Tue,26 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Khamenei sebut Trump bertanggung jawab atas kerusuhan Iran

Khamenei sebut Trump bertanggung jawab atas kerusuhan Iran

khamenei-sebut-trump-bertanggung-jawab-atas-kerusuhan-iran
Khamenei sebut Trump bertanggung jawab atas kerusuhan Iran
service

Teheran, Iran (ANTARA) – Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Sabtu (17/1) menyatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas korban jiwa dan kerusakan yang terjadi selama gelombang protes terbaru di Iran.

Berbicara dalam sebuah pertemuan di Teheran, Khamenei mengatakan bahwa dalam apa yang ia sebut sebagai “hasutan” baru-baru ini, presiden AS terlibat secara langsung dengan melontarkan ancaman serta mendorong dan mendukung para penghasut.

“Saya tegaskan dengan jelas bahwa tujuan Amerika dalam hasutan terbaru ini adalah ‘menelan’ Iran,” ujarnya.

Aksi protes antipemerintah yang dipicu memburuknya kondisi ekonomi dan anjloknya nilai mata uang nasional Iran, rial, pecah di Teheran akhir bulan lalu dan kemudian meluas ke sejumlah kota lain di Iran.

Pada 8 Januari, aksi tersebut berubah menjadi kekerasan setelah putra mantan raja Iran yang bermukim di AS menyerukan masyarakat turun ke jalan untuk memprotes pemerintah.

Di tengah bentrokan sengit antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan, ratusan korban dilaporkan berjatuhan, terutama di provinsi-provinsi bagian barat.

Kepolisian menyatakan bahwa aksi protes damai telah “dibajak oleh perusuh” yang, menurut klaim mereka, didukung oleh badan intelijen AS dan Israel.

Sejumlah serangan dilaporkan terjadi terhadap gedung-gedung pemerintah, kantor polisi, toko, bank, dan masjid di berbagai wilayah, termasuk di Teheran. Kerusakan yang ditimbulkan diperkirakan mencapai ratusan juta dolar AS berdasarkan perhitungan awal.

Hingga kini, jumlah resmi korban tewas belum diumumkan, sementara perkiraan tidak resmi menyebutkan angka berkisar dari ratusan hingga ribuan orang.

Khamenei mengatakan bahwa sejak Revolusi Iran 1979, AS berupaya “mengembalikan dominasinya” atas Iran, dan seluruh pemerintahan di Washington, menurutnya, menjalankan kebijakan yang sama.

Ia menambahkan, jika sebelumnya tokoh-tokoh media Barat terlibat, kali ini presiden AS sendiri yang “mendorong para penghasut,” yang ia sebut sebagai kelompok bersenjata.

Khamenei juga menuduh AS dan Israel telah “mengidentifikasi dan melatih” sejumlah individu di dalam Iran untuk menciptakan ketakutan dan melakukan perusakan, seraya menambahkan bahwa aparat penegak hukum telah menangkap “sejumlah besar” dari mereka.

Ia menyebut para perusuh membakar sekitar 250 masjid di seluruh negeri serta menyerang bank dan toko.

Iran, kata Khamenei, tidak menginginkan perang, namun tidak akan membiarkan “para penjahat domestik dan internasional” lolos tanpa hukuman.

Ia juga menyinggung kondisi ekonomi nasional yang dinilainya sedang tidak baik, dengan kehidupan masyarakat berada dalam tekanan serius.

Khamenei meminta otoritas terkait bekerja dengan kesungguhan lebih besar dalam penyediaan kebutuhan pokok, pakan ternak, pangan, serta pasokan penting lainnya bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Trump mengatakan telah menangguhkan rencana serangan terhadap Iran dan bahwa negara itu telah menghentikan eksekusi terhadap para pengunjuk rasa.

Sementara itu, lembaga peradilan Iran menyatakan hingga kini belum ada seorang pun yang terlibat dalam aksi protes terbaru yang dijatuhi hukuman mati.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Kepala Mossad Israel ke AS di tengah isu serangan Trump ke Iran

Baca juga: China tolak kekerasan, serukan dialog di tengah ketegangan AS-Iran

Baca juga: PBB ingatkan retorika serangan militer ke Iran akan perburuk situasi

Penerjemah: Primayanti
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.