Mubadalah.id – Dalam menjalani hubungan jarak jauh, menjaga komunikasi saja sering kali belum cukup untuk memastikan keutuhan dan keharmonisan rumah tangga.
Ada berbagai aspek lain yang juga perlu diperhatikan agar hubungan tetap sehat dan saling menguatkan, meski dipisahkan oleh jarak. Mulai dari mengelola kerinduan, menjaga stabilitas emosional keluarga, hingga memastikan anak tetap mendapatkan perhatian yang utuh dari kedua orang tua.
karena itu, diperlukan langkah-langkah konkret yang dapat membantu pasangan tetap kuat menghadapi jarak, sebagaimana berikut ini:
Pertama, menjadwalkan pertemuan. Hubungan yang terpisah jarak tentu menyimpan rindu yang mendalam. Oleh karena itu, penting untuk menjadwalkan pertemuan secara rutin guna melepas kerinduan sekaligus memenuhi hak nafkah batin. Jika jadwal pertemuan sudah disepakati, sebaiknya tidak dibatalkan atau ditunda tanpa alasan yang jelas.
Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan yang telah keduanya bangun. Jika hanya sekali atau dua kali, mungkin pasangan masih bisa memaklumi. Namun, jika terjadi berulang kali, hal tersebut dapat menimbulkan tanda tanya dan kecurigaan yang berpotensi merusak hubungan.
Kedua, memberi pengertian pada anak. Jika pasangan telah memiliki anak, kehadiran ayah dan ibu secara bersama sangat penting bagi pembentukan karakter anak. Anak membutuhkan figur keduanya sekaligus. Ketika salah satu tidak hadir, anak tentu akan merasakannya dan mencarinya.
Oleh karena itu, orang tua perlu memberikan penjelasan kepada anak mengenai kondisi yang sedang terjadi, bahwa untuk sementara waktu mereka tidak dapat tinggal bersama. Dengan begitu, anak dapat memahami situasi yang keluarganya hadapi.
Ketiga, memperbanyak kegiatan yang positif. Hal ini penting untuk menghindarkan diri dari pengaruh negatif saat pasangan tidak berada di samping.
Sebab, kesibukan dalam kegiatan yang positif dapat membantu mengurangi rasa rindu kepada keluarga. Berbagai aktivitas bermanfaat bisa ia ikuti untuk mengatasi kejenuhan dan kerinduan yang terpendam. Dengan demikian, tidak ada ruang bagi diri untuk terlibat dalam hal-hal negatif di luar. []
*)Sumber Tulisan: Buku Fondasi Keluarga Sakinah hlm 136-137





Comments are closed.