Tue,8 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Israel Gempur Kfar Rumman di Lebanon, 11 Orang Tewas Termasuk Dua Bayi dan Tim Medis

Israel Gempur Kfar Rumman di Lebanon, 11 Orang Tewas Termasuk Dua Bayi dan Tim Medis

israel-gempur-kfar-rumman-di-lebanon,-11-orang-tewas-termasuk-dua-bayi-dan-tim-medis
Israel Gempur Kfar Rumman di Lebanon, 11 Orang Tewas Termasuk Dua Bayi dan Tim Medis
service

Arina.id — Serangan udara Israel kembali menghantam Lebanon selatan pada Senin, (7/9/2026). Sedikitnya 11 orang tewas dalam serangkaian serangan di Kota Kfar Rumman, Distrik Nabatieh, termasuk dua bayi dan dua petugas medis.

Menurut laporan Badan Berita Nasional Lebanon (NNA), sembilan orang tewas setelah pesawat tempur Israel menghantam sebuah bangunan tempat tinggal tiga lantai di Kfar Rumman. Lima orang lainnya dilaporkan terluka dalam serangan tersebut.

Dua petugas medis juga tewas dalam serangan pesawat nirawak Israel yang menyasar sebuah kendaraan sipil di kawasan yang sama. Laporan Al Jazeera menyebut salah satu korban tewas merupakan bagian dari tim pertolongan yang berada di lokasi untuk membantu proses evakuasi dan penyelamatan.

Serangan tersebut terjadi setelah rangkaian serangan Israel pada Minggu yang menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai lebih dari 20 lainnya di sejumlah wilayah di Distrik Nabatieh.

Di Arab Salim, dua perempuan tewas dan enam orang lainnya terluka dalam serangan udara Israel. Korban luka termasuk dua anak. Serangan juga dilaporkan terjadi di Nabatieh al-Fawqa dan sejumlah wilayah lain di Lebanon selatan.

Deir al-Zahrani Diserang Setelah Perintah Evakuasi

Militer Israel juga menyerang sebuah bangunan di kawasan permukiman Deir al-Zahrani, Lebanon selatan. Serangan itu dilakukan setelah militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi terhadap warga di sekitar bangunan yang menjadi sasaran.

Israel menyatakan bangunan tersebut berada di dekat fasilitas yang disebut terkait dengan Hizbullah dan digunakan untuk meluncurkan pesawat nirawak yang membawa bahan peledak.

Serangan terhadap Deir al-Zahrani bukan hal baru. Kawasan tersebut sebelumnya juga menjadi sasaran serangan Israel pada Agustus. Dalam serangan pada pertengahan Agustus, sedikitnya empat orang tewas dan 17 lainnya terluka.

Militer Israel menyatakan serangkaian serangan terbaru merupakan respons terhadap aktivitas Hizbullah di wilayah yang oleh Israel disebut sebagai zona keamanan di Lebanon selatan.

Israel sebelumnya menyatakan bahwa Hizbullah meluncurkan dua pesawat nirawak bermuatan bahan peledak ke arah pasukannya. Salah satu drone disebut berhasil dicegat dan tidak ada korban di pihak Israel.

Warga Lebanon Selatan Dihantui Ketakutan

Serangan terbaru memperdalam kekhawatiran warga Lebanon selatan mengenai rapuhnya kesepakatan penghentian permusuhan yang dimediasi Amerika Serikat.

Melaporkan dari Kfar Rumman pada Senin, jurnalis Al Jazeera Zeina Khodr menggambarkan ketidakpastian dan ketakutan sebagai suasana yang mendominasi wilayah tersebut.

“Orang-orang tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya,” kata Khodr, seraya menggambarkan gelombang serangan yang terjadi selama sekitar 48 jam terakhir.

Menurut dia, sejumlah warga sipil menjadi korban dan rumah-rumah mengalami kerusakan. Tim pertahanan sipil juga masih melakukan pencarian korban dan evakuasi dari bangunan yang hancur.

Di antara korban terdapat anak-anak, termasuk bayi. Tim penyelamat dilaporkan bekerja sepanjang malam untuk mencari korban yang tertimbun reruntuhan.

Gencatan Senjata Kembali Terancam

Serangan terbaru terjadi meskipun Israel dan Lebanon telah menyepakati kerangka penghentian permusuhan yang dimediasi Amerika Serikat pada Juni.

Kesepakatan tersebut dimaksudkan untuk mengurangi konflik antara Israel dan Hizbullah serta membuka jalan bagi penataan kembali keamanan di Lebanon selatan.

Namun, serangan Israel terus berlangsung di sejumlah wilayah Lebanon meskipun intensitas pertempuran secara umum sempat menurun setelah kesepakatan tersebut.

Presiden Lebanon Joseph Aoun sebelumnya menyerukan campur tangan Amerika Serikat dan komunitas internasional untuk menghentikan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata. Pemerintah Lebanon menilai serangan yang terus berlangsung mengancam stabilitas dan kedaulatan negara.

Laporan Reuters menyebut serangan terbaru di Kfar Rumman menjadi bagian dari eskalasi baru di Lebanon selatan. Sejak serangan kembali meningkat pada Maret, lebih dari 4.300 orang dilaporkan tewas di Lebanon akibat serangan Israel. 

Dengan serangan yang terus terjadi meski kesepakatan penghentian permusuhan masih berlaku, Lebanon selatan kembali menghadapi situasi yang tidak menentu. Bagi warga di wilayah tersebut, ancaman serangan udara kini kembali menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.