Sat,23 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. 10 Kebiasaan Sepele Diam-diam Bikin Gula Darah Naik, Termasuk Sering Lihat HP Malam Hari

10 Kebiasaan Sepele Diam-diam Bikin Gula Darah Naik, Termasuk Sering Lihat HP Malam Hari

10-kebiasaan-sepele-diam-diam-bikin-gula-darah-naik,-termasuk-sering-lihat-hp-malam-hari
10 Kebiasaan Sepele Diam-diam Bikin Gula Darah Naik, Termasuk Sering Lihat HP Malam Hari
service

Jakarta

Seiring meningkatnya kesadaran tentang bagaimana kadar gula darah tinggi memengaruhi kesehatan, kebanyakan orang berupaya untuk memperbaiki pola makan. Namun, menjaga glukosa yang seimbang bukan hanya dari diet, melainkan juga kebiasaan sehari-hari.

Kadar gula darah tinggi atau hiperglikemia terjadi ketika tubuh kekurangan insulin (hormon) atau jika tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar (resistensi insulin).

Jika hiperglikemia tidak diobati dalam jangka waktu lama, kondisi tersebut berisiko merusak saraf, pembuluh darah, jaringan, hingga organ tubuh. Kadar gula darah yang sangat tinggi juga dapat memicu komplikasi kaut yang mengancam jiwa, Bunda.

Oleh karena itu, memahami kebiasaan yang memicu naiknya kadar gula darah dapat membantu memperkirakan perubahannya dengan lebih akurat.

Mengatur berbagai faktor yang berpengaruh juga menjadi langkah penting untuk menjaga kestabilan, meski sebagian di antaranya mungkin berada di luar kendali sehingga diperlukan kemampuan menyesuaikan diri dengan tepat.

Berikut beberapa kebiasaan sehari-hari yang sebaiknya Bunda hindari karena bisa meningkatkan kadar gula darah:

1. Kurang tidur

Dilansir dari laman Vogue, sebuah penelitian menemukan bahwa hanya satu malam kurang tidur dapat secara signifikan mengurangi sensitivitas insulin dan meningkatkan gula darah, sekalipun pada orang sehat.

Hal ini terjadi karena ketika tubuh lelah, ia memproses gula lebih lambat dan menjadi kurang efisien, Bunda.

2. Dehidrasi

Minum air yang cukup merupakan kunci kesehatan. Sebaliknya, kekurangan cairan tubuh tidak hanya menyebabkan sakit kepala dan kelelahan, tetapi juga meningkatkan konsentrasi zat terlarut dalam darah, termasuk glukosa.

Studi menunjukkan bahwa dehidrasi dapat meningkatkan kadar gula darah tidak hanya melalui efek konsentrasi ini, tetapi juga melalui reaksi normal, seperti peningkatan pelepasan vasopresin dan kortisol.

Mereka yang sering minum terlalu sedikit air memiliki risiko lebih tinggi terkena hiperglikemia, yang juga dikenal sebagai gula darah tinggi kronis.

3. Sering konsumsi pemanis buatan

Dilansir dari laman CDC, meskipun masih membutuhkan banyak penelitian, beberapa studi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pemanis buatan dapat meningkatkan kadar gula darah.

Mengonsumsi minuman manis secara teratur dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan sindrom metabolik.

4. Melewatkan sarapan

Melewatkan waktu makan pagi menyebabkan tubuh melepaskan glukosa yang tersimpan dan hormon stres kortisol. Keduanya menyebabkan lonjakan kadar gula darah.

Coba sarapan setiap hari untuk menghindari makan berlebihan di siang hari dan mengurangi lonjakan gula darah setelah makan siang dan makan malam.

5. Duduk dalam waktu lama

Tahukah Bunda? Tubuh manusia dirancang untuk tidak duduk selama berjam-jam. Duduk dalam waktu lama tidak hanya berbahaya bagi otot, tetapi juga merusak metabolisme, mengganggu pengaturan gula darah, tekanan darah, dan pembakaran lemak.

Studi ilmiah menunjukkan bahwa orang yang duduk selama delapan jam atau lebih per hari memiliki risiko diabetes yang jauh lebih tinggi, bahkan dengan olahraga teratur.

6. Konsumsi kafein berlebihan

Penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak kafein dapat menurunkan sensitivitas insulin dalam jangka pendek, menyebabkan tubuh memproses gula lebih lambat.

7. Stres

Tampaknya bukan rahasia lagi bahwa mengalami stres dapat menyebabkan peningkatan kortisol dan adrenalin. Hormon-hormon ini meningkatkan kadar gula darah untuk menyediakan energi bagi respons ‘lawan atau lari’.

Bahkan, pertengkaran, ujian, atau presentasi penting dapat meningkatkan kadar gula darah dalam jangka pendek. Itulah mengapa sangat penting untuk mengambil waktu istirahat singkat untuk olahraga atau melakukan pernapasan secara perlahan, yang terbukti bisa mengurangi stres.

8. Sering melihat layar handphone pada malam hari

Sebagian besar orang mungkin sering melihat ponsel sambil berbaring di tempat tidur pada malam hari. Namun, kecanduan screen time malam-malam tidak hanya buruk untuk waktu tidur, tetapi juga tidak baik untuk glukosa.

Pencahayaan buatan ini telah terbukti meningkatkan kadar insulin karena mengurangi ritme sirkadian, yang berkaitan erat dengan metabolisme gula.

Bahkan, pencahayaan redup selama tidur memiliki efek yang terukur pada gula darah, jadi jika ingin menangkal efeknya, sebaiknya hindari layar sepenuhnya pada jam terakhir sebelum tidur.

9. Sering mengonsumsi fast food

Fast food atau makanan siap saji penuh dengan karbohidrat olahan, lemak tidak sehat, dan kalori berlebih, yang dapat meningkatkan kadar gula darah.

Untuk itu, Bunda disarankan untuk mencoba menyiapkan lebih banyak makanan di rumah dengan bahan-bahan yang ramah bagi kadar gula darah, seperti protein tanpa lemak lemak sehat, dan karbohidrat tinggi serat.

10. Fenomena fajar

Kadar gula darah secara alami meningkat di pagi hari, memberi sinyal kepada tubuh bahwa sudah waktunya untuk bangun. Pada orang dengan resistensi insulin, di mana glukosa menumpuk dalam darah, hal ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah.

Nah, itulah beberapa kebiasaan sehari-hari yang mungkin bisa bikin kadar gula darah naik. Semoga bermanfaat dan hati-hati, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/rap)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.