Mon,25 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. RI tambah anggaran khusus untuk percepatan deteksi TBC pada 2026

RI tambah anggaran khusus untuk percepatan deteksi TBC pada 2026

ri-tambah-anggaran-khusus-untuk-percepatan-deteksi-tbc-pada-2026
RI tambah anggaran khusus untuk percepatan deteksi TBC pada 2026
service

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kesehatan mengatakan, pihaknya menambah anggaran khusus guna mendukung percepatan deteksi tuberkulosis (TBC) pada 2026, dan anggaran itu difokuskan untuk perluasan akses layanan skrining dan diagnosis TB, terutama di daerah yang kasusnya tinggi.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan di Jakarta, Sabtu, bahwa untuk mencapai eliminasi TBC, Indonesia memiliki beberapa indikator program yang harus dikejar, yaitu penemuan kasus, keberhasilan pengobatan dan pemberian Terapi Pencegahan TB (TPT).

“Berdasarkan data Sistem Informasi TB, hingga 11 Januari 2025, penemuan kasus TB tahun 2025 baru mencapai 79 persen dari target nasional sebesar 90 persen, sehingga masih terdapat kesenjangan sekitar 11 persen yang perlu dikejar,” kata Aji.

Meski demikian, katanya, capaian inisiasi pengobatan sudah relatif baik, terutama pada TB Sensitif Obat sebesar 93 persen dari target 95 persen dan TB Resistan Obat sebesar 83 persen dari target 95 persen dari kasus yang ditemukan.

Namun, dari sisi keberhasilan pengobatan, katanya, khususnya TB Resistan Obat yang baru mencapai 59 persen, capaian ini masih di bawah target dan menunjukkan perlunya penguatan pada aspek kepatuhan pengobatan, pendampingan pasien, serta dukungan sistem layanan.

Oleh karena itu, pada 2026, pihaknya berfokus pada prinsip Temukan TB, Obati Sampai Sembuh atau TOSS TB, yang mencakup upaya-upaya antara lain skrining TB secara aktif, investigasi kontak pasien TBC, penguatan pencatatan laporan TB, serta penguatan kolaborasi.

“Intervensi utama meliputi pendistribusian dan penguatan pemanfaatan alat diagnostik, seperti pemeriksaan rontgen dada (X-ray) serta pemanfaatan Near Point of Care Testing (NPOCT), guna meningkatkan kapasitas deteksi dini dan penemuan kasus secara lebih cepat dan akurat,” katanya.

Dia berharap inisiatif ini dapat mempercepat penemuan kasus TBC, menekan penularan, serta mendukung pencapaian target nasional penanggulangan TBC.

Aji mengingatkan bahwa TBC dapat dicegah dan disembuhkan, sehingga publik perlu menerapkan pola hidup bersih dan sehat, rutin berolahraga, menghindari rokok dan alkohol, serta memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti batuk berkepanjangan, demam, atau penurunan berat badan.

“Bagi saudara-saudara kita yang sedang menjalani pengobatan TB, tetaplah semangat dan patuhi pengobatan secara disiplin hingga tuntas sesuai anjuran tenaga kesehatan. Pengobatan yang teratur adalah kunci utama untuk sembuh dan mencegah penularan,” katanya.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak memberikan stigma atau menjauhi pasien TB. Sebaliknya, mari kita dukung, beri semangat, dan rangkul mereka.

Baca juga: RI perkuat riset, upayakan vaksin novel TBC tersedia pada 2028-2029

Baca juga: Wamenkes ke Makassar, lihat langsung inovasi Hantu Mesra tangani TBC

Baca juga: Kemenkes skrining Tb ke 2.000 pelaku wisata di Malioboro dan Keraton

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.