Sat,23 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Kondisi fisik menurun, Dindha akui tunggal Thailand

Kondisi fisik menurun, Dindha akui tunggal Thailand

kondisi-fisik-menurun,-dindha-akui-tunggal-thailand
Kondisi fisik menurun, Dindha akui tunggal Thailand
service

Jakarta (ANTARA) – Kondisi fisik menurun di gim pamungkas, pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Ni Kadek Dhindha Amartya Pratiwi harus mengakui ketangguhan tunggal Thailand Pitchamon Opatniputh lewat drama rubber gim 21-19, 17-21, 13-21 pada perempat final Badminton Asia Team Championships 2026 di Qingdao Qonson, China, Jumat.

Hasil ini membawa tim bulu tangkis Indonesia untuk sementara tertinggal 1-2 dari Thailand.

“Di gim ketiga harus diakui kondisi saya menurun. Setelah interval sebenarnya dia secara pola permainan tidak terlalu berbeda hanya variasi dropshot-nya lebih baik. Saya sudah berusaha maksimal, menghabiskan tenaga tapi belum bisa menang,” ujar Dhinda dikutip dari PBSI.

Dhinda mengakui bahwa di gim pertama pola permainannya masih sulit dibaca oleh lawan dan sangat memudahkannya untuk terus menggempur.

Namun di gim kedua, Dhinda mengatakan bahwa strategi yang dipersiapkannya lebih banyak terbaca dan diantisipasi oleh runner-up Indonesia Masters 2026 tersebut.

“Di gim kedua balik saya yang tertinggal dan sudah bisa mengejar di akhir tapi dia sangat tahan dengan rally-rally dan pengembaliannya sangat bagus,” ungkap Dhinda.

Sebelumnya, Indonesia tertinggal 0-1 dari Thailand setelah tunggal pertama Thalita Ramadhani Wiryawan kandas dari Busanan Ongbamrungphan, namun ganda Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menghajar Tidapron Kleebyeesun/Nattamon Laisuan untuk membawa Indonesia imbang 1-1 sebelum akhirnya kembali tertinggal.

Baca juga: Ana/Meilysa bawa Indonesia samakan kedudukan dengan Thailand

Baca juga: Thalita kalah, Indonesia tertinggal 0-1 dari Thailand

Baca juga: Ginting bawa Indonesia juara Grup D BATC 2025 usai kalahkan Malaysia

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.