Tue,21 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Cerita Hamidah Rachmayanti usai Sang Putri Terseret Ombak bersama Anak Meisya Siregar

Cerita Hamidah Rachmayanti usai Sang Putri Terseret Ombak bersama Anak Meisya Siregar

cerita-hamidah-rachmayanti-usai-sang-putri-terseret-ombak-bersama-anak-meisya-siregar
Cerita Hamidah Rachmayanti usai Sang Putri Terseret Ombak bersama Anak Meisya Siregar
service

Jakarta

Momen liburan yang seharusnya dipenuhi tawa berubah menjadi pengalaman menegangkan bagi selebgram Hamidah Rachmayanti dan sang suami, Irfan Farhad. Putri sulungnya, Shireen, sempat terseret ombak saat bermain di pantai Bali.

Kabar ini dibagikan langsung oleh Hamidah dan Irfan melalui beberapa postingan terbaru di akun Instagram pribadinya.

Hamidah menceritakan bahwa insiden tersebut terjadi hanya dalam hitungan menit ketika perhatiannya teralihkan untuk mengurus anak bungsunya, Shayna. Namun, tanpa disadari Shireen dan ayahnya bermain semakin jauh dari bibir pantai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Mainnya makin menjauh dari bibir pantai. Baba coba narik tangannya supaya tetap ada di tepi dan di videonya terhenti karena mommi terdistraksi dengan yang lain. Tiga menit perhatian mommi teralihkan perhatian ke adik-adiknya Shireen, ternyata background video ini adalah video ini enggak sengaja terekam. Ini momen saat Baba dan Shireen sedang diterjang ombak,” ujar Hamidah, dikutip dari laman Instagram @defarhad, Selasa (21/7/2026).

Untungnya, sang ayah berhasil menyelamatkan Shireen dan anak-anak lainnya yang ikut terlepas akibat hantaman ombak.

Namun, Hamidah mengatakan saat itu Shireen merasa lemas dan sulit bernapas karena terlalu banyak minum air laut.

“Di situ muka baba linglung banget karena dilema untuk bawa Shireen dulu ke pinggir pantai lebih dulu. Karena saat itu Shireen bilang udah enggak bisa napas dan badannya lemas karena keminum air laut yang cukup banyak,” ujar Hamidah.

Tak butuh waktu lama, sang putri dan anak-anak lainnya langsung mendapatkan penanganan segera dari penjaga pantai. Usut punya usut, salah satu anak yang terseret ombak adalah putra Meisya Siregar dan Bebi Romeo.

“Alhamdulillah dua anak lelaki yang sempat hilang pun sigap dibantu lifeguard pantai. Qadarullah ternyata dua anak lelaki itu salah satunya adalah putra Kak Meisya Siregar dan Bebi Romeo,” tuturnya.

Respons Shireen setelah terseret ombak di pantai

Dari postingan tersebut, tak sedikit netizen yang khawatir dengan kondisi fisik dan mental Shireen. Namun, Hamidah mengabarkan bahwa sang putri justru tidak ada rasa takut sama sekali, Bunda.

“Yang khawatir Shireen trauma ga ya sama pantai dan air? Atas izin Allah Shireen ternyata sekuat dari yang kami duga,” ungkap Hamidah.

Bahkan, Hamidah mengatakan Shireen meminta untuk kembali liburan ke pantai Bunda. Namun, ia tidak ingin mandi di laut.

“Besoknya malah mau minta renang dan kalau ditanya pantai, dia bilang mau ke pantai lagi tapi buat sekarang belum mau dulu mandi air laut karena asin banget katanya,” tutur Hamidah.

Sebaliknya, sang suami justru masih trauma dan merasa bersalah atas kejadian tersebut. Bahkan, Irfan sampai demam tinggi, Bunda.

“Malah babanya yang semalaman demam tinggi mungkin karena trauma dan merasa bersalah. Shireen malah khawatir liat babanya yang kenapa-kenapa. Tapi besoknya udah pada happy senyum lagi kok jalan-jalan keliling Bali,” ujar Hamidah.

Di balik insiden yang terjadi, Hamidah mengambil hikmahnya dan bersyukur karena keluarganya masih diberi kesempatan untuk tetap bersama.

Alhamdulillah ‘ala kulli hal. Perjalanan kali ini mengajarkan bahwa tidak semua kenangan lahir dari tawa, ada yang hadir bersama cemas, doa, dan rasa syukur karena akhirnya kami masih bisa terus saling menggenggam. Lebih banyak bersyukur lagi. Lebih harus lebih hati-hati lagi. Kami banyak harus lebih belajar,” tuturnya.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.