Mon,25 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Gunung Dukono kembali erupsi, lontarkan abu vulkanik 1.200 meter

Gunung Dukono kembali erupsi, lontarkan abu vulkanik 1.200 meter

gunung-dukono-kembali-erupsi,-lontarkan-abu-vulkanik-1.200-meter
Gunung Dukono kembali erupsi, lontarkan abu vulkanik 1.200 meter
service

Ternate (ANTARA) – Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat (10/4) pagi melaporkan Gunung Dukono kembali erupsi dengan melontarkan abu vulkanik setinggi 1.200 meter di atas puncak gunung.

“Erupsi tadi sekitar pukul 08.09 WIT dengan tinggi kolom abu teramati hingga 1.200 meter di atas puncak,” kata petugas PGA Dukono, Bambang Sugiono dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Ternate, Jumat.

Dia menjelaskan, erupsi gunung api itu terlihat melontarkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut.

“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 15 mm dan durasi 68.02 detik dari Pos PGA Dukono di Desa Mamuya, Kecamatan Galela,” ungkapnya.

Walaupun begitu, kata dia, aktivitas Gunung Dukono mulai cenderung menurun, tetapi frekuensi letusannya tercatat masih tinggi.

“Saat ini status gunung api setinggi 1.087 meter dari permukaan laut itu masih berada pada Level II atau Waspada,” ujarnya.

Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.

“Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap,” harapnya.

Oleh karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono diminta menyediakan masker, guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Baca juga: Gunung Dukono lontarkan abu vulkanik setinggi hingga 1.100 meter

Baca juga: PGA : Aktivitas Gunung Dukono mulai menurun

Baca juga: Waspada, Gunung Dukono di Halmahera Utara meletus 76 kali dalam sehari

Pewarta: Abdul Fatah
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.