EURO/USD1,17
%-0.02
Oil61,12
%-0.26
BTC0,000000
%0
ETH0,000000
%0
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Gara-gara Puntung Rokok, Hutan Panceng Gresik Dilalap Api dalam Sekejap

Gara-gara Puntung Rokok, Hutan Panceng Gresik Dilalap Api dalam Sekejap

gara-gara-puntung-rokok,-hutan-panceng-gresik-dilalap-api-dalam-sekejap
Gara-gara Puntung Rokok, Hutan Panceng Gresik Dilalap Api dalam Sekejap
0
Share

Share This Post

or copy the link

Gresik (beritajatim.com)– Api bisa bermula dari puntung rokok atau bara kecil yang dianggap sepele. Ketika menyambar vegetasi kering, dan diterpa angin, kebakaran dapat meluas dalam waktu singkat.

Potensi tersebut menjadi perhatian Polres Gresik. Polisi bersama Perhutani, masyarakat dan sejumlah unsur lainnya menggelar sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan hutan Panceng, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan berlangsung di Petak 88 RPH Panceng, kawasan wengkon LMDH Sumber Lestari, Dusun Larangan, Desa Prupuh, Kecamatan Panceng. Puluhan warga yang beraktivitas di sekitar hutan ikut mendapat edukasi agar lebih waspada terhadap sumber api.

Ps. Kanit Binmas Polsek Panceng Bripka Ahmad Wahyu Afrian, mewakili Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, mengingatkan warga untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Jangan membakar sampah sembarangan, membuang puntung rokok di kawasan hutan, maupun melakukan kegiatan lain yang bisa memicu api,” kata Ahmad Wahyu.

Menurut dia, kondisi vegetasi yang kering membuat api lebih mudah menjalar. Situasi tersebut semakin berisiko apabila disertai hembusan angin.

Karena itu, masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan diminta tidak hanya berhati-hati, tetapi juga segera bertindak ketika menemukan tanda-tanda kebakaran.

“Pencegahan bukan hanya tugas polisi maupun Perhutani. Ini tanggung jawab bersama. Kalau melihat titik api atau sesuatu yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan supaya bisa ditangani secepatnya,” tegas Ahmad Wahyu.

Sosialisasi tersebut melibatkan berbagai elemen. Di antaranya jajaran kepolisian, Perhutani, tokoh agama, perwakilan perusahaan, warga sekitar hutan dan para pelaku usaha warung di kawasan Magersari.

Perwakilan RPH Panceng BKPH Kranji KPH Tuban Edi Purwono, tokoh agama KH Kholili, perwakilan LBH Panceng Sri Kurniasih, staf PT KTM Shohibi dan staf PT WDM Rohman turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Sedikitnya 20 warga masyarakat hutan Panceng serta 10 anggota Paguyuban Warung sekitar Hutan Panceng (Magersari) juga mengikuti sosialisasi.

Keterlibatan warga dinilai penting karena masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan kawasan hutan dan berpotensi menjadi orang pertama yang mengetahui apabila muncul asap maupun titik api.

Polisi juga meminta warga memanfaatkan saluran pengaduan apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan cepat.

Warga kawasan hutan dan pelaku usaha warung Magersari merespons positif kegiatan tersebut. Mereka menyatakan siap ikut mengawasi kawasan hutan sekaligus mengingatkan sesama warga agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Kolaborasi lintas unsur ini diharapkan membuat pencegahan Karhutla tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi berlanjut menjadi kewaspadaan bersama di lapangan. (dny/ted)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
mutlu
Mutlu
0
_zg_n
Üzgün
0
sinirli
Sinirli
0
_a_rm_
Şaşırmış
0
vir_sl_
Virüslü
Gara-gara Puntung Rokok, Hutan Panceng Gresik Dilalap Api dalam Sekejap
+ - 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.