Sun,26 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Tim PBNU Tinjau Tiga Pesantren di Cirebon sebagai Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU

Tim PBNU Tinjau Tiga Pesantren di Cirebon sebagai Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU

tim-pbnu-tinjau-tiga-pesantren-di-cirebon-sebagai-calon-lokasi-muktamar-ke-35-nu
Tim PBNU Tinjau Tiga Pesantren di Cirebon sebagai Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU
service

Cirebon, NU Online

Cirebon menjadi salah satu daerah yang diusulkan sebagai calon tuan rumah Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Untuk menilai kesiapan lokasi, tim Panitia Muktamar Ke-35 NU melakukan survei ke tiga pesantren di Kabupaten Cirebon, yakni Pondok Buntet Pesantren, Pondok Pesantren Kempek, dan Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Sabtu (4/7/2026).

Tim survei terdiri atas Katib Syuriyah PBNU KH Abu Yazid Al-Busthami, Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU H Amir Ma’ruf, Bendahara PBNU H Nuruzzaman, serta staf PBNU Hj Qonitatul Ulya. Turut mendampingi Ketua PWNU Jawa Barat KH Juhadi Muhammad, Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Cirebon KH Wawan Arwani, dan Ketua PCNU Kabupaten Cirebon KH Aziz Hakim Syaerozi.

“Insyaallah, ini memenuhi,” kata KH Abu Yazid Al-Busthami kepada NU Online di Pondok Buntet Pesantren.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa hasil survei belum menentukan lokasi penyelenggaraan. Keputusan akhir akan ditetapkan oleh Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) Muktamar pada rapat yang dijadwalkan berlangsung Selasa (7/7/2026).

“Semua nanti berpulang kepada keputusan panitia, baik SC maupun OC,” lanjutnya.

Kiai Yazid menjelaskan, Pondok Buntet Pesantren memiliki gedung berkapasitas besar. Jika masih diperlukan ruang tambahan, tersedia lapangan yang selama ini telah digunakan untuk berbagai kegiatan berskala besar, termasuk haul yang dihadiri ribuan jamaah.

Menurutnya, lokasi Muktamar harus mampu menampung ruang sidang komisi dan pleno, didukung akses transportasi yang memadai serta ketersediaan akomodasi. Pasalnya, Muktamar diperkirakan diikuti sekitar 5.000 hingga 6.000 peserta resmi, belum termasuk warga Nahdliyin yang hadir.

Ia menambahkan, apabila Cirebon ditetapkan sebagai tuan rumah, pelaksanaan Muktamar akan dipusatkan di tiga pesantren tersebut.

“Seandainya jadi tuan rumah, ada tiga pesantren. Makanya kita akan melaporkan apa adanya. Nanti yang menentukan panitia SC dan OC,” katanya.

PCNU Cirebon Nyatakan Siap

Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Cirebon KH Wawan Arwani menyatakan kesiapan penuh apabila Kabupaten Cirebon dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar Ke-35 NU.

“Kami PCNU Kabupaten Cirebon siap apabila Muktamar dilaksanakan di Kabupaten Cirebon. Di sini ada tiga pesantren yang menjadi alternatif lokasi, yakni Buntet, Kempek, dan Babakan Ciwaringin. Insya Allah semuanya siap. Untuk NU, apa yang tidak siap,” ujarnya.

Pengasuh Pondok Buntet Pesantren KH Fahad Ahmad Sadat mengatakan tim survei memberikan penilaian positif terhadap kesiapan pesantrennya.

Menurutnya, tim telah meninjau berbagai fasilitas, mulai dari masjid, ruang rapat, Graha Mbah Muqayyim, hingga sejumlah lokasi yang diproyeksikan menjadi tempat sidang pleno, pembukaan, dan akomodasi peserta.

“Alhamdulillah, hasil kunjungan tim survei PBNU memberikan penilaian positif terhadap kesiapan kami. Secara sarana dan prasarana serta dukungan pesantren, insyaallah kami siap menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Muktamar,” katanya.

Berharap Muktamar Digelar di Jawa Barat

Ketua PWNU Jawa Barat KH Juhadi Muhammad berharap Jawa Barat kembali dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar NU. Menurutnya, terakhir kali provinsi tersebut menjadi penyelenggara adalah pada Muktamar Ke-29 NU di Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, pada 1994.

“Sebagai Ketua PWNU Jawa Barat tentu kami berharap Muktamar bisa kembali digelar di Jawa Barat,” ujarnya.

Senada, Ketua PCNU Kabupaten Cirebon KH Aziz Hakim Syaerozi menilai Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin layak menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan bersama Buntet dan Kempek.

“Babakan merupakan salah satu pesantren yang usianya telah mencapai tiga abad. Kami berharap Pesantren Babakan menjadi wasilah menyambungkan sanad keilmuan para leluhur kami,” katanya.

Ia menambahkan, banyak pejuang dari Pesantren Babakan yang mendampingi Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari dalam perjuangan Resolusi Jihad. Selain itu, banyak dzuriyah Babakan yang menimba ilmu di Pesantren Tebuireng sehingga memiliki kesinambungan sanad keilmuan.

Penentuan Lokasi Diharapkan Melalui Istikharah

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Kempek KH Mustofa Aqil Siroj menilai penentuan lokasi Muktamar sebaiknya tidak hanya didasarkan pada hasil survei teknis, tetapi juga melalui ikhtiar spiritual.

“Hasil survei apa pun, setelah diserahkan kepada Pengurus Besar, kami mohon diserahkan kepada para kiai untuk melakukan istikharah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rais Syuriyah PBNU itu juga menyampaikan terima kasih karena Pesantren Kempek menjadi salah satu kandidat lokasi penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.