Wed,20 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. 3 Cara Menjaga Keluarga dalam Hubungan Jarak Jauh

3 Cara Menjaga Keluarga dalam Hubungan Jarak Jauh

3-cara-menjaga-keluarga-dalam-hubungan-jarak-jauh
3 Cara Menjaga Keluarga dalam Hubungan Jarak Jauh
service

Mubadalah.id – Dalam menjalani hubungan jarak jauh, menjaga komunikasi saja sering kali belum cukup untuk memastikan keutuhan dan keharmonisan rumah tangga.

Ada berbagai aspek lain yang juga perlu diperhatikan agar hubungan tetap sehat dan saling menguatkan, meski dipisahkan oleh jarak. Mulai dari mengelola kerinduan, menjaga stabilitas emosional keluarga, hingga memastikan anak tetap mendapatkan perhatian yang utuh dari kedua orang tua.

karena itu, diperlukan langkah-langkah konkret yang dapat membantu pasangan tetap kuat menghadapi jarak, sebagaimana berikut ini:

Pertama, menjadwalkan pertemuan. Hubungan yang terpisah jarak tentu menyimpan rindu yang mendalam. Oleh karena itu, penting untuk menjadwalkan pertemuan secara rutin guna melepas kerinduan sekaligus memenuhi hak nafkah batin. Jika jadwal pertemuan sudah disepakati, sebaiknya tidak dibatalkan atau ditunda tanpa alasan yang jelas.

Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan yang telah keduanya bangun. Jika hanya sekali atau dua kali, mungkin pasangan masih bisa memaklumi. Namun, jika terjadi berulang kali, hal tersebut dapat menimbulkan tanda tanya dan kecurigaan yang berpotensi merusak hubungan.

Kedua, memberi pengertian pada anak. Jika pasangan telah memiliki anak, kehadiran ayah dan ibu secara bersama sangat penting bagi pembentukan karakter anak. Anak membutuhkan figur keduanya sekaligus. Ketika salah satu tidak hadir, anak tentu akan merasakannya dan mencarinya.

Oleh karena itu, orang tua perlu memberikan penjelasan kepada anak mengenai kondisi yang sedang terjadi, bahwa untuk sementara waktu mereka tidak dapat tinggal bersama. Dengan begitu, anak dapat memahami situasi yang keluarganya hadapi.

Ketiga, memperbanyak kegiatan yang positif. Hal ini penting untuk menghindarkan diri dari pengaruh negatif saat pasangan tidak berada di samping.

Sebab, kesibukan dalam kegiatan yang positif dapat membantu mengurangi rasa rindu kepada keluarga. Berbagai aktivitas bermanfaat bisa ia ikuti untuk mengatasi kejenuhan dan kerinduan yang terpendam. Dengan demikian, tidak ada ruang bagi diri untuk terlibat dalam hal-hal negatif di luar. []

*)Sumber Tulisan: Buku Fondasi Keluarga Sakinah hlm 136-137

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.