api yang membakar lahan berada di wilayah selatan, sementara gajah banyak berdiam di wilayah utara Way Kambas.
Banjarbaru (ANTARA) – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung sudah padam setelah sempat membakar lahan seluas 600 hektare.
“Laporan dari Kepala Balai sudah dapat dikendalikan sepenuhnya tadi malam,” kata Menhut di Banjarbaru, Minggu.
Adapun personel gabungan yang diterjunkan melakukan pemadaman sebanyak 250 orang dibantu masyarakat setempat.
Berdasar pemantauan drone, ungkapnya, kebakaran di Way Kambas juga tidak berdampak terhadap kawanan gajah liar.
Menhut menyebut api yang membakar lahan berada di wilayah selatan, sementara gajah banyak berdiam di wilayah utara Way Kambas.
Meski begitu, Raja Juli tetap meminta petugas tetap siaga penuh selama musim kemarau guna mengantisipasi munculnya kembali titik api sehingga ketika terjadi petugas sudah siap melakukan pemadaman.
“Kami berterima kasih atas bantuan semua pihak terutama TNI-Polri dalam pemadaman serta relawan masyarakat,” tambahnya.
Menhut berada di Banjarbaru, Kalimantan Selatan mengecek penanggulangan karhutla yang banyak membakar lahan kosong di sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor.
Baca juga: Pemerintah alokasikan Rp2 triliun untuk konservasi Way Kambas di Lampung
Baca juga: Menhut: Satgas Pembiayaan Taman Nasional pacu pendanaan berkelanjutan
Pewarta: Firman
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.