EURO/USD1,17
%-0.02
Oil61,12
%-0.26
BTC0,000000
%0
ETH0,000000
%0
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Pantai Kedung Tumpang Tulungagung, Pesisir Berbatu dengan Kolam Alami dan Nilai Geologi Langka

Pantai Kedung Tumpang Tulungagung, Pesisir Berbatu dengan Kolam Alami dan Nilai Geologi Langka

pantai-kedung-tumpang-tulungagung,-pesisir-berbatu-dengan-kolam-alami-dan-nilai-geologi-langka
Pantai Kedung Tumpang Tulungagung, Pesisir Berbatu dengan Kolam Alami dan Nilai Geologi Langka
0
Share

Share This Post

or copy the link

10 September 2026 22.00 WIB • 2 menit

Pantai Kedung Tumpang Tulungagung, Pesisir Berbatu dengan Kolam Alami dan Nilai Geologi Langka

images info

Dok. Yenaafi Mahdirio Septapratama (Google Maps)


Pantai Kedung Tumpang adalah pantai berbatu di pesisir selatan Kabupaten Tulungagung yang punya karakter unik.

Tidak ada hamparan pasir di sini. Yang mendominasi kawasan ini adalah batu gamping besar dengan lubang-lubang atau pothole di permukaannya, masing-masing terisi air laut jernih berwarna biru kehijauan. Lokasinya berada di Desa Pucanglaban, Kecamatan Pucanglaban, sekitar 35 km dari pusat Kota Tulungagung.

Kawasan ini sudah masuk dalam situs resmi Geopark Karst Tulungagung. Dari segi ilmiah, lokasi ini mengandung rekaman pengendapan awal Formasi Wonosari dan proses pembentukan pothole pada batu gamping akibat arus turbulensi.

Perlu dicatat sejak awal bahwa akses menuju pantai ini cukup menantang. Jalur terakhir sebelum lokasi berbatu dan sempit, dan motor jauh lebih disarankan dibanding mobil untuk bagian tersebut.

Sekilas Mengenai Pantai Kedung Tumpang

Dulunya pantai ini hanya dikenal nelayan dan warga sekitar. Popularitasnya mulai meningkat dalam beberapa tahun terakhir setelah foto-foto kawasannya beredar di media sosial. Meski namanya sudah cukup dikenal, jumlah pengunjungnya masih jauh lebih sedikit dibanding pantai-pantai populer di jalur selatan Jawa Timur seperti Pantai Popoh atau Pantai Sine.

Warga sekitar juga memegang kepercayaan bahwa kawasan ini merupakan salah satu dari tiga gerbang menuju istana Ratu Pantai Selatan. Salah satu pantangan yang masih dipegang adalah larangan membawa buah jeruk saat berkunjung.

Daya Tarik Utama Pantai Kedung Tumpang

Kolam-kolam alami di antara batu karang adalah daya tarik utamanya.

Kolam ini terbentuk dari proses pelapukan batu gamping Formasi Wonosari selama jutaan tahun, dengan lubang-lubang yang terisi batuan bundar seukuran bola basket.

Airnya jernih dengan gradasi warna biru kehijauan hingga hijau zamrud tergantung kedalaman dan cahaya. Saat surut, beberapa kolam cukup tenang untuk dipakai berendam.

Di sisi luar kolam, ombak Samudra Hindia menghantam tebing karang secara konstan, menciptakan kontras yang cukup kuat antara ketenangan kolam dan kerasnya laut terbuka di luarnya. Tebing-tebing karang di sekitarnya juga menjadi daya tarik tersendiri untuk difoto, terutama saat cahaya pagi masih rendah.

Di dalam formasi karangnya, terdapat perselingan berbagai jenis batu gamping termasuk yang mengandung fosil biota laut. Ini yang membuat kawasan ini juga diminati oleh pecinta geologi dan peneliti di luar wisatawan umum.

Akses Menuju Pantai Kedung Tumpang

Dari pusat Kota Tulungagung, rute menuju pantai ini ke arah selatan menuju Kecamatan Pucanglaban, kemudian mengikuti petunjuk arah ke Pantai Kedung Tumpang. Jaraknya sekitar 35 km dengan waktu tempuh sekitar satu jam.

Beberapa ruas jalan menjelang lokasi berbatu dan sempit, sehingga motor lebih disarankan. Setelah parkir, perjalanan menuju bibir pantai masih dilanjutkan dengan berjalan kaki melewati jalur berbatu.

Jam Operasional dan Harga Tiket

Pantai Kedung Tumpang terbuka setiap hari tanpa jam operasional resmi. Waktu terbaik datang adalah pagi hari saat air laut masih surut, ombak relatif lebih tenang, dan kondisi kolam paling nyaman untuk dijelajahi.

Tiket masuk gratis. Biaya yang perlu disiapkan hanya parkir kendaraan, sekitar Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 hingga Rp15.000 untuk mobil. Fasilitas di kawasan ini sangat terbatas, tidak ada warung di dekat pantai dan tidak ada toilet di area karang. Bawa bekal sendiri dan kantong untuk membawa kembali sampah.

Ayo Berkunjung ke Pantai Kedung Tumpang!

Pantai Kedung Tumpang cocok untuk Kawan GNFI yang tertarik pada pantai dengan karakter alam yang lebih kuat dari sekadar pemandangan. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik, datanglah pagi hari, dan jaga kebersihan kawasan selama berada di sana. Selamat berkunjung!

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

Tim Editorarrow

0
mutlu
Mutlu
0
_zg_n
Üzgün
0
sinirli
Sinirli
0
_a_rm_
Şaşırmış
0
vir_sl_
Virüslü
Pantai Kedung Tumpang Tulungagung, Pesisir Berbatu dengan Kolam Alami dan Nilai Geologi Langka
+ - 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.