Sat,23 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Prihatin Banjir Rob dan Abrasi di Aceh Utara, Ansor Aceh: Pemerintah Perlu Beri Perhatian Serius

Prihatin Banjir Rob dan Abrasi di Aceh Utara, Ansor Aceh: Pemerintah Perlu Beri Perhatian Serius

prihatin-banjir-rob-dan-abrasi-di-aceh-utara,-ansor-aceh:-pemerintah-perlu-beri-perhatian-serius
Prihatin Banjir Rob dan Abrasi di Aceh Utara, Ansor Aceh: Pemerintah Perlu Beri Perhatian Serius
service

Banda Aceh, NU Online

Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Aceh menyampaikan keprihatinan atas bencana banjir rob dan abrasi pantai yang melanda sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Aceh Utara sejak sepekan terakhir.

Ketua PW GP Ansor Aceh, H Azwar Agani, mengatakan kondisi warga pesisir perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah, terutama karena banjir rob dan abrasi tersebut berdampak langsung terhadap rumah warga, badan jalan, area persawahan, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami dari Ansor Aceh menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi saudara-saudara kita di pesisir Aceh Utara. Warga yang rumahnya masih tergenang dan harus mengungsi tentu membutuhkan perhatian dan bantuan segera,” ujar Azwar di Banda Aceh, Jumat (22/5/2026).

Banjir rob akibat pasang purnama tersebut mulai terjadi sejak Jumat, 15 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB. Hingga kini, sebagian permukiman warga di sejumlah kecamatan masih tergenang air laut pasang. Gelombang laut tinggi juga memicu abrasi pantai yang berdampak pada fasilitas umum dan lahan pertanian masyarakat.

Berdasarkan keterangan Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Aceh, banjir rob masih menggenangi sebagian rumah warga di Kecamatan Lapang, Seuneuddon, Samudera, Dewantara, dan Muara Batu.

Wilayah terdampak di antaranya Gampong Kuala Cangkoi, Matang Baroh, Kuala Keureuto, Kuala Lhok Puuk, Kuala Sawang, Blang Nibong, Glumpang Sulu Timu, Bluka Teubai, Bungkaih, Cot Seurani, dan Meunasah Drang.

Sejumlah warga juga masih mengungsi ke rumah kerabat karena rumah mereka belum dapat ditempati. Di Gampong Kuala Cangkoi, sebanyak 56 kepala keluarga atau 224 jiwa mengungsi. Di Gampong Matang Baroh terdapat 103 kepala keluarga terdampak, sementara di Gampong Kuala Keureuto sebanyak 20 kepala keluarga atau 58 jiwa turut mengungsi.

Azwar meminta pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, BPBD, dinas sosial, dinas kesehatan, dan instansi terkait memperkuat koordinasi penanganan di lapangan. Menurutnya, warga terdampak membutuhkan bantuan cepat berupa kebutuhan pokok, air bersih, makanan siap saji, layanan kesehatan, perlengkapan tidur, serta perhatian khusus bagi anak-anak dan lansia.

“Dalam situasi seperti ini, kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan. Kami berharap bantuan logistik, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar warga dapat segera dipastikan sampai kepada masyarakat terdampak,” katanya.

Ia menambahkan, banjir rob dan abrasi di wilayah pesisir Aceh Utara bukan hanya persoalan sesaat. Karena itu, selain penanganan darurat, pemerintah juga perlu menyiapkan langkah jangka panjang agar masyarakat tidak terus menghadapi bencana serupa setiap tahun.

Menurut Azwar, pemerintah perlu memperkuat program mitigasi pesisir, seperti pembangunan tanggul pengaman pantai, rehabilitasi kawasan abrasi, penanaman mangrove, perbaikan drainase, serta kajian relokasi bagi rumah warga yang berada di titik sangat rawan.

“Kami berharap persoalan banjir rob dan abrasi ini mendapat perhatian serius. Masyarakat pesisir tidak boleh dibiarkan menghadapi ancaman yang sama setiap tahun tanpa solusi jangka panjang,” ujarnya

Azwar juga mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi kepemudaan, lembaga sosial, dan komunitas kemanusiaan untuk ikut membantu warga terdampak sesuai kemampuan masing-masing.

“Ansor Aceh mengajak semua pihak memperkuat kepedulian. Bantuan sekecil apa pun sangat berarti bagi warga yang sedang menghadapi musibah,” katanya.

Ia berharap pemerintah segera memastikan penanganan darurat berjalan maksimal, sekaligus menyusun kebijakan perlindungan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

“Keselamatan warga pesisir harus menjadi prioritas. Semoga pemerintah hadir lebih cepat, lebih dekat, dan lebih serius dalam membantu masyarakat terdampak,” pungkasnya

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.