EURO/USD1,17
%-0.02
Oil61,12
%-0.26
BTC0,000000
%0
ETH0,000000
%0
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Trump Kaitkan Konflik Iran dengan Serangan 11/9

Trump Kaitkan Konflik Iran dengan Serangan 11/9

trump-kaitkan-konflik-iran-dengan-serangan-11/9
Trump Kaitkan Konflik Iran dengan Serangan 11/9
0
Share

Share This Post

or copy the link

Washington, Arina.id Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat (11/9/2026) menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan pernah melupakan serangan 11 September 2001 (11/9). Ia juga menyiratkan bahwa 25 tahun setelah serangan tersebut, Amerika Serikat masih melanjutkan “perang melawan teror” melalui konflik dengan Iran.

Berbicara di Pentagon setelah tidak menghadiri peringatan utama 11/9 di New York, Trump yang berasal dari Partai Republik juga menyerang kelompok yang disebutnya sebagai “fanatik” di dalam negeri, yang tampaknya ditujukan kepada Partai Demokrat.

“Hari ini kita memperbarui sumpah suci yang pertama kali kita ucapkan atas nama mereka seperempat abad lalu. Kita tidak akan pernah, tidak akan pernah lupa. Itulah mengapa kita berperang hari ini,” kata Trump dalam pidatonya.

“Kita tidak punya pilihan. Hanya ada kemenangan. Kita berjuang keras. Kita berjuang untuk menang,” lanjut presiden yang didampingi Ibu Negara Melania Trump tersebut.

Salah satu pesawat yang dibajak dalam serangan 11/9 menabrak Pentagon di Washington. Sebanyak 184 orang tewas dalam serangan tersebut. Mereka dikenang dalam upacara dengan bunyi lonceng tunggal saat nama-nama korban dibacakan.

Sementara itu, para presiden Amerika Serikat sebelumnya memperingati sejumlah hari jadi penting serangan 11/9 dengan mengunjungi beberapa lokasi, termasuk New York. Kota tersebut menjadi lokasi dengan jumlah korban terbanyak, yakni 2.977 orang, dalam serangan terhadap kompleks World Trade Center.

Trump kemudian mengaitkan perang melawan Al-Qaeda yang dilancarkan oleh pendahulunya dari Partai Republik, George W. Bush, dengan perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang kini memasuki bulan ketujuh.

“Hari ini kita memberi penghormatan kepada setiap anggota militer Amerika Serikat yang bertugas dalam ‘Perang Melawan Teror’. Ini adalah perang melawan teror yang sakit dan mengerikan,” kata Trump.

“Dan kami memberi penghormatan kepada para anggota militer yang saat ini bertugas untuk memastikan negara sponsor terorisme nomor satu di dunia, Republik Islam Iran, tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.”

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth juga melontarkan kritik keras terhadap Iran dalam sambutannya pada upacara di Pentagon.

“Selama enam bulan terakhir, kami telah menghancurkan negara sponsor terorisme paling aktif di dunia. Para pejuang kami telah menghadapi teokrasi Islam yang telah menginginkan kematian kami selama hampir setengah abad,” kata Hegseth.

Perang Iran kini mengalami kebuntuan. Iran sebagian besar masih mempertahankan kendalinya atas Selat Hormuz dan membuat harga minyak tetap tinggi, meskipun terjadi saling serang secara sporadis dengan Amerika Serikat.

Trump juga mengalihkan perhatian pada situasi politik dalam negeri. Sehari sebelumnya, dalam sebuah konvensi Partai Republik untuk pemilihan sela AS, Trump dan Wakil Presiden JD Vance menuduh Partai Demokrat bersimpati kepada para pelaku serangan 11/9.

“Seperempat abad setelah 9/11, kita juga tahu bahwa respons terakhir terhadap kekejaman tersebut dan kemenangan mutlak atas para pelakunya tidak akan ditemukan di medan perang asing,” kata Trump.

Trump kemudian menceritakan kisah seorang petugas pemadam kebakaran yang tewas dalam serangan 11/9. Putra korban tersebut kemudian menjadi veteran Angkatan Laut AS.

Menurut Trump, kisah itu menunjukkan bahwa “kita dapat menjadi bangsa yang para pahlawannya bukanlah fanatik terhadap sebuah tujuan yang abstrak.”

Dalam pidatonya pada konvensi Partai Republik, Rabu (9/9/2026), Trump juga menggunakan istilah serupa.

“Dengan suara Anda dalam pemilu ini, Anda dapat mengatakan kepada orang-orang gila dan fanatik sayap kiri ini bahwa Amerika tidak untuk dijual kepada mereka atau kepada siapa pun,” ujar Trump.

Dalam konvensi tersebut, anggota Partai Republik berulang kali menyerang Abdul El-Sayed, kandidat Senat dari Partai Demokrat yang berhaluan kiri, terkait unggahan media sosialnya sebelumnya mengenai serangan 11/9.

Serangan 9/11 merupakan rangkaian empat serangan bunuh diri terkoordinasi yang dilakukan kelompok teroris Al-Qaeda terhadap Amerika Serikat pada 11 September 2001.

Sebanyak 19 teroris membajak empat pesawat komersial. Dua pesawat menabrak Menara Kembar World Trade Center di New York City hingga menyebabkan kedua gedung tersebut runtuh.

Pesawat ketiga menabrak Pentagon di dekat Washington, D.C. Sementara itu, penumpang pesawat keempat melawan para pembajak sehingga pesawat tersebut jatuh di sebuah lapangan dekat Shanksville, Pennsylvania, sebelum mencapai target yang dituju.

Hampir 3.000 orang tewas dalam serangan tersebut. Setelah itu, lebih banyak orang meninggal akibat penyakit yang berkaitan dengan 11/9, termasuk penyakit yang disebabkan paparan debu beracun.

0
mutlu
Mutlu
0
_zg_n
Üzgün
0
sinirli
Sinirli
0
_a_rm_
Şaşırmış
0
vir_sl_
Virüslü
Trump Kaitkan Konflik Iran dengan Serangan 11/9
+ - 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.