EURO/USD1,17
%-0.02
Oil61,12
%-0.26
BTC0,000000
%0
ETH0,000000
%0
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Jadi Korban Kekerasan, Anggota Fraksi PDIP DPRD Malang Lapor Polisi

Jadi Korban Kekerasan, Anggota Fraksi PDIP DPRD Malang Lapor Polisi

jadi-korban-kekerasan,-anggota-fraksi-pdip-dprd-malang-lapor-polisi
Jadi Korban Kekerasan, Anggota Fraksi PDIP DPRD Malang Lapor Polisi
0
Share

Share This Post

or copy the link
Foto BeritaJatim.com

Anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi PDIP Perjuangan, Zulham Ahmad Mubarok, menjalani visum di RSUD Kanjuruhan, Jumat (11/9/2026) malam. 

Malang (beritajatim com)-Anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi PDIP Perjuangan, Zulham Ahmad Mubarok, menjadi korban kekerasan fisik, Jumat (11/9/2026).

Aksi tersebut diawali dengan kedatangan warga yang hendak menyampaikan aspirasi terkait pembukaan akses Bendungan lahor selama 24 jam ke kantor DPRD Kabupaten Malang sekitar pukul 14.00 WIB.

Zulham yang berniat melerai keributan, justru mengalami dugaan penganiayaan oleh salah satu warga yang hadir bernama Hadi Wiyono alias Pak Dur, warga Sumberpucung.

Kejadian bermula saat Hadi Wiyono mendatangi kantor DPRD setempat bersama seorang rekannya untuk menyerahkan surat dan melakukan audiensi.

Diskusi yang awalnya berjalan antara warga dengan perwakilan anggota DPRD daerah pemilihan (dapil) setempat, Taufik Setyowangono (Golkar) dan Alaik Mubarok (Gerindra), memanas.

Melihat situasi yang tak kondusif, Ketua DPRD Kabupaten Malang meminta Zulaham Mubarok turun untuk meredakan ketegangan. Namun, suasana terus memanas hingga terjadi adu mulut dan ajakan berkelahi dari pihak warga kepada sejumlah anggota dewan.

Saat dihubungi, Zulham Mubarok mengaku berusaha melerai dan mengajak pihak warga untuk bermusyawarah secara dingin di dalam ruangan. Namun, niat baik tersebut justru direspons dengan makian dan tindakan fisik. Pihak terduga pelaku disinyalir melakukan serangan dengan menyundulkan kepalanya ke arah Zulham Mubarok.

“Saya berniat melerai dan mengajak musyawarah baik-baik, tetapi malah diumpat dan diserang. Saya tidak membalas, tetapi disundul menggunakan kepala beberapa kali,” ujar Zulham.

Akibat kejadian tersebut, Zulham mengalami luka sobek pada bagian bibir serta beberapa benjolan di bagian samping dan belakang kepala. Selain serangan fisik, korban juga sempat dilempar botol air mineral di tengah kericuhan.

Usai kejadian, Zulham merujuk ke kepolisian untuk membuat laporan resmi dan menjalani visum di RSUD Kanjuruhan. Atas saran tim medis, ia kini harus menjalani rawat inap di rumah sakit serta pemeriksaan CT scan untuk mengobservasi luka benturan di kepala setelah mengeluhkan pusing dan gejala mirip vertigo.

Pihak kepolisian telah menerima laporan tersebut dan melakukan proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) awal. Zulham berharap proses hukum dapat berjalan adil untuk menegakkan keadilan dan menjaga martabat institusi. (yog/ted)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
mutlu
Mutlu
0
_zg_n
Üzgün
0
sinirli
Sinirli
0
_a_rm_
Şaşırmış
0
vir_sl_
Virüslü
Jadi Korban Kekerasan, Anggota Fraksi PDIP DPRD Malang Lapor Polisi
+ - 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.