Ringkasan:
-
Makanan tertentu dapat membantu meningkatkan jumlah kolesterol, seperti gandum, kacang-kacangan, ikan berlemak, kacang-kacangan, minyak zaitun, alpukat, dan sayuran berdaun hijau.
-
Serat larut dalam oat mengikat kolesterol LDL, kacang-kacangan dan lentil memperlambat pencernaan, dan ikan berlemak menurunkan trigliserida.
-
Mengganti makanan berlemak dengan pilihan yang menyehatkan jantung seperti kacang-kacangan, minyak zaitun, alpukat, dan biji-bijian dapat meningkatkan kesehatan jantung.
Kolesterol biasanya tidak memiliki tanda-tanda peringatan. Tidak ada pemandangan dramatis, tidak ada lampu merah yang berkedip-kedip, tidak ada angka-angka besar di kertas laboratorium yang sekadar berfungsi. Kabar baiknya? Apa yang Anda letakkan di piring Anda bisa menjadi kekuatan ampuh yang dapat membantu meningkatkan angka tersebut. Praktisi selalu menyarankan makanan tertentu yang baik untuk jantung dan membantu menurunkan LDL yang biasa disebut kolesterol jahat.
Oat dan Serat Larut

Oat mengandung banyak serat larut, terutama beta-glukan, yang mengikat kolesterol LDL di saluran pencernaan dan menurunkan kadarnya. Bahkan semangkuk oatmeal setiap hari atau memasukkan camilan bermerek oat dapat membuat perbedaan dalam jangka panjang.
Kacang dan Lentil

Kacang-kacangan merupakan sumber serat. Kacang hitam, buncis, lentil, dan kacang merah memperlambat pencernaan dan mengurangi penyerapan kolesterol. Mereka juga berukuran besar dan oleh karena itu dapat dengan mudah menggantikan lebih banyak sumber protein berlemak.
Ikan Berlemak

Salmon, mackerel, dan sarden memiliki asam lemak omega-3 yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar trigliserida dan membantu menjaga kesehatan jantung secara umum. Ikan berlemak dianjurkan dimakan minimal dua kali seminggu oleh para ahli.
Gila

Lemak dan sterol tumbuhan yang ditemukan dalam almond, kenari, dan pistachio menyehatkan dan dapat menurunkan kolesterol LDL. Konsumsi sedikit saja setiap hari dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan konsumsi kalori tidak harus tinggi.
Minyak zaitun

Minyak zaitun extra virgin dapat digunakan sebagai pengganti mentega atau minyak olahan dan menyediakan lemak tak jenuh tunggal yang ramah jantung. Penggantian yang mudah ini sejalan dengan kebiasaan makan yang terbukti baik bagi jantung.
Alpukat

Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal dan serat yang mungkin berguna dalam meningkatkan kadar kolesterol karena dapat menggantikan olesan atau topping yang padat lemak jenuh.
Buah-buahan Kaya Pektin

Pektin, suatu bentuk serat larut, membantu menurunkan kolesterol, dan dapat ditemukan dalam apel, pir, dan buah jeruk. Buah utuh lebih baik daripada jus karena mengandung serat.
Gandum Utuh

Makanan gandum utuh, jelai, dan beras merah merupakan sumber serat yang baik, yang membantu mengelola kolesterol. Penggantian biji-bijian olahan dengan biji-bijian utuh dapat bermanfaat bagi penanda jantung dalam jangka panjang.
Makanan Berbahan Dasar Kedelai

Meskipun tahu, edamame, dan susu kedelai hanya memiliki pengaruh kecil dalam menurunkan kolesterol, hal ini mungkin terjadi jika digunakan sebagai pengganti produk hewani yang lebih banyak lemak jenuhnya.
Sayuran Berdaun Hijau

Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, dan lainnya memiliki senyawa yang memungkinkan pengikatan asam empedu sehingga tubuh mendorong penggunaan kolesterol berlebih.





Comments are closed.