Mon,24 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. BMKG: 1.923 titik panas terdeteksi di Papua Tengah

BMKG: 1.923 titik panas terdeteksi di Papua Tengah

bmkg:-1.923-titik-panas-terdeteksi-di-papua-tengah
BMKG: 1.923 titik panas terdeteksi di Papua Tengah
service

Analisis curah hujan dalam tiga dasarian terakhir menunjukkan kondisi sangat rendah sehingga ketersediaan sumber air di Nabire ikut menurun

Nabire (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat 1.923 titik panas (hotspot) terdeteksi di Papua Tengah selama periode 10–22 Agustus 2026, dengan Kabupaten Nabire menjadi wilayah terbanyak mencapai 1.069 titik.

Kepala BMKG Nabire Husain Kamadi di Nabire, Minggu, mengatakan dari 1.923 titik panas tersebut, sebanyak 273 titik memiliki tingkat kepercayaan rendah, 1.537 titik kategori sedang, dan 113 titik kategori tinggi.

“Kondisi saat ini, kita bisa lihat bahwa curah hujannya sangat rendah. Sumber air khususnya di wilayah Kabupaten Nabire sangat rendah sehingga potensi kebakaran sangat mudah terjadi manakala terpicu oleh api,” katanya.

Ia mengatakan, analisis curah hujan dalam tiga dasarian terakhir menunjukkan kondisi sangat rendah sehingga ketersediaan sumber air di Nabire ikut menurun.

Baca juga: BMKG: 696 hotspot karhutla muncul di Kalsel pada Minggu

Menurut dia, kondisi tersebut membuat vegetasi dan lahan lebih mudah terbakar sehingga masyarakat perlu meningkatkan kesiapsiagaan serta segera berkoordinasi dengan BPBD atau pihak terkait apabila menemukan titik api.

BMKG juga mengingatkan masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di lahan atau semak-semak yang kering dan mudah terbakar.

Ia mengatakan, banyaknya titik panas juga berpotensi mempengaruhi kualitas udara di Nabire. Saat ini BMKG belum memiliki stasiun Global Atmosphere Watch (GAW) di Papua Tengah untuk mengukur kualitas udara secara langsung.

“Kalau kita lihat secara visual, kondisi saat ini kualitas udaranya sudah sangat menurun. Dengan adanya titik panas, ini menjadi sumber asap di Nabire,” ujarnya.

Baca juga: BMKG deteksi 2.610 titik panas di Pulau Sumatera

Dia menjelaskan partikel asap dan debu dapat bertahan di atmosfer selama belum terjadi hujan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Selama tidak ada hujan di wilayah Kabupaten Nabire, asap akan selalu bertahan. Partikel-partikel udara ini akan terus bertahan di atmosfer,” katanya.

BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Baca juga: BMKG: Perkuat mitigasi seiring adanya 11.869 titik panas di Kaltim

Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.