Mon,24 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Badan Geologi temukan retakan di kawah Gunung Kelimutu pascagempa

Badan Geologi temukan retakan di kawah Gunung Kelimutu pascagempa

badan-geologi-temukan-retakan-di-kawah-gunung-kelimutu-pascagempa
Badan Geologi temukan retakan di kawah Gunung Kelimutu pascagempa
service

Jakarta (ANTARA) – Tim survei Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menemukan retakan sepanjang sekitar 100 meter di bibir Kawah I (Tiwu Ata Polo) Gunung Kelimutu pascaguncangan gempa bumi 7,7 magnitudo di Flores, Nusa Tenggara Timur.

Kepala Badan Geologi Lana Saria dalam keterangannya di Jakarta, Senin, melaporkan bahwa temuan tersebut didapatkan berdasarkan pengamatan lapangan dan survei menggunakan wahana udara nirkabel atau drone guna memantau perubahan morfologi kawah.

“Kondisi retakan tersebut perlu mendapat perhatian karena terdapat potensi perkembangan retakan yang dapat memicu longsoran ke arah Kawah I, terutama apabila terjadi gempa susulan atau hujan dengan intensitas tinggi,” kata dia.

Badan Geologi merinci retakan sepanjang 100 meter di Kawah I berada pada jarak sekitar enam meter dari bibir kawah dengan arah timur laut searah kemiringan lereng.

Baca juga: Geologi: Meski suhu turun, wisatawan jauhi areal kawah Gunung Kelimutu

Selain di Kawah I, survei juga mendeteksi adanya longsoran material endapan lama ke arah dalam Kawah II (Tiwu Koofai Nuwamuri) yang sempat memicu suara gemuruh cukup keras dari puncak gunung.

Meskipun demikian, Lana memastikan bahwa status aktivitas vulkanik Gunung Kelimutu saat ini masih berada pada Level I (Normal).

Menurut dia, mempertimbangkan tingginya aktivitas wisatawan di gunung api tersebut, Badan Geologi mengimbau masyarakat dan pengunjung untuk tidak beraktivitas di sekitar area retakan Kawah I, khususnya pada radius 6-10 meter dari bibir kawah.

Badan Geologi juga meminta pemerintah daerah dan pengelola kawasan segera memasang garis pembatas bahaya, papan peringatan di Kawah I dan Kawah II, serta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Kelimutu di Kabupaten Ende dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: Kawah gunung Kelimutu longsor, diduga akibat curah hujan tinggi

“Perlu dibuat tanda peringatan atau larangan khusus potensi bahaya longsoran di sekitar Kawah I Tiwu Ata Polo dan kawah II Tiwu Koofai Nuwamuri,” kata Lana menegaskan.

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.