Tue,21 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Features
  3. Kronologi Penangkapan Marimutu Sinivasan dan Dugaan Keterlibatan Orang Dalam

Kronologi Penangkapan Marimutu Sinivasan dan Dugaan Keterlibatan Orang Dalam

kronologi-penangkapan-marimutu-sinivasan-dan-dugaan-keterlibatan-orang-dalam
Kronologi Penangkapan Marimutu Sinivasan dan Dugaan Keterlibatan Orang Dalam
service

Marimutu Sinivasan Ditangkap di Perbatasan: Kronologi Mengejutkan & Dugaan Keterlibatan Orang Dalam!


Marimutu Sinivasan Ditangkap di Perbatasan: Kisah yang Mengejutkan Publik!

TL;DR:

  • Marimutu Sinivasan, Obligor BLBI, ditangkap di PLBN Entikong saat akan ke Malaysia.
  • Dalihnya adalah untuk berobat, tetapi kondisi dan rutenya mencurigakan.
  • Dugaan intervensi dari pihak terkait membuat penangkapan ini makin dramatis.

Kronologi Penangkapan Marimutu Sinivasan di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Pada Minggu, 8 September 2024, Marimutu Sinivasan, tokoh kontroversial yang terkait dengan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), mencoba melintasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong. Marimutu, yang didampingi oleh supir dan ajudannya, menggunakan mobil Alphard putih untuk menuju Kuching, Malaysia. Namun, saat petugas imigrasi memindai paspornya, ditemukan bahwa Marimutu masuk dalam daftar cekal.

Petugas Imigrasi Entikong dengan cepat mengambil tindakan, menahan paspor dan menggagalkan perjalanan tersebut. Menariknya, ajudan Marimutu berupaya melakukan intervensi, memaksa agar Marimutu bisa segera menyeberang ke Malaysia dengan dalih pengobatan. Namun, petugas tetap tegas dalam menjalankan tugasnya.


Bisnis-Bisnis yang Terlibat: Entitas Milik Marimutu Sinivasan

Marimutu Sinivasan tidak hanya dikenal sebagai pengusaha di Indonesia, tetapi juga terhubung dengan berbagai perusahaan di luar negeri. Beberapa di antaranya adalah:

  • Pipeline Trust Company Limited (Kepulauan Cook)
  • Cluster Limited (Inggris)
  • Pan European Fibres Limited (Inggris)
  • Polysindo (Mauritius) Ltd (Mauritius)

Perusahaan-perusahaan ini diduga digunakan oleh Marimutu sebagai alat untuk menghindari kewajiban keuangan yang masih mengganjal terkait BLBI.


20 Obligor BLBI dan Kewajiban Mereka, Termasuk Marimutu Sinivasan

Tidak hanya Marimutu Sinivasan, 20 konglomerat lainnya juga memiliki utang kepada negara dalam skandal BLBI. Berikut daftar 8 besar di antaranya:

  1. Kaharudin Ongko – Rp 8.187 miliar
  2. Trijono Gondokusumo – Rp 4.893 miliar
  3. David Nusa Wijaya – Rp 4.308 miliar
  4. Setiawan Harjono – Rp 3.579 miliar
  5. Samadikun Hartono – Rp 2.525 miliar
  6. Hindarto Tantular – Rp 1.470 miliar
  7. Sujanto Gondokusumo – Rp 822 miliar
  8. Marimutu Sinivasan – Rp 790 miliar

Aset Tanah Texmaco yang Disita Satgas BLBI

Marimutu juga terkait dengan Texmaco Group, yang asetnya disita oleh Satgas BLBI. Di antara aset yang disita adalah:

  1. Kabupaten Subang, Jawa Barat – 519 bidang tanah seluas 333,3 hektare.
  2. Kota Batu, Jawa Timur – 10 bidang tanah seluas 8,3 hektare.

Timeline Kasus Marimutu Sinivasan: Pelarian, Penangkapan, dan Tuntutan Hukum

  • 1997-1998: Texmaco Group menerima dana talangan BLBI.
  • 2006: Marimutu kabur dari Indonesia.
  • 2008: Marimutu menyerahkan diri setelah buron.
  • 2021: Presiden Joko Widodo membentuk Satgas BLBI.
  • 2024: Penangkapan terbaru Marimutu saat hendak melarikan diri ke Malaysia.

Kenapa Marimutu Sinivasan Lebih Memilih Jalan Darat yang Lama?

Kecurigaan muncul karena rute yang dipilih oleh Marimutu Sinivasan sangat tidak logis. Mengapa seseorang yang sakit memilih jalur darat yang memakan waktu hingga 12 jam dari Jakarta ke Kuching, Malaysia, padahal ada penerbangan langsung yang hanya memakan waktu 2 jam? Petugas imigrasi pun curiga, apalagi dengan usia Marimutu yang sudah 87 tahun.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.