Fri,1 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Indonesia runner-up Piala Suhandinata, PBSI lakukan evaluasi

Indonesia runner-up Piala Suhandinata, PBSI lakukan evaluasi

indonesia-runner-up-piala-suhandinata,-pbsi-lakukan-evaluasi
Indonesia runner-up Piala Suhandinata, PBSI lakukan evaluasi
service

Jakarta (ANTARA) – Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian menilai hasil runner-up tim bulu tangkis junior Indonesia pada Piala Suhandinata 2025 tidak buruk, tetapi tetap akan menjadi bahan evaluasi, khususnya dalam hal pemerataan kekuatan di setiap sektor.

Indonesia gagal mempertahankan gelar juara setelah kalah 0-2 (30-45, 44-45) dari China pada partai final yang berlangsung di National Centre of Excellence, Guwahati, Assam, India, Sabtu.

“Hasil runner-up tidaklah buruk, tapi bukan hasil yang terbaik. Sebagai juara bertahan tentu kami ingin mempertahankan gelar, tetapi ini menjadi pelajaran untuk ke depan,” kata Eng Hian melalui keterangan resmi PBSI, Sabtu.

Menurut dia, tantangan utama yang harus dibenahi adalah pemerataan kekuatan di seluruh sektor agar Indonesia tidak hanya mengandalkan satu atau dua nomor unggulan.

“Pekerjaan rumahnya adalah bagaimana kami bisa membuat pemerataan di semua sektor. Bisa dilihat dari Kejuaraan Asia Junior dan Kejuaraan Dunia Junior ini. Dengan sistem relay point yang pendek, tertinggal 5–6 poin saja sudah sangat sulit mengejar jika hanya memiliki andalan di satu atau dua sektor,” ujar Eng Hian.

Baca juga: Indonesia gagal pertahankan gelar Piala Suhandinata 2025

Baca juga: Indonesia hadapi China pada final Piala Suhandinata 2025

Meski gagal mempertahankan gelar, Eng Hian tetap memberikan apresiasi atas perjuangan para atlet muda yang tampil maksimal hingga partai puncak. Ia berharap para pemain dapat segera kembali fokus menghadapi nomor perorangan yang akan berlangsung pada 13–19 Oktober mendatang.

“Saya berterima kasih kepada anak-anak yang sudah berjuang. Jangan larut dalam kesedihan karena masih ada nomor perorangan. Mari kembali fokus dan bersiap untuk kembali menunjukkan yang terbaik,” kata dia.

Kapten tim Moh Zaki Ubaidillah menyampaikan permintaan maaf karena belum bisa memberikan hasil terbaik bagi Indonesia, seraya berjanji akan tampil lebih baik di nomor perorangan.

“Saya atas nama tim meminta maaf karena belum mendapatkan hasil terbaik. Terima kasih atas doa dan dukungan sehingga kami bisa berjuang sampai ke final. Masih ada nomor perorangan, kami akan kembali berjuang,” kata Ubed.

Baca juga: Perombakan ganda putra jadi kunci Indonesia ke final Piala Suhandinata

Baca juga: Ubed bersyukur bisa antar Indonesia ke final Piala Suhandinata 2025

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.