EURO/USD1,17
%-0.02
Oil61,12
%-0.26
BTC0,000000
%0
ETH0,000000
%0
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Israel Dituduh Sembunyikan Korban Genosida dalam Timbunan Puing-puing Gedung

Israel Dituduh Sembunyikan Korban Genosida dalam Timbunan Puing-puing Gedung

israel-dituduh-sembunyikan-korban-genosida-dalam-timbunan-puing-puing-gedung
Israel Dituduh Sembunyikan Korban Genosida dalam Timbunan Puing-puing Gedung
0
Share

Share This Post

or copy the link

Arina.id – Kelompok Hamas Palestina menuding Israel berupaya menyembunyikan bukti genosida terhadap warga Palestina di Jalur Gaza dengan memindahkan, menghancurkan, dan mengangkut puing-puing yang diyakini masih menimbun jenazah ribuan orang hilang.

Dalam sebuah pernyataan, Senin 7 September 2026, Hamas memperingatkan adanya “upaya pemerintah pendudukan dan militernya menyembunyikan bukti kejahatan brutal yang dilakukan terhadap rakyat kami di Jalur Gaza melalui pemindahan, penghancuran, dan pengangkutan puing-puing.”

Dikutip dari Anadolu, kelompok itu mengatakan kegiatan tersebut dilakukan meskipun di bawah puing-puing masih terdapat “jenazah ribuan orang yang hilang dan bukti material kejahatan genosida yang dilakukan pendudukan selama dua tahun.”

Hamas mengatakan tindakan membongkar lokasi yang terdapat jenazah dan berpotensi menyimpan bukti “merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan perintah Mahkamah Internasional untuk menjaga bukti.”

Kelompok itu menambahkan tindakan tersebut juga merupakan “pelanggaran terhadap martabat para korban yang gugur dan hak keluarga mereka untuk mendapatkan kembali serta memakamkan jenazah orang-orang yang mereka cintai.”

Hamas menyambut peringatan Pelapor Khusus PBB untuk situasi hak asasi manusia di wilayah Palestina Francesca Albanese bahwa pemindahan, penghancuran, dan pengangkutan puing oleh Israel berisiko menghapus jejak “kejahatan kekejaman” di Jalur Gaza.

Kelompok itu menyerukan PBB, Mahkamah Pidana Internasional (ICC), dan badan-badan terkait lainnya agar “segera mengambil tindakan guna melindungi lokasi-lokasi tersebut.”

Hamas juga menuntut agar tim penyelidik internasional dan ahli forensik diizinkan masuk ke Gaza untuk mengawasi proses evakuasi jenazah serta pendokumentasian dan pelestarian bukti.

Kelompok itu menegaskan percepatan pembersihan puing dan rekonstruksi Gaza merupakan “kebutuhan kemanusiaan dan nasional yang mendesak serta hak yang melekat pada rakyat kami.”

Menurut Hamas, proses tersebut harus dilakukan “dengan cara yang menjamin evakuasi jenazah orang-orang yang hilang dan pelestarian bukti, sekaligus mencegah pendudukan memanfaatkan operasi tersebut untuk menyembunyikan bukti kejahatannya dan menghindari pertanggungjawaban.”

Pada 3 Agustus, Euro-Mediterranean Human Rights Monitor yang berbasis di Jenewa memperingatkan adanya operasi Israel menghancurkan dan memindahkan puing-puing bangunan yang hancur di wilayah Gaza yang berada di bawah kendali militernya dengan melibatkan perusahaan sipil Israel.

Kelompok hak asasi manusia itu memperkirakan sedikitnya 10 juta ton puing telah dipindahkan, dihancurkan, atau digeser dari lokasi asalnya di wilayah yang disebut berada di bawah kendali militer Israel dan mencakup sekitar 66 persen wilayah kantong tersebut.

Kelompok itu mengatakan telah mendokumentasikan sekitar 100 truk Israel yang mengangkut puing keluar dari Gaza setiap hari dalam beberapa pekan sebelum pernyataannya, sementara sekitar 400 kendaraan penghancur, penggiling, dan pengangkut beroperasi di bagian timur dan selatan Gaza.

Israel melancarkan perang selama dua tahun di Jalur Gaza yang menurut data Palestina telah menewaskan lebih dari 73.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 174.000 lainnya. Lebih dari 9.000 orang masih dinyatakan hilang, sementara kehancuran luas telah meluluhlantakkan infrastruktur sipil di seluruh wilayah kantong tersebut.

0
mutlu
Mutlu
0
_zg_n
Üzgün
0
sinirli
Sinirli
0
_a_rm_
Şaşırmış
0
vir_sl_
Virüslü
Israel Dituduh Sembunyikan Korban Genosida dalam Timbunan Puing-puing Gedung
+ - 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.