Sun,12 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Teguhkan Integritas Lewat Pemuliaan Tribrata

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Teguhkan Integritas Lewat Pemuliaan Tribrata

jelang-hari-bhayangkara-ke-80,-polda-jatim-teguhkan-integritas-lewat-pemuliaan-tribrata
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Teguhkan Integritas Lewat Pemuliaan Tribrata
service

Surabaya (beritajatim.com) – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jawa Timur menggelar Upacara Pemuliaan Nilai-Nilai Luhur Tribrata dan Pataka Polda Jatim yang bertuliskan “Tan Hana Dharma Mangrwa”. Kegiatan berlangsung di Gedung Patuh Markas Besar Polda Jatim, Jumat (26/6/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolda Jatim, para pejabat utama, serta personel gabungan dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Jatim. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara sekaligus sarana memperkokoh semangat pengabdian seluruh anggota kepolisian.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menjelaskan bahwa upacara ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momen penting untuk mengingat, menghayati, dan mengamalkan kembali nilai-nilai luhur Tribrata sebagai pedoman hidup dan etika profesi.

“Tujuannya adalah menyucikan nilai luhur tersebut agar menjadi landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemuliaan Pataka “Tan Hana Dharma Mangrwa” mengandung makna mendalam. Frasa tersebut berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti “Tidak Ada Kebenaran yang Mendua”, diambil dari Kitab Sutasoma karya Mpu Tantular. Falsafah ini menjadi pengingat bagi setiap anggota Polri untuk senantiasa menjunjung tinggi kejujuran, kebenaran, dan integritas dalam bertindak.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin meneguhkan kembali komitmen seluruh personel untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjalankan peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional dan berintegritas,” tegas Kombes Abast.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 juga dimaknai sebagai waktu refleksi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. (uci/kun)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.