui kurang maksimal saat bersua ganda Thailand
+ - 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.