Mon,13 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Kenali Penyebab Cairan Vagina yang Tidak Normal dan Cara Mewaspadainya

Kenali Penyebab Cairan Vagina yang Tidak Normal dan Cara Mewaspadainya

kenali-penyebab-cairan-vagina-yang-tidak-normal-dan-cara-mewaspadainya
Kenali Penyebab Cairan Vagina yang Tidak Normal dan Cara Mewaspadainya
service

Mubadalah.id – Bila kondisi kesehatan Anda normal, keluarnya cairan vagina (lendir) dalam jumlah sedikit, tidak berwarna, dan tidak berbau menyengat merupakan hal yang wajar. Lendir tersebut terproduksi secara alami oleh tubuh untuk membantu menjaga kebersihan dan kelembapan vagina.

Jumlah lendir yang keluar dapat berubah-ubah mengikuti siklus menstruasi. Pada masa subur, lendir biasanya tampak bening dan licin. Selama kehamilan, jumlah lendir yang keluar juga dapat meningkat.

Terkadang, perubahan warna maupun bau lendir yang tidak seperti biasanya dapat menjadi petunjuk adanya infeksi tertentu.

Namun, menentukan jenis infeksi hanya berdasarkan perubahan warna dan bau lendir sering kali tidak mudah. Memang, banyak infeksi akibat penyakit yang tertular melalui hubungan seksual. Akan tetapi, tidak semua infeksi merupakan akibat penyakit menular seksual.

Sementara itu, bila Anda tidak termasuk kelompok perempuan yang berisiko tinggi tertular penyakit menular seksual, ada kemungkinan cairan yang tidak normal tersebut disebabkan oleh penyakit lain, misalnya kanker. Karena itu, segeralah memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan agar penyebabnya dapat dipastikan.

Bila Anda sudah menggunakan obat-obatan, tetapi cairan yang keluar masih tetap tidak normal, usahakan kembali memeriksakan diri. Jika memungkinkan, lakukan pula pemeriksaan laboratorium agar jenis infeksi yang Anda alami dapat diketahui sehingga penanganan yang tepat dapat segera diberikan.

Penting! Bila keluarnya cairan vagina yang tidak normal disertai rasa nyeri di bagian bawah perut, bisa jadi Anda mengalami infeksi yang berbahaya. Segeralah pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Apa Saja Penyebab Munculnya Cairan Vagina yang Tidak Normal?

Ada beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebab munculnya cairan vagina yang tidak normal.

Pertama, infeksi jamur (keputihan karena jamur). Infeksi jamur tidak menular melalui hubungan seksual dan umumnya tidak menimbulkan komplikasi serius. Namun, risiko infeksi dapat meningkat apabila Anda sedang hamil, mengonsumsi antibiotik, atau mengidap penyakit tertentu, seperti diabetes maupun HIV/AIDS.

Tanda-tanda:

  • Muncul cairan putih yang menggumpal menyerupai susu masam (yogurt) atau susu yang menggumpal.
  • Bagian luar maupun dalam vagina tampak kemerahan, bahkan terkadang berdarah.
  • Terasa perih saat buang air kecil.
  • Area kemaluan berbau seperti adonan roti.

Kedua, vaginosis bakterialis. Vaginosis bakterialis juga tidak menular melalui hubungan seksual. Namun, pada ibu hamil, kondisi ini dapat meningkatkan risiko persalinan prematur.

Tanda-tanda:

  • Cairan vagina keluar lebih banyak daripada biasanya.
  • Muncul bau amis pada area kemaluan, terutama setelah berhubungan seksual.
  • Area kemaluan terasa agak gatal.

Ketiga, trikomoniasis. Trikomoniasis merupakan infeksi yang umumnya tidak berbahaya, tetapi rasa gatal yang ditimbulkannya dapat sangat mengganggu. Pada laki-laki, infeksi ini sering kali tidak menimbulkan gejala. Meski demikian, laki-laki tetap dapat membawa parasit penyebab penyakit ini dan menularkannya kepada pasangan melalui hubungan seksual.

Tanda-tanda:

  • Muncul cairan berwarna kelabu atau kuning yang berbusa.
  • Cairan berbau tidak sedap.
  • Area sekitar kemaluan terasa gatal dan tampak kemerahan.
  • Terasa perih atau nyeri saat buang air kecil. []

*)Sumber TulisanBuku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 343. 

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.